Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGUATAN KEMAMPUAN SITASI MELALUI PELATIHAN MENDELEY BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI Poppy Haryani; Martina Ayu Sejati; Erry Ersani; Tugma Jaya Manalu; Andrinata
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4285

Abstract

Pemahaman terhadap manajemen referensi dan teknik sitasi yang benar masih menjadi tantangan bagi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah, terutama karena kurangnya pemahaman terhadap penggunaan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengelola referensi secara sistematis dan melakukan sitasi sesuai kaidah akademik. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik, yang dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu pengenalan aplikasi Mendeley dan simulasi penggunaan Mendeley sekaligus penerapan sitasi pada artikel ilmiah. Kegiatan ini dilakukan secara interaktif agar mahasiswa dapat secara langsung mempraktikkan penggunaan fitur-fitur utama dalam Mendeley. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam penggunaan aplikasi tersebut dan mampu menerapkannya dengan benar dalam penyusunan karya ilmiah. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif dalam mendukung keterampilan akademik mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan referensi dan sitasi. Kata kunci: Karya ilmiah, Mendeley, Sitasi, Referensi
Enhancing vocational students’ learning activeness through the implementation of problem-based learning Satria Pangestu; Marsono Marsono; Erry Ersani; Sayit Anwar
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v13i2.20998

Abstract

This study investigates the effectiveness of Problem-Based Learning (PBL) in enhancing learning activeness among vocational students in the Light Vehicle Engineering subject. A participatory classroom action research design based on the Kemmis and McTaggart model was implemented over two cycles. Data on learning activeness were collected using structured observation sheets, while instrument validity and reliability were confirmed through SPSS v.26, with all items showing acceptable validity (r > 0.334) and Cronbach’s Alpha values of 0.65 and 0.77 for cycles 1 and 2. A minimum target of 75% learning activeness was established. Results revealed a substantial improvement, with student activeness rising from an average score of 14.4 (58%, medium category) to 19.9 (80%, high category). These findings demonstrate that PBL effectively promotes learning activeness and supports more engaging, student-centered vocational education practices. Keywords: Gaps, Problem Based Learning, learning activeness, vocational students   Implementation of Problem Based Learning (PBL) learning model to increase the learning activeness of vocational students   Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keaktifan siswa SMK pada mata pelajaran kejuruan Teknik Kendaraan Ringan.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) partisipatif dengan menggunakan desain milik Kemmis & McTaggart yang dilakukan selama 2 siklus. Metode pengambilan data menggunakan lembar observasi. Pengujian instrumen dilakukan melalui Uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS v.26 yang dinyatakan valid dan reliabel. Validitas memperoleh nilai r lebih dari 0.334, sedangkan reliabilitas Alpha Cronbach’s siklus 1 r= 0,65; siklus 2 r=0,77. Selain itu peneliti menentukan target rata-rata keaktifan minimal 75%. Hasil keaktifan siswa dari siklus 1 didapatkan rata-rata skor sebesar 14,4 atau 58% dalam kategori sedang kemudian di siklus 2 memperoleh skor 19,9 atau 80% dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning efektif dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran siswa SMK.
Respon Peserta Didik Terhadap Media Pembelajaran Ular Tangga Guncang Bumi Erry Ersani; Sahrul Akbar
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jimp.v5i1.13402

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap risiko dan bahaya bencana gempa bumi harus dimulai sejak dini dan diterapkan secara berkelanjutan. Pendidikan mitigasi bencana yang paling efektif dan efisien dilakukan melalui pembelajaran di sekolah. Ketersediaan media pembelajaran berperan sebagai alat bantu dan media pendidikan yang mempermudah peserta didik dalam menyerap dan memahami materi. Salah satu media pembelajaran mitigasi bencana gempa bumi yang adalah Ular Tangga Guncang Bumi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran ular tangga untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana alam gempa bumi. Penelitian ini merupakan penelitian research and development. Model pengembangan yang digunakan mengadopsi desain penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini dilakukan pada kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Yogyakarta dengan subjek uji coba sebanyak 20 peserta didik.  Teknik analisis data dalam penelitian terdiri dari analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon penilaian peserta didik terhadap media pembelajaran Ular Tangga Guncang Bumi mendapatkan rerata skor 3,5 yang tergolong dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
AGROFORESTRI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMK PERTANIAN Nusrah Rusadi; Erry Ersani; Dewi Elfrida Sihombing; I Kadek Yoga Kertiyasa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35189

Abstract

Abstrak: Isu degradasi lingkungan dan rendahnya kesadaran ekologis generasi muda menjadi tantangan penting di Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan dan mengenalkan agroforestri berbasis pohon lokal kepada siswa SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kupang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik penanaman dengan melibatkan 40 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test masing-masing 10 pertanyaan, serta observasi partisipasi siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan, dengan rata-rata skor kelas X meningkat 13,2% dan kelas XI 11,5%. Partisipasi siswa aktif pada sesi diskusi dan praktik penanaman bibit kelor, jambu mete, lamtoro, merbau, dan kayu putih. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman (hands-on learning) efektif menumbuhkan literasi ekologi dan keterampilan praktis. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pembentukan klub lingkungan dan pendampingan praktik penanaman agroforestri untuk mendukung kesadaran ekologis siswa berkelanjutan.Abstract: The issues of environmental degradation and low ecological awareness among the younger generation are important challenges in East Nusa Tenggara. This community service activity aims to improve environmental literacy and introduce agroforestry based on local trees to students at the Kupang State Agricultural Vocational School. The implementation methods include socialization, interactive discussions, and planting practices involving 40 students in grades X and XI. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests consisting of 10 questions each, as well as observation of student participation. The results showed a significant increase in understanding, with the average score for grade X increasing by 13.2% and grade XI by 11.5%. Students actively participated in discussion sessions and planting practices of moringa, cashew, lamtoro, merbau, and eucalyptus seedlings. These findings confirm that experiential contextual learning (hands-on learning) is effective in fostering ecological literacy and practical skills. Recommendations for follow-up include the formation of an environmental club and mentoring in agroforestry planting practices to support students' ongoing ecological awareness. 
Edukasi Tentang Pohon Lokal dalam Sistem Agroforestri di Wilayah Lahan Kering Kepulauan Erry Ersani; Nusrah Rusadi; Dewi Elfrida Sihombing; I Kadek Yoga Kertiyasa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17952

Abstract

Wilayah lahan kering kepulauan menghadapi tantangan berupa keterbatasan air, rendahnya kesuburan tanah, serta kerentanan terhadap degradasi lingkungan, sehingga diperlukan pendekatan pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Agroforestri berbasis pohon lokal merupakan salah satu solusi yang adaptif terhadap kondisi tersebut, namun pemahamannya masih perlu diperkuat, khususnya pada generasi muda pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan pohon lokal dalam sistem agroforestri kepada peserta didik SMK Pertanian Pembangunan Kupang dalam pengelolaan lahan kering kepulauan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi pembelajaran, serta evaluasi pemahaman peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap konsep agroforestri dan peran pohon lokal dalam menjaga keberlanjutan lahan. Tahap refleksi berperan penting dalam membantu peserta didik mengaitkan pengetahuan teoritis dengan kondisi lingkungan sekitar.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL berbantuan Kuis Socrative terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas XI SMA Negeri 1 Sabu Barat Anggi Mira; Sunimbar Sunimbar; Erry Ersani
Media Komunikasi FPIPS Vol. 25 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v25i2.119616

Abstract

Proses pembelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Sabu Barat masih didominasi metode konvensional dan belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi secara optimal sehingga hasil belajar peserta didik tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning berbantuan media kuis Socrative terhadap hasil belajar kognitif pada materi mitigasi dan adaptasi bencana banjir. Penelitian menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan model mencapai 91,6% (kategori sangat baik). Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen (82,17) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (66,50). Uji Independent Sample t-Test (Sig. 0,000 < 0,05) dan N-Gain sebesar 68,85% mengonfirmasi bahwa penerapan model tersebut efektif dan berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Problem-Based Learning dengan kuis Socrative dapat menjadi alternatif pembelajaran Geografi yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan peserta didik, dan mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih optimal.