Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Flyover

Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Jongaya dengan Menggunakan Software HEC-RAS Riduan; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2181

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Makassar tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur, yang menyebabkan berkurangnya daerah resapan air hujan dan meningkatnya limpasan permukaan. Salah satu daerah yang sering mengalami genangan adalah Kanal Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem jaringan dan kapasitas saluran drainase pada kanal tersebut dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Analisis dilakukan dengan pendekatan hidrologi dan hidraulika, termasuk perhitungan curah hujan rancangan menggunakan metode distribusi Log Pearson Type III dan penghitungan debit limpasan dengan metode rasional. Selanjutnya, kapasitas kanal dianalisis melalui simulasi HEC-RAS untuk mengetahui kemampuan saluran dalam menampung debit air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kanal saat ini tidak mampu menampung debit limpasan maksimum pada beberapa titik, yang menyebabkan terjadinya luapan dan genangan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perencanaan ulang saluran drainase untuk meningkatkan kapasitas tampung air serta mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.
Kajian Peran P3A Sipakainga 1 terhadap Kinerja Jaringan Irigasi Saddang UPTD Langnga Kabupaten Pinrang Nirmalawaty, Dzun; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2192

Abstract

Kabupaten Pinrang adalah satu daerah yang memiliki sistem irigasi yang luas dan merupakan salah satu lumbung padi utama di Sulawesi Selatan, namun permasalahan dalam pengelolaan jaringan irigasi menjadi kendala dalam tercapainya efisiensi penggunaan air yang optimal bagi petani. Dengan dibentuknya P3A yang merupakan kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi solusi terhadap persalan-persoalan air irigasi yang muncul ditingkat usaha tani, termasuk dalam permasalahan penurunan hasil pertanian sebesar 60% di kecamatan Watang Sawitto Kelurahan Sipatokkong Kabupaten Pinrang.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui indeks kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD Langnga serta mengetahui dan menganalisis peran P3A Sipakainga 1 terhadap kinerja jaringan irigasi. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dan bersumber dari beberapa survey dari instansi terkait dan dilokasi penelitian. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kinerja irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD langnga tergolong baik dengan nilai index 75,88 sedangkan peran P3A Sipakainga 1 terhadap kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD Langnga Kecamatan Watang Sawitto tergolong berkembang dengan nilai rata-rata indeks 71,47.
Kajian Potensi Sedimen Di Sub-DAS Bionga-Bulota terhadap Upaya Penanganan Pendangkalan Danau Limboto Muhidin, Abd Hamid; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2204

Abstract

-DAS Bionga-Bulota merupakan dua sub-daerah aliran sungai yang berbatasan dengan kontribusi signifikan terhadap masukan sedimen ke Danau Limboto. Karakteristik geomorfologi, kondisi tutupan lahan, dan intensitas curah hujan di wilayah Sub-DAS Bionga-Bulota menjadikannya area dengan potensi erosi dan produksi sedimen yang tinggi. Kondisi ini diperparah dengan adanya perubahan tata guna lahan yang masif, pembukaan lahan untuk pertanian dan pemukiman, serta praktik pertanian yang kurang memperhatikan aspek konservasi tanah dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar potensi sedimen di Sub-DAS Biyonga-Bulota; Mengetahui simulasi efektifitas bangunan pengendalian sedimen (chekdam) terhadap potensi transport sedimen Sungai Biyonga dan Sungai Bulota; Mengetahui evaluasi upaya penanganan pendangkalan Danau Limboto. Penelitan ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis pemodelan spasial untuk menghitung/memprediksi erosi dan sedimentasi pada suatu wilayah menggunakan analisis model USPED (Unit Stream Power Erosion and Deposition). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hipotesis Utama terbukti tetapi tidak mutlak, disebabkan bangunan pengendalian sedimen/chekdam di Sub-DAS Biyonga-Bulota secara fungsional belum cukup efektif. (2) Hipotesis pendukung 1 tidak terbukti, hasil model menunjukkan bahwa tata letak dan kapasitas tampungan bangunan pengendali sedimen/chekdam tidak proporsional menyebabkan pengendalian transport sedimen belum cukup efektif. (3) Hipotesis Pendukung 2 tidak terbukti, hasil model menunjukan tidak terdapat hubungan antara jumlah bangunan pengendali sedimen dengan besarnya erosi dan sedimen yang terjadi.