Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pharmacia

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% AKAR SENGGANI (Melastoma malabathricum L.) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi rapiah, rapiah juanda nur10; Rofidah Nur Umar; Eka Kumala Retno
PHARMACIA Vol. 3 No. 1 (2025): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi di Indonesia dan disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Terapi utama yang umum digunakan adalah pemberian antibiotik, namun penggunaannya dalam jangka panjang dapat menimbulkan resistensi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman, salah satunya melalui pemanfaatan bahan alam. Akar senggani (Melastoma malabathricum L.) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% akar senggani terhadap Salmonella typhi serta menentukan konsentrasi efektifnya. Pengujian dilakukan menggunakan metode difusi sumuran dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 25%, 50%, dan 75%, serta menggunakan amoksisilin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akar senggani mampu menghambat pertumbuhan Salmonella typhi, dengan zona hambat terbesar tercatat pada konsentrasi 75% (11,26 mm). Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar konsentrasi(p < 0,05). Dengan demikian, ekstrak etanol 96% akar senggani memiliki potensi sebagai agen antibakteri alternatif terhadap infeksi Salmonella typhi.
Evaluasi Pengkajian Pelayanan Resep Manual dan Telemedicine di Apotek Bio's Farma Balikpapan Sinurat, Selvia; Fitri Ayu Wahyuni; Eka Kumala Retno
PHARMACIA Vol. 3 No. 1 (2025): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan layanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien, terutama terkait penyediaan obat yang aman dan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelengkapan dan kesesuaian pengkajian resep manual dan telemedicine berdasarkan Permenkes No. 73 Tahun 2016 di Apotek Bio’s Farma Kota Balikpapan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan data dikumpulkan secara prospektif dari 96 resep manual dan 96 resep telemedicine pada periode Agustus hingga November 2024. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan checklist pengkajian administratif, farmasetik, dan klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep telemedicine memiliki tingkat kelengkapan yang lebih tinggi dibandingkan resep manual, terutama dalam aspek klinis seperti cara pakai, lama penggunaan obat, dan deteksi interaksi obat. Resep manual menunjukkan kekurangan signifikan pada pencantuman berat badan, paraf dokter, dan informasi klinis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem telemedicine menunjukkan keunggulan dalam hal kelengkapan dan keamanan pengkajian resep. Oleh karena itu, peningkatan sistem dokumentasi pada resep manual dan pelatihan kepada tenaga kefarmasian sangat diperlukan untuk menurunkan risiko medication error.