Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Pelestarian Warisan Budaya: Studi Kasus Pura Besakih dalam Kerangka Konservasi Internasional Nisa Maharani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8hkr0b49

Abstract

Pulau Bali, salah satu provinsi yang memiliki potensi pariwisata luar biasa. Mulai dari keindahan alam, warisan budaya, hingga kreativitas masyarakat dalam menciptakan wisata buatan. Salah satu warisan budaya di Pulau Bali adalah Pura Besakih, Pura Besakih merupakan Situs Warisan Dunia yang telah diusulkan kepada UNESCO sejak tahun 1995. Namun pengelolaan Pura Besakih masih dihadapkan pada isu transparansi yang tidak melibatkan pihak profesional dalam hal pelestarian warisan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode manajemen pariwisata berbasis nilai budaya lokal dan standar global, dengan fokus pada empat fungsi utama manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan (Krisdayanthi dkk., 2023) yang dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, pengelolaan Pura Agung Besakih perlu diarahkan pada model yang adaptif, partisipatif dan berkelanjutan, tidak hanya dapat menjaga kesucian pura sebagai situs spiritual, melainkan juga memperkuat posisinya sebagai daya tarik budaya dikelas dunia.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN CRT DI SDN PANDANWANGI 03 Surayanah; Lailatul Fitriah; Maytha Esterya Lumban Gaol; Nadilla Resti Cahyanti; Nursila Yamalia; Nisa Maharani; Surayanah; Lailatul Fitriah; Maytha Esterya Lumban Gaol; Nadilla Resti Cahyanti; Nursila Yamalia; Nisa Maharani; Irma Tri Iriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i7.2024.19

Abstract

Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) telah menjadi fokus utama dalam literatur pendidikan untuk meningkatkan kualitas pengajaran yang menghargai keanekaragaman budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan CRT dalam pembelajaran di kelas 2 SDN Pandanwangi 3 Malang. Penelitian ini berupa kualitatif deskriptif, menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil wawancara dengan guru di kelas 2B menunjukkan bahwa peserta didik tertarik dengan tarian tradisional Bantengan, yang berasal dari daerah asal Malang. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik lebih terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan budaya responsif (CRT). Pelajar aktif bertanya dan menjawab pertanyaan guru. Selain itu, pendekatan pembelajaran Culturally Responsive (CRT) dianggap berhasil apabila peserta didik dapat membangun rasa saling menghormati terhadap keragaman budaya, baik yang dimiliki oleh orang lain maupun diri mereka sendiri. Adapun hasil wawancara dengan guru kelas 2C menunjukkan bahwa guru masih belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendekatan pembelajaran budaya responsif. Guru juga menjelaskan bahwa belum memberikan perhatian yang cukup pada penerapan pendekatan ini. Menurut data yang dikumpulkan dari observasi yang dilakukan di kelas 2C selama kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan pendekatan CRT, peserta didik menunjukkan minat dan antusiasme untuk belajar. Ini terjadi ketika peserta didik belajar tentang keberagaman di sekolah.