Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Nusa Penida: Land Use, Tourism, and Sustainability Fithor, Alin; Nugroho, Beni Sabdo; Prihadi, Donny Juliandri; Ainni, Chusnul Firaqie; Purwanti, Frida
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 31, No 1 (2025): June (2025)
Publisher : Jakarta Technical University of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ifrj.1.1.2025.%p

Abstract

Nusa Penida's coastal communities rely on its rich marine resources for livelihoods, primarily through fishing, seaweed cultivation, and tourism. This study analyzes land use changes in Jungut Batu Village, Nusa Lembongan, using secondary data and Google Earth Pro, revealing a significant shift from seaweed cultivation to tourism development between 2009 and 2020, with a temporary reversion to seaweed cultivation during the pandemic. This transformation highlights evolving economic dynamics and environmental impacts. While the shift towards ecotourism represents a potential evolution in sustainable land use, the adverse effects of mass tourism necessitate a transition to eco-friendly and sustainable practices. Effective collaboration among communities, tourism stakeholders, and government, as well as further research, is crucial to developing a genuinely sustainable ecotourism model for Nusa Penida with contribution of society has accpet for last moment.
Contribution Fisheries Management of Conservation to Society 5.0 Fithor, Alin; Nugroho, Beni Sabdo
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 30, No 2 (2024): (Desember) 2024
Publisher : Jakarta Technical University of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ifrj.30.2.2024.1-6

Abstract

Mangunharjo Beach in Semarang, Indonesia, is a popular coastal destination known for its beautiful scenery and recreational activities, which focus on integrating technology and innovation for the betterment of society. Some potential contributions are (1) Smart City Integration and (2) Community Engagement. By embracing these contributions, creating a sustainable and inclusive destination leverages technology for the betterment of visitors and the local community. The availability of technologies and their broad humanitarian applications allow economically strong countries to create a comfortable living environment and gain a leading position in the practical propagation for best conservation with fisheries management of Society 5.0, which takes place in Mangunharjo Beach and its area; it becomes an integral part of the country.Beach, Contribution, Mangunharjo, Society, Conservation
Kontribusi Masyarakat Mangunharjo Semarang Untuk 5.0 Fithor, Alin; Nugroho, Beni Sabdo; Zuhry, Noor
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 38 No. 1 (2024): PENA MARET 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v38i1.4193

Abstract

Pantai Mangunharjo di Semarang, Indonesia, adalah destinasi pantai populer yang terkenal dengan pemandangan indah dan aktivitas rekreasinya, yang berfokus pada pengintegrasian teknologi dan inovasi untuk kemajuan masyarakat. Berikut beberapa potensi kontribusinya: Keterlibatan Masyarakat. Dengan memanfaatkan kontribusi ini, menciptakan destinasi yang berkelanjutan dan inklusif akan memanfaatkan teknologi demi kemajuan pengunjung dan komunitas lokal. Ketersediaan teknologi dan penerapan kemanusiaannya yang luas memungkinkan negara-negara yang kuat secara ekonomi untuk menciptakan lingkungan hidup yang nyaman dan memperoleh posisi terdepan dalam penerapan praktis masyarakat 5.0, yang terjadi di Pantai Mangunharjo dan wilayah sekitarnya; itu menjadi bagian integral dari negara.
Penilaian Kondisi Eksisting Terumbu Karang di Kawasan Konservasi Perairan Karang Jeruk Kabupaten Tegal Sabdo Nugroho, Beni; Novita Dewi, Safira
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i6.1393

Abstract

Latar Belakang: Terumbu karang merupakan ekosistem penting di wilayah pesisir yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Namun, kondisi terumbu karang saat ini mengalami degradasi akibat berbagai aktivitas manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya penilaian kondisi terumbu karang untuk mendukung upaya konservasi dan pengelolaannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi eksisting terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan Karang Jeruk, Kabupaten Tegal, Indonesia. Metode: Data primer mengenai kondisi terumbu karang dikumpulkan menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT), di mana foto-foto bawah air diambil sepanjang transek 50 meter pada interval setiap meter, kemudian dianalisis dengan software CPCe 4.1 untuk mendapatkan informasi jenis dan tutupan karang. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur, penelitian terdahulu, dan bahan pustaka lainnya untuk mendukung informasi data primer. Hasil: Berdasarkan analisis, persentase tutupan karang hidup di daerah pengamatan pada kedalaman tiga hingga tujuh meter berkisar antara 16,00% hingga 70,96%. Persentase tutupan karang hidup tertinggi ditemukan di stasiun I sebesar 70,96%, yang mengindikasikan kategori baik. Hasil pengukuran faktor pembatas kehidupan terumbu karang, seperti suhu, salinitas, kecerahan, dan kecepatan arus menunjukkan bahwa kondisi perairan Kawasan Konservasi Karang Jeruk di Kabupaten Tegal termasuk dalam kategori baik. Nilai suhu rata-rata adalah 30℃, salinitas rata-rata 32‰, kecepatan arus rata-rata 0,3 m/d, dan penetrasi cahaya mampu menembus perairan hingga sekitar 5 meter. Kesimpulan : Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi tutupan terumbu karang di Perairan Karang Jeruk masih dalam kategori sedang dengan rata-rata persentase 33,33% dan kondisi perairannya tergolong baik. Oleh karena itu, upaya pengelolaan perlu terus dilakukan agar kelestariannya tetap terjaga.