Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Remaja SIAP (Sehat, Inspiratif, Aktif, Produktif) Desa Ngargorejo Bersama GenRe dalam Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Reproduksi dan Perencanaan Masa Depan Hidayat, Wisam Nur; Nabila, Jasmine Nasha; Arumia, Artha; Fitria, Chilya Ulil; Wulandari, Devi; Izati, Erma Facthul; Astuti, Erlin Dwi; Tazkhiya, Faradila Putri; Syauqiyah, Filzah; Lorenza, Seillamitha Octaviona
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3023

Abstract

Program Remaja SIAP (Sehat, Inspiratif, Aktif, dan Produktif) Bersama GenRe merupakan salah satu upaya pemberdayaan remaja dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan kesetaraan gender di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan edukasi, diskusi, dan kolaborasi dengan Duta GenRe yang melibatkan 30 remaja anggota Karang Taruna. Program dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2025 dengan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta tentang kesehatan reproduksi sebesar 85%, meningkatnya kesadaran kesetaraan gender, dan terbentuknya jaringan komunikasi berkelanjutan antara remaja dengan Duta GenRe. Program ini berhasil membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk merencanakan masa depan secara bertanggung jawab dan mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
Literature Review: Manifestation of the 5th Principle of Pancasila in Fulfilling the Education Rights of Children with Special Needs in Elementary Schools Melati, Lina; Lorenza, Seillamitha Octaviona; Destiani, Wannuraniza; Rawanoko, Endrise Septina
CAKRAWALA: Journal of Citizenship Teaching and Learning Vol 2 No 1 (2024): June
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/3zzp1094

Abstract

The principle of justice basically aims to realize democratic values and human rights. In terms of concept, justice contains four different meanings, namely equality, equity, giving proper personal rights, and divine justice. This research was conducted to analyze the implementation of the principles of social justice contained in the 5th principle of Pancasila regarding the fulfillment of the educational rights of children with special needs at the elementary school level. This research was conducted using the Systematic Literature Review (SLR) method. The findings of this research reveal the importance of implementing the 5th principle of Pancasila in ensuring the fulfillment of education for children with special needs (ABK) at the elementary school level. We found that there are several things that need to be considered in order to implement the 5th principle of Pancasila in an effort to fulfill the right to education for Children with Special Needs in Elementary School, namely: Equal access and opportunities in education, Respecting equal rights and obligations, Encouraging values love and tolerance, Having a wise attitude and the ability to solve problems, and Responding to challenges in implementing inclusive education and solutions.
Model Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) sebagai Strategi Pengembangan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis di Sekolah Dasar Lorenza, Seillamitha Octaviona; Kurniawan, Sandra Bayu; Triyani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.118327

Abstract

Studi ini mengkaji sejauh mana penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation mampu menstimulasi daya pikir kreatif peserta didik kelas V SD, khususnya pada materi pecahan  pembelajaran matematika. Melalui desain non-equivalent control group, studi ini mengadopsi metode kuasi eksperimen di bawah payung pendekatan kuantitatif. Peneliti menetapkan seluruh peserta didik kelas V di wilayah Kelurahan Sidoharjo sebagai populasi, sementara sampel penelitian ditentukan menggunakan prosedur cluster sampling. Peneliti menerapkan model GI pada kelompok eksperimen dan model direct instruction pada kelompok kontrol untuk mengukur sejauh mana perbedaan hasil yang dicapai antara kedua metode tersebut. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian yang mencakup indikator kelancaran, keluwesan, dan keaslian untuk memetakan profil berpikir kreatif matematis peserta didik.. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t setelah terlebih dahulu dilakukan pengujian prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 6,570 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,022 pada taraf signifikansi 0,05 (0,00 < 0,05). Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik sekolah dasar. Oleh karena itu, model ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, kerja sama kelompok, serta mendorong eksplorasi ide dalam proses pembelajaran matematika.