Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Utilization of Turmeric and Tamarind as Herbal Medicine Turmeric Tamarind in Sentul Village, Serang Regency Afiah, Siti; Dzulfiani, Nayla Alifah; Maryati, Dea; Salsabilah, Risa; Komalasari, Nivia Ayu; Fitriana, Desi Eka Nur
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9459

Abstract

Turmeric tamarind herbal drink, traditionally known as jamu kunyit asam, remains widely consumed in Indonesia for its health benefits, including reducing menstrual pain, relieving inflammation, and refreshing the body. This study aimed to explore the utilization of turmeric (Curcuma longa) and tamarind (Tamarindus indica) as traditional herbal medicine in Sentul Village, Serang Regency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation with local jamu producers. The findings revealed that the preparation of jamu kunyit asam is carried out using simple methods and natural ingredients without chemical additives. The main ingredients used are turmeric rhizome and tamarind pulp, which are known to contain curcumin, essential oils, flavonoids, and antioxidants with pharmacological properties. The herbal drink is primarily consumed by women for health maintenance and is stored in refrigerators to maintain its freshness for 2–3 days. Additionally, this traditional practice supports local livelihoods and preserves cultural heritage. However, consumption is not recommended for individuals with gastric ulcers due to the acidic nature of tamarind. This study highlights the potential of jamu kunyit asam as a culturally rooted and sustainable herbal remedy that can be further developed into a community-based local health product.
Studi Kasus Permasalahan dalam Budidaya Tanaman Hortikultura Sayuran di Daerah Ciwaru, Kota Serang, Indonesia Zhonareva, Valysha; Meiliza, Zahra; Komalasari, Nivia Ayu; Agustina, Nazwa Aida Dwi; Safitri, Safitri; Survani, Rifki
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i1.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam budidaya tanaman hortikultura sayuran di daerah Ciwaru. Wilayah ini tergolong padat penduduk dengan keterbatasan lahan yang berdampak pada rendahnya aktivitas bercocok tanam di pekarangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus terhadap 10 responden warga Komplek Depag, Ciwaru, Kota Serang. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket menggunakan skala likert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator persepsi manfaat memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,60, menandakan bahwa masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menanam sayuran di rumah. Namun, permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan biaya awal untuk membeli sarana tanam dan rendahnya pengetahuan teknis masyarakat, yang masing-masing memiliki nilai rata-rata 3,30. Oleh karena itu, dibutuhkan program edukatif dan dukungan pemerintah daerah agar masyarakat dapat mengoptimalkan potensi pekarangan secara berkelanjutan.