Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Brand Image, Marketing Mix Dan Key Opinion Leader Terhadap Keputusan Pasien Menggunakan Layanan Kesehatan Di Rumah Sakit Swasta Aliyah 2 Kota Kendari Zulfikarrahim, Muhammad; Sulistyowati, Yenny; Aminningsih, Purwanti
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i3.6696

Abstract

Kota Kendari mengalami peningkatan kebutuhan akan layanan kesehatan seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan medis yang berkualitas. Rumah Sakit Swasta Aliyah 2 Kota Kendari sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan menghadapi tantangan dalam menarik dan mempertahankan pasien. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan meliputi Brand Image, Marketing Mix, dan Key Opinion Leader. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap keputusan pasien menggunakan layanan kesehatan di Rumah Sakit Swasta Aliyah 2 Kota Kendari.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 26 untuk menguji validitas, reliabilitas, serta analisis regresi linier berganda guna mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image, Marketing Mix, dan Key Opinion Leader memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan di Rumah Sakit Swasta Aliyah 2 Kota Kendari baik secara parsial, maupun simultan. Kata kunci: Brand Image, Marketing Mix, Key Opinion Leader, Keputusan Pasien
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Keterlibatan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Citra Sari Husada Venamelia, Venamelia; Sulistyowati, Yenny; Andarusito, Nurcahyo
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i3.6687

Abstract

Keterlibatan kerja perawat memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas pelayanan di rumah sakit. Namun, penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan kerja perawat di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan kerja perawat berdasarkan teori Job Demands-Resources (JD R). Hipotesis penelitian ini adalah bahwa keseimbangan pekerjaan-kehidupan, relasi dengan rekan kerja, persepsi dukungan organisasi, imbalan, dan kesempatan belajar dan berkembang berpengaruh positif terhadap keterlibatan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan desain asosiatif kausal dengan metode survei cross-sectional dan pengumpulan data melalui kuesioner non-intervensional. Responden penelitian ini yaitu 75 perawat di Rumah Sakit Citra Sari Husada yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, dan data dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda untuk melihat pengaruh faktor-faktor independen terhadap keterlibatan kerja perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, keseimbangan pekerjaan-kehidupan, relasi dengan rekan kerja, persepsi dukungan organisasi, imbalan, dan kesempatan untuk belajar dan berkembang berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan kerja perawat dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001 dan nilai Adjusted R-Square sebesar 0,716. Faktor kesempatan untuk belajar dan berkembang memiliki pengaruh terbesar dibandingkan faktor lainnya. Faktor faktor yang termasuk dalam model JD-R memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja perawat. Pihak rumah sakit disarankan untuk mengevaluasi kembali mengenai imbalan agar selaras dengan dukungan non finansial sehingga tidak menekan motivasi intrinsik perawat serta meningkatkan peluang pengembangan diri melalui pelatihan, seminar, dan kebijakan karir yang transparan. Selain itu, penerapan sistem umpan balik terstruktur dan peningkatan peran aktif supervisor keperawatan, serta kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja-hidup dan hubungan antar rekan kerja, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih responsif dan memotivasi perawat. Kata Kunci: Keterlibatan kerja, keseimbangan pekerjaan-kehidupan, dukungan organisasi, Job Demands-Resources, perawat.