Dina Ainul Latifah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

“Dinamika Tantangan Fashion Muslim dan Modest Wear Dalam Mendorong Indonesia Sebagai Pusat Modest Fashion Halal Dunia” Dina Ainul Latifah; Pipit; Falha Himatul Aliyah; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5938

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri modest fashion halal dunia, didukung oleh populasi Muslim terbesar, kekayaan budaya, serta pertumbuhan industri kreatif yang signifikan. Industri halal fashion merupakan bagian dari ekonomi halal yang berlandaskan prinsip syariah, tidak hanya menekankan aspek kesopanan berpakaian, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan, kehalalan bahan, dan etika produksi. Fashion Muslim dan modest wear di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran berbusana syar’i di kalangan masyarakat urban. Namun, pengembangan industri ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya sertifikasi halal untuk produk fashion, ketergantungan bahan baku impor, dan lemahnya daya saing brand lokal dibandingkan produk internasional. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi komprehensif yang mencakup penguatan sertifikasi halal di sektor fashion, pembangunan ekosistem bahan baku lokal yang mandiri, peningkatan kualitas dan branding produk, serta pemanfaatan teknologi digital dan promosi global. Dukungan pemerintah, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan budaya lokal sebagai nilai tambah dapat menjadi kunci sukses. Dengan strategi yang tepat dan sinergi semua pihak, Indonesia berpeluang besar menjadi pemimpin global dalam industri modest fashion halal yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan.
Peran Polis Asuransi dalam Mewujudkan Tujuan Asuransi dan Perlindungan Kepentingan Para Pihak Pricilia Siska Sintia Muhtari; Lia Wardatul Umah; Dina Ainul Latifah; Adinda Farhania Ma’rufa; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5948

Abstract

Ketidakpastian risiko dalam kehidupan mendorong individu dan organisasi untuk mentransfer risiko finansialnya melalui asuransi, yang hubungan hukumnya dimaterialisasi dalam polis asuransi. Namun, ketidakjelasan isi polis dapat berujung pada sengketa klaim dan melemahkan perlindungan hukum, terutama jika perusahaan asuransi mengalami kegagalan. Penelitian kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk menganalisis peran polis asuransi sebagai instrumen hukum utama dalam menciptakan keseimbangan dan kepastian perlindungan antara tertanggung dan penanggung. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder seperti UU No. 40 Tahun 2014, artikel jurnal, dan buku, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polis asuransi berfungsi ganda: sebagai instrumen operasional untuk transfer risiko dan kepastian finansial, serta sebagai alat keseimbangan yang melindungi hak kedua belah pihak melalui klausul-klausul spesifik seperti syarat pertanggungan, pengecualian, dan prinsip indemnity. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun UU dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kerangka pengawasan, efektivitas perlindungan hukum sangat bergantung pada kejelasan dan keseimbangan isi polis. Implikasinya, diperlukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi asuransi dan pemahaman terhadap isi polis.
Manajemen Likuiditas dalam Menghadapi Risiko Likuiditas pada Bank Syariah Lia Wardatul Umah; Dina Ainul Latifah; Adinda Farhania Ma’rufa; Pricilia Siska Sintia Muhtari; Joni Ahmad Mughni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7179

Abstract

Manajemen likuiditas merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas operasional dan kesehatan keuangan bank syariah. Likuiditas berkaitan dengan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, terutama ketika nasabah melakukan penarikan dana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen likuiditas pada bank syariah, indikator pengukuran likuiditas, instrumen yang digunakan, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur secara sistematis pada basis data elektronik seperti Google Scholar, DOAJ, dan Scopus dengan kriteria inklusi meliputi artikel jurnal terakreditasi, relevansi dengan topik, dan publikasi sepuluh tahun terakhir. Analisis data menggunakan metode content analysis dengan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa likuiditas bank syariah dapat diukur melalui beberapa indikator utama seperti Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Selain itu, pengelolaan likuiditas bank syariah didukung oleh berbagai instrumen seperti Giro Wajib Minimum (GWM) Syariah, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Faktor yang mempengaruhi likuiditas terdiri dari faktor internal seperti pembiayaan, efisiensi operasional, dan dana pihak ketiga, serta faktor eksternal seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Hasil studi menunjukkan bahwa keseimbangan antara penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan sangat menentukan stabilitas likuiditas bank syariah. Oleh karena itu, pengelolaan likuiditas yang efektif diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mendukung stabilitas sistem keuangan syariah.