Masyrobatin, Masyrobatin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Teh Celup Buah Kersen Sebagai Antidiabet Dewi, Belinda Arbitya; Setianto, Rony; Winata, Norma; Masyrobatin, Masyrobatin; Rosita, Faradina; Muslikhah, Siti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8mmf0e43

Abstract

Diabetes melitus adalah jenis penyakit yang tidak menular dengan jumlah kasus yang terus menerus bertambah setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat Desa Sambiroto, khususnya mitra dari Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bojonegoro, mengenai pemanfaatan buah kersen (Muntingia calabura L.) sebagai teh celup herbal penurun kadar gula darah. Buah kersen dikenal memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid dan antioksidan yang berpotensi menurunkan kadar glukosa darah secara alami. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan, mulai Maret hingga Agustus 2025, dan melibatkan dosen serta mahasiswa dari Prodi S1 Farmasi STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Metode pelaksanaan mencakup tiga proses atau tahapan, yang mencakup persiapan, pelaksanaan (edukasi dan pelatihan langsung), evaluasi dan penyelesaian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai tanaman obat, khususnya buah kersen, serta kemampuan dalam mengolahnya menjadi teh celup yang higienis dan siap dikonsumsi. Selain itu, kegiatan ini memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama penyandang disabilitas, dalam mengembangkan produk herbal lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi alternatif pemanfaatan sumber daya alam lokal untuk peningkatan kesehatan masyarakat secara mandiri dan berdaya saing.
Evaluation of Anti-inflammatory Activity of Mixture of Kencur Extract (Kaempferia galanga L.) with Glucosamine and Chondroitin In Vivo in Mice (Rattus Novergicus) Masyrobatin, Masyrobatin; Paramita, Angggun Putri; Sukardiman, Sukardiman; Suharjono, Suharjono
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (Salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1027

Abstract

Glucosamine and chondroitin are commonly used in osteoarthritis therapy and are classified as SYSADOA. Both act as chondroprotective and anti-inflammatory agents, though their efficacy remains debated. Efforts have been made to enhance their anti-inflammatory effects by combining them with Kaempferia galanga L. (kencur) extract. This study aims to evaluate the anti-inflammatory effectiveness of a combination of kencur extract, glucosamine, and chondroitin in vivoin rats (Rattus norvegicus). The anti-inflammatory activity was tested on male white Wistar rats using the paw edema test. The increase in paw volume was measured and converted into the percentage of edema inhibition. Histopathological analysis to count neutrophil inflammatory cells was performed using Hematoxylin and Eosin (HE) staining. Data analysis was conducted on both the percentage of edema inhibition and the neutrophil cell counts. The results showed that the combination of glucosamine (45 mg/kg BW) and chondroitin (36 mg/kg BW) with kencur extract at doses of 600 mg, 900 mg, and 1200 mg/kg BW exhibited anti-inflammatory activity. The combination with 600 mg/kg BW of kencur extract showed a specific percentage of edema inhibition. The combination of glucosamine and chondroitin with 900 mg/kg BW of kencur extract showed the best anti-inflammatory activity, which was equivalent to 1200 mg/kg BW of kencur extract and superior to the effects of glucosamine and chondroitin alone.
Edukasi Pemanfaatan Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Labu Kuning (Cucurbita moschata)  dan kunyit (Curcuma longa L.) untuk Pencegahan Stunting di Desa Margomulyo Balen Bojonegoro Anjarwati, Dina; Dewi, Belinda Arbitya; Setianto, Rony; Masyrobatin, Masyrobatin; Ahsani, Irfan; Winata, Norma; Rosita, Faradina; Febrianti, Dimas Dwiari; Putri, Meisya Amellia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7e94fa02

Abstract

Kondisi stunting menggambarkan terjadinya defisit nutrisi berkepanjangan yang berimplikasi pada gangguan pertumbuhan fisik serta perkembangan fungsi kognitif pada anak sehingga memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan melalui intervensi gizi yang tepat. Di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan 45 kasus stunting pada balita yang memerlukan perhatian khusus. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai stunting serta Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal (PMT) inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Januari–7 Februari 2026 di Dusun Lemahbang melalui pendekatan edukatif dan difusi IPTEKS berupa penyuluhan serta diskusi interaktif tentang PMT berbahan labu kuning (Cucurbita moschata) dan kunyit (Curcuma longa L.), dengan evaluasi menggunakan instrumen evaluasi awal dan akhir terhadap peserta, serta bahan pembelajaran yang diberikan juga mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita sebagai upaya pencegahan stunting. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan Bahan makanan setempat yang tersedia secara luas di sekitar lokasi. Aktivitas ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan para peserta. terkait stunting dan gizi seimbang. Pemanfaatan pangan lokal sebagai PMT inovatif diharapkan dapat menjadi alternatif intervensi gizi yang mudah diterapkan di masyarakat serta mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi meningkatkan derajat kesehatan balita di Desa Margomulyo.