Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Industry in Addressing the Six Dimensions of the New Environmental Paradigm Agustina, Nazwa Aida Dwi; Utari, Enggar; Sarifah, Sarifah; Saefulloh, Aef; Safitri, Safitri; Erfiyana, Rina
Journal of Science Innovare Vol 8, No 1 (2025): Journal of Science Innovare, Volume 08 Number 02 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsi.v8i1.12818

Abstract

Industrial development remains a major driver of economic growth while simultaneously contributing to severe environmental degradation. This study aims to examine how industrial communities perceive and respond to the six key dimensions of the New Environmental Paradigm (NEP): anti-anthropocentrism, the fragility of nature’s balance, the possibility of an ecological crisis, rejection of human exemptionalism, limits to growth, and belief in human capability through science and technology. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through semi-structured questionnaires and interviews with 21 respondents residing near the industrial zone of Kampung Kadingding, Tambak Village, Kibin District, Serang Regency, Indonesia. The results reveal a relatively high level of ecological awareness among respondents, particularly concerning the fragility of natural balance (mean score = 69) and the risk of an ecological crisis (mean score = 64). However, lower agreement was observed in the dimensions of anti-anthropocentrism (mean score = 60) and limits to growth (mean score = 68), suggesting persistent anthropocentric and growth-oriented perspectives. These findings indicate a cognitive dissonance between environmental consciousness and economic dependency within industrial communities. The study underscores the need for integrating environmental education, policy enforcement, and corporate social responsibility programs to bridge the gap between ecological values and industrial behavior.
Studi Kasus Permasalahan dalam Budidaya Tanaman Hortikultura Sayuran di Daerah Ciwaru, Kota Serang, Indonesia Zhonareva, Valysha; Meiliza, Zahra; Komalasari, Nivia Ayu; Agustina, Nazwa Aida Dwi; Safitri, Safitri; Survani, Rifki
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i1.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam budidaya tanaman hortikultura sayuran di daerah Ciwaru. Wilayah ini tergolong padat penduduk dengan keterbatasan lahan yang berdampak pada rendahnya aktivitas bercocok tanam di pekarangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus terhadap 10 responden warga Komplek Depag, Ciwaru, Kota Serang. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket menggunakan skala likert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator persepsi manfaat memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,60, menandakan bahwa masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menanam sayuran di rumah. Namun, permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan biaya awal untuk membeli sarana tanam dan rendahnya pengetahuan teknis masyarakat, yang masing-masing memiliki nilai rata-rata 3,30. Oleh karena itu, dibutuhkan program edukatif dan dukungan pemerintah daerah agar masyarakat dapat mengoptimalkan potensi pekarangan secara berkelanjutan.