Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Karakter Anak Usia Dini melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Sari, Muthia; Suliah, Suliah; Monalisa, Sofia; Rokhiyawati, Lilis; Oktanurina, Indah; Sotyaningsih, Dyah; Permatasari, Nenden; Nurhawiyah, Siti; Yusvinah, Yusvinah; Ghaisani, Syifa; Trikomalawati, Lili; Kartika, Neng
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.598

Abstract

Character building should be done from an early age. The Seven Habits of Great Indonesian Children movement launched by the government is a good practice to support character education, including character education in early childhood. The purpose of this socialization activity is to increase kindergarten teachers' understanding of the importance of children's character education and the consistency of kindergarten teachers to support the early childhood character building learning program in Cipocok District, Serang City. The research method used a participatory qualitative approach through interactive socialization, simulation, presentation, and focus group discussion. The main focus was the implementation of character education through the Seven Habits of Great Indonesian Children program. The results of the activity showed the high enthusiasm of kindergarten teachers to implement the Seven Habits of Great Indonesian Children program. Kindergarten teachers are also optimistic that the generation of Indonesian children will be better with the commitment and consistency between the government, schools, and parents, in implementing quality and sustainable education and care programs.
Analisis Bahasa Ekspresif Anak Melalui Metode Karyawisata Permatasari, Nenden; Sari, Novita; Yustika Rini, Ratu
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636300

Abstract

Perkembangan bahasa ekspresif mencakup kemampuan anak dalam mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman melalui ucapan, intonasi, kosakata, serta ekspresi nonverbal. Metode karyawisata dipilih karena memberikan pengalaman belajar langsung yang kaya konteks dan memicu komunikasi alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B usia 5–6 tahun beserta guru pendamping di PAUD Garuda, Kota Serang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi tematik menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti kegiatan karyawisata, anak menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kosakata, kelancaran berbicara, penggunaan kalimat yang lebih kompleks, dan keberanian mengemukakan pendapat di depan teman dan guru. Anak juga lebih mampu menceritakan kembali pengalaman dengan urutan peristiwa yang runtut, menambahkan detail deskriptif, serta menggunakan intonasi dan ekspresi wajah yang sesuai. Selain itu, interaksi sosial selama karyawisata memicu spontanitas komunikasi, memperkaya ragam bahasa, dan meningkatkan rasa percaya diri anak dalam berbicara. Keberhasilan ini didukung oleh strategi guru dalam memancing percakapan, memberikan pertanyaan terbuka, dan melibatkan orang tua sebagai pendamping. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode karyawisata dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini, dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara rutin dalam kurikulum PAUD.