Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effect of Fermentation Time on Acidity, Electrical Voltage and Volume of Apple (Malus domestica), Mango (Mangifera indica), Starfruit (Averrhoa bilimbi) Solutions Yusfiani, Marnida; Ningsih, Liska Kustria; Azzahra, Nabila; Purba, Nesya Maharani; Arayan, Miftah; Sembiring, Rahel Natalia; Zubir, Moondra; Hakim, Abd
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol. 8 No. 2 (2025): JULY 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v8i2.68717

Abstract

This study aims to analyze the effect of fermentation time on the electrical voltage, acidity (pH), and solution volume of apple, mango, and starfruit extracts as natural electrolytes in electrochemical cells. The fruit extracts were fermented using baker's yeast (Saccharomyces cerevisiae) for five days at room temperature, with measurements of electrical voltage, pH, and volume on days 1, 3, and 5. The results showed an increase in electrical voltage over fermentation time, with the highest value in starfruit (0.9 Volt, pH 2, final volume 140 mL). The decrease in pH and solution volume during fermentation indicated an increase in acidity and ion concentration which strengthened the conductivity of the solution as an electrolyte. This study proves the potential of local fruit extracts as a source of environmentally friendly electrolytes for alternative energy based on bioelectrochemistry.
Persepsi Mahasiswa Mengenai Penegakan Hukum di Indonesia sebagai Sarana Menyuarakan Aspirasi Ningsih, Liska Kustria; Situmorang, Suci Trianata; Sipayung, Flia Arnesta; Khailafizah, Siti; Barasa, Rubenta; Ivanna, Julia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penegakan hukum di Indonesia sebagai sarana menyuarakan aspirasi. Indonesia sebagai negara hukum menghadapi berbagai tantangan dalam penegakan hukum, seperti lemahnya akuntabilitas aparat, diskriminasi, dan rendahnya kepercayaan publik. Mahasiswa, sebagai agen perubahan dan kontrol sosial, memiliki peran penting dalam mengkritisi dan menyuarakan aspirasi melalui jalur hukum. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Medan, menggunakan purposive sampling dengan strategi Maximum Variation Sampling (MVS). Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman (1994) dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang penegakan hukum di Indonesia masih cacat struktural, cenderung tebang pilih, dan aparat penegak hukum belum maksimal menjalankan tugasnya. Demonstrasi dianggap sebagai sarana efektif dalam menyuarakan aspirasi karena jalur hukum formal belum sepenuhnya efektif. Mahasiswa menuntut adanya penegakan hukum yang adil, transparan, dan bebas intervensi kekuasaan. Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang peran strategis mahasiswa dalam mengawal negara hukum dan menjadi masukan bagi pembuat kebijakan untuk memperbaiki sistem hukum di Indonesia.
Perspektif Mahasiswa Biologi Unimed Terkait Thaharah dalam Islam dan Kaitannya dengan Kesehatan Nasution, Najwa Putri Lumongga; Ningsih, Liska Kustria; Azzahra, Nabila; Ramadhani, Sofia; Rahmah, Siti; Ritonga, Nailatul Fauzah; Khailafizah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman dan perspektif mahasiswa Biologi Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap konsep thaharah dalam Islam serta relevansinya dengan kesehatan. Thaharah sebagai ajaran Islam tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berkaitan erat dengan prinsip kebersihan dan pencegahan penyakit dalam ilmu biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur yang dilaksanakan pada Februari 2026 di Gedung Jurusan Biologi UNIMED. Data diperoleh melalui wawancara sebagai data primer dan didukung oleh studi literatur sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Biologi UNIMED memahami thaharah sebagai konsep penyucian yang mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual. Praktik wudhu, mandi wajib, serta pengelolaan najis dipandang selaras dengan prinsip kebersihan ilmiah dan berkontribusi dalam pencegahan penyebaran kuman serta penyakit. Mahasiswa juga menilai bahwa thaharah membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari serta dapat diintegrasikan dengan ilmu biologi dan kesehatan. Penelitian ini menegaskan adanya keterkaitan yang harmonis antara nilai religius dalam Islam dan prinsip kesehatan ilmiah.