Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Profesionalisme Guru Di SDI Konggang Melalui Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal Divan, Stefanus; Sam, Alfonsus; Adam, Gervasius
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Guru Sekolah Dasar STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru yang profesional adalah guru yang mampu mengupayakan segala kemampuannya sesuai dengan profesi yang dimilikinya untuk menciptakan iklim pembelajaran yang inovatif. Salah satu upaya yang dilakukan guru adalah mengembangkan bahan ajar inovatif tematik terpadu dengan pendekatan budaya lokal yang menjadi kebanggaan di daerah di mana siswa berada. Menjadi guru bukan sebagai konsumen yang mengunakan bahan ajar jadi untuk dijadikan materi yang dibelajarkan kepada perserta didik. Pelatihan pengembangan bahan ajar di SDI Konggang di dasari oleh kebiasaan guru sebagai konsumen tanpa memilih dan memilah materi yang  sesuai dengan tema yang relevan pada kurikulum. Pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan semua guru di SDI Konggang, alumni dan mahasiswa. Hasilnya berupa contoh bahan ajar tematik berbasis budaya Lokal, hasil analisis soal buatan guru ditinjau dari tingkat validitas dan tingkat kesukaran butir soal.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Stefanus Divan
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 3, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.175 KB)

Abstract

Abstract: Based on requirement analysis in Grade IV SDI Bangkakeli Manggarai found the problem happened, teaching materials used by teachers still using KTSP 2006 teaching materials, teachers tend to use teaching materials developed by publishers and not in accordance with the characteristics and cultural environment of students. The solution of the problem is to develop the local culture-based thematic materials in accordance with the culture and environment of the students. The development of thematic materials using the model of Dick and Carey (2009). The steps of this development model are done up to step 9, ie revising the learning materials. Step 10 is eliminated because in this study only prototype product obtained only, in accordance with the purpose of research and development. Based on the results of these trials, these thematic materials are very valid, very interesting, effective and applicable in learning. It can be known from the validation test result from the material experts by 93.84% of the design experts by 94.19% and the linguist by 67.14%. The attractiveness of the product with an average score of 90.41% is included in the criteria is very interesting. Effective products are used with an average of 90% entering in very effective criteria. And product availability is very attractive with an average of 93.00%. Abstrak: Berdasarkan analisis kebutuhan di Kelas IV SDI Bangkakeli Manggarai ditemukan permasalahan yang terjadi, bahan ajar yang digunakan oleh guru masih menggunakan bahan ajar KTSP 2006, guru cenderung menggunakan bahan ajar yang dikembangkan oleh penerbit dan tidak sesuai dengan karakteristik dan lingkungan budaya siswa. Pemecahan masalah yang dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar tematik berbasis budaya lokal yang sesuai dengan budaya dan lingkungan siswa berada. Pengembangan bahan ajar tematik ini menggunakan model Dick dan Carey (2009). Langkah-langkah model pengembangan ini dilakukan sampai pada langkah ke 9, yaitu merevisi bahan pembelajaran. Langkah 10 ditiadakan karena dalam penelitian ini hanya diperoleh prototipe produk saja, sesuai dengan tujuan penelitian dan pengembangan. Berdasarkan hasil uji coba tersebut, bahan ajar tematik ini sangat valid, sangat menarik, efektif dan dapat diterapkan dalam pembelajaran. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji validasi dari ahli materi sebesar 93,84% ahli desain sebesar 94,19% dan ahli bahasa sebesar 67,14%. Tingkat kemenarikan produk dengan skor rata-rata sebesar 90,41% masuk dalam kriteria sangat menarik. Produk efektif digunakan dengan rata-rata sebesar 90% masuk dalam kriteria sangat efektif. Dan keterterapan produk sangat menarik dengan rata-rata sebesar 93,00%.
PENINGKATAN KREATIVITAS GURU DALAM MENDESAIN KARTU MENJADI MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Stefanus Divan; Remigius Baci; Mikael Nardi; Heronimus E.A. Wejang; Alfonsus Sam; Dewi Rofita
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v3i2.386

Abstract

PKM ini dilatarbelakangi oleh masalah rendahnya kreativitas guru-guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam mengembangkan media pembelajaran. Problem kreativitas ini membuat siswa kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Implikasinya adalah hasil belajar siswa pun tidak memuaskan. PKM ini bertujuan untuk membantu kreativitas guru agar mampu menghasilkan media pembelajaran. Media pembelajaran di sini mengedepankan prinsip murah, mudah diperoleh, dan digunakan guru dan siswa. Tim memberikan pelatihan kepada para guru berupa media sederhana, yakni kartu, untuk digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran. Metode PkM berupa ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan diskusi dan ceramah berisi penguatan pemahaman konsep berkaitan dengan pengembangan media kartu, sedangkan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam menggunakan media kartu. Hasil PKM menunjukkan bahwa penggunaan media kartu memiliki beberapa dampak: (1) partisipasi mitra meningkat, seperti bentuk ekspresi wajah yang riang dan suasana menjadi tidak kaku dan menyenangkan, baik ketika menjawab salah maupun saat menjawab benar; (2) mitra mampu mendesain kartu yang digunakan dalam proses pembelajaran.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI SDI KONGGANG MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS BUDAYA LOKAL Stefanus Divan; Alfonsus Sam; Gervasius Adam
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 2 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Profesionalismen Guru Di SDI Konggang Melalui Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal. Guru yang profesional adalah guru yang mampu mengupayakan segala kemampuannya sesuai dengan profesi yang dimilikinya untuk menciptakan iklim pembelajaran yang inovatif. Salah satu upaya yang dilakukan guru adalah mengembangkan bahan ajar inovatif tematik terpadu dengan pendekatan budaya lokal yang menjadi kebanggaan di daerah di mana siswa berada. Menjadi guru bukan sebagai konsumen yang mengunakan bahan ajar jadi untuk dijadikan materi yang dibelajarkan kepada perserta didik. Pelatihan pengembangan bahan ajar di SDI Konggang di dasari oleh kebiasaan guru sebagai konsumen tanpa memilih dan memilah materi yang sesuai dengan tema yang relevan pada kurikulum. Pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan semua guru di SDI Konggang, alumni dan mahasiswa. Hasilnya berupa contoh bahan ajar tematik berbasis budaya Lokal, hasil analisis soal buatan guru ditinjau dari tingkat validitas dan tingkat kesukaran butir soal.
TINGKAT KEAKTIFAN SISWA KELAS V SDI BANGKAKELI DALAM MENGERJAKAN TUGAS RUMAH DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Stefanus Divan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 9, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v9i2.431

Abstract

This enquiry intends to designate partaking altitude of grade v students of Bangkakeli public elementary school in doing their homework throughout caovid-19 pandemic, the cause factor of low students’ altitude in finishing homework, and the endeavor of teacher in lifting up student’s altitude in competing homework in the midst of covid-19 pandemic. The used method in this research is descriptive qualitative. The subject in this enquiry is grade V teacher, principal, students, and the parents. Data collecting technique used an interview, observation, and documentation. The fallout of this enquiry pointed out that altitude partaking of students in completing homework throughout pandemic considered low. The cause factor of students’ low partaking is internal factor and external factor. The endeavor of teachers in developing students partaking in finishing homework in the midst of covid-19 pandemic is maximizing portfolio learning model, communication maximizing and corporate with the parents of students. 
MODERNISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KERJA DODO DI DESA HILIHINTIR, KECAMATAN SATARMESE BARAT Stefanus Divan; Yohanes Kandi
Jurnal Literasi Pendidikan Dasar (JLPD) Vol 2 No 1 (2021): JLPD (Jurnal Literasi Pendidikan Dasar)
Publisher : Program Studi Guru Sekolah Dasar (UNIKA Santu Paulus Ruteng)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.536 KB)

Abstract

Many factors cause the inability of students to solve math problems, including the role of educators in the learning process and learning activities that do not familiarize students with practicing creative thinking. Students are also rarely encouraged and involved to develop thinking skills and analyze and solve mathematical problems, teachers apply learning models and methods that are less varied and do not train students to solve problems. The purpose of this study is to describe the effectiveness of the problem solving approach in learning mathematics in elementary school and how to develop mathematical problem solving skills for students in elementary school. This type of research is a literature study using documentation techniques in collecting data. The steps to analyze the data of this research are to reduce the data then present the data and draw conclusions or verify the data. The results showed that the problem solving approach was considered effective for: (1) improving student learning outcomes, activities and responses; (2) improve students' understanding of mathematical concepts and communication skills; (3) improve students' mathematical problem solving abilities; and (4) improve students' critical thinking skills. Efforts that can be made by teachers to develop mathematical problem solving abilities of elementary school students are (1) applying a problem solving approach in learning and understanding and implementing problem solving steps properly and systematically; (2) train students to solve problems; (3) constructing non-routine items; and (4) implementing HOTS-oriented learning
LATIHAN KEPEMIMPINAN TINGKAT DASAR BAGI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DI DESA PAAN LELENG Stefanus Divan; Gervasius Adam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2548-2556

Abstract

Peran dan fungsi BPD dapat dijalankan dengan baik bilamana semua anggota BPD memiliki pengetahuan dasar tentang organisasi. Rendahnya pengalaman dan pengetahuan BPD menjadi dasar dilaksanakan PKM ini. PKM ini bertujuan agar mitra memiliki pengalaman dan pengetahuan dasar tentang Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar. Metode pelaksanaan PKM ini antara observasi permasalahan mitra, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil PKM   diantaranya (1) BPD desa Paan Leleng mimiliki kemampuan memimpin rapat (2) keberanian untuk mengemukakan pendapat atau berbicara (3) memiliki pengetahuan dalam menata dan membuat administrasi BPD dengan baik dan benar.  
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PKn MENGEDEPANKAN DOMAIN SIKAP UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIKA SANTU PAULUS RUTENG Stefanus Divan; Yohanes Wendelinus Dasor; Gervasius Adam; Fabianus Hadiman Bosco
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 1 (2023): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jipd.v7i1.1833

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan efektivitas pengembangan pembelajaran PKn mengedepankan domain sikap. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan (pengalaman mengajar, analisis buku pengembangan pembelajaran PKn yang disusun dosen pengapu matakuliah pengembangan pembelajaran PKn) pada mahasiswa/i program studi pendidikan guru sekolah dasar, diperoleh informasi: (1) isi materi pada buku pengembangan pembelajaran PKn lebih banyak memuat teori, bukan praktik. Model penelitian dan pengembangan yang akan dilakukan pada pengembangan bahan ajar ini adalah dengan menggunakan model Dick, Carey and Carey (2009). Langkah-langkah model pengembangan ini dilakukan sampai pada langkah ke 9, yaitu merevisi bahan pembelajaran. Langkah 10 ditiadakan karena dalam penelitian ini hanya diperoleh Prototype produk saja, sesuai dengan tujuan penelitian dan pengembangan. Berdasarkan hasil uji coba, pengembangan bahan ajar ini masuk dalam kategori sangat valid, memiliki tingkat keterbacaan dan keterterapan yang mudah digunakan mahasiswa dalam pembelajaran. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji validasi ahli materi sebesar 90,6% ahli desain sebesar 92,5% dan ahli Bahasa sebesar 90%. Uji coba perseorangan Tingkat keterbacaan dan keterterapan bahan ajar masuk dalam kriteria sangat mudah digunakan mahasiswa dan dosen sebagai pengguna dalam kegiatan pembelajaran. Bahan ajar efektif digunakan karena nilai mahasiswa memenuhi KKM yang telah ditentukan yakni 70.
PENDAMPINGAN KEGIATAN UNIT SIMPAN PINJAM UNTUK MEMBIASAKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA DI KELOMPOK BANTANG CAMA WASO BEA Stefanus Divan; Gervasius Adam; Rubertus Hudin; Nikolaus Diones Budiman; Mariana Jediut
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1373-1382

Abstract

Upaya untuk menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan kewirausahaan masih menghadapi berbagai kendala. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengalaman dan pengetahuan dalam mengembangkan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di dalam kelompok Bantang Cama, terdapat kegiatan rutin yaitu Unit Simpan Pinjam (USP). Namun, kegiatan ini terbatas pada melakukan transaksi simpan dan pinjam sesuai dengan situasi keuangan, tanpa mengembangkan uang pinjaman untuk membuka usaha atau berwirausaha. Beberapa usaha strategis yang dapat dijalankan seperti membuka perkebunan sayur, usaha menenun, dan usaha ternak ayam pedaging. Karena minimnya pengalaman dan pengetahuan dalam kelompok USP "Baca", dilaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tujuan agar para mitra memiliki kemampuan berwirausaha sesuai dengan potensi daerah mereka. Metode pelaksanaan PKM ini meliputi observasi terhadap permasalahan mitra, pelaksanaan program, pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari PKM tersebut antara lain: (1) kelompok "USP Baca" telah berhasil mengembangkan berbagai macam usaha menggunakan uang pinjaman, seperti membuka lahan pertanian sayur, merajut topi, menenun, dan membuka usaha ternak babi dan ayam pedaging, serta berbagai usaha lainnya, (2) anggota kelompok menunjukkan bakat dan minat yang tinggi dalam berwirausaha, dengan mampu menekuni usaha dengan tanggung jawab penuh, (3) setiap usaha yang dikembangkan berhasil memperoleh keuntungan karena adanya saling dukung-mendukung dalam mempromosikan hasil usaha anggota lain melalui media online seperti Facebook dan WhatsApp.
The Impact of Covid-19 Pandemic to the Formation of Students Skill Dimension in Elementary School stefanus divan; Gervasius Adam; Fabianus Hadiman Bosco
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i2.5212

Abstract

This research intends to elucidate the effect of Covid-19 pandemic in establishing student’s skill dimension and the effort of teacher in forming student’s skill dimension at SDI Lenang Neros. This study uses qualitative approach and case study method. The subjects of the research are teachers and students. Data collection technique used an interview and document study. This research is motivated that by throughout pandemic the teachers were not yet forming the skill dimension of students. The result of this research pointed out that Covid-19 pandemic had an impact on the formation of student skill dimensions at SDI Lenang Neros. The impact of Covid-19 pandemic on the formation of student skill dimensions namely the low ability of writing, reading, drawing, dancing and the ability of measuring. During pandemic the effort of teacher in the formation of student psychomotor not yet maximized. Teacher had not used the platform online learning such Zoom, YouTube, learning video and WA to support the formation of student skill dimensions. The presented subject was only in the form of assignments and theory without practicum activity. Grounded on research findings could be concluded that Covid-19 pandemic had an impact on students’ skill dimension such lacking of motor activity obtained by the students.