Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pencegahan anemia melalui edukasi dan pemberian suplemen di SMPN 1 kampar kiri hilir Fadhli, Haiyul; Pratiwi, Amanda Putri; Khoiriah, Anisah; Wulandari, Venny; Maspat, Rinta; Ananto, Deswita Sandra Tsalsabila
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.3702

Abstract

Purpose: The objective of this program is to improve adolescents' knowledge about anemia and raise awareness about the importance of a healthy lifestyle, particularly focusing on preventing stunted growth in the future. Methodology: The program was conducted at SMPN 1 Kampar Kiri Hilir. The methods used included lectures and discussions, with the support of leaflets for information dissemination. Additionally, pretest and posttest evaluations were conducted to measure the change in knowledge among the participants. A total of 94 students took part in the activity. Results: The program resulted in a significant improvement in students' knowledge about anemia, as shown by the increase in the average posttest score (85.11%) compared to the pretest score (61.7%). The socialization also raised awareness about the importance of taking blood supplement tablets to prevent stunting. Conclusion The socialization program was effective in improving adolescents' understanding of anemia, including its symptoms, causes, and prevention methods. Limitation: This study is limited to a single school with a homogeneous sample, without evaluating external factors or the long-term impact on behavioral changes and students' health status. Contribution: This program successfully improved students' knowledge about anemia through a school-based educational approach and supported efforts to prevent anemia and stunting among adolescent girls.
Pencegahan anemia melalui edukasi dan pemberian suplemen di SMPN 1 kampar kiri hilir Fadhli, Haiyul; Pratiwi, Amanda Putri; Khoiriah, Anisah; Wulandari, Venny; Maspat, Rinta; Ananto, Deswita Sandra Tsalsabila
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.3702

Abstract

Purpose: The objective of this program is to improve adolescents' knowledge about anemia and raise awareness about the importance of a healthy lifestyle, particularly focusing on preventing stunted growth in the future. Methodology: The program was conducted at SMPN 1 Kampar Kiri Hilir. The methods used included lectures and discussions, with the support of leaflets for information dissemination. Additionally, pretest and posttest evaluations were conducted to measure the change in knowledge among the participants. A total of 94 students took part in the activity. Results: The program resulted in a significant improvement in students' knowledge about anemia, as shown by the increase in the average posttest score (85.11%) compared to the pretest score (61.7%). The socialization also raised awareness about the importance of taking blood supplement tablets to prevent stunting. Conclusion The socialization program was effective in improving adolescents' understanding of anemia, including its symptoms, causes, and prevention methods. Limitation: This study is limited to a single school with a homogeneous sample, without evaluating external factors or the long-term impact on behavioral changes and students' health status. Contribution: This program successfully improved students' knowledge about anemia through a school-based educational approach and supported efforts to prevent anemia and stunting among adolescent girls.
Manajemen Sumber Daya Manusia di Instalasi Rawat Inap dan Rawat Jalan Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi Husnawati, Husnawati; Armal, Khairil; Nurhakim, Ikhwanul Khairi; Evanda, ⁠Egi; Simamora, Ezra Maresa Br.; Dewica, Putri; Pratiwi, Amanda Putri; Lestari, Cindy Ayu; Meditha, Larasati Dinda; Wibowo, Selvi Aulia; Khodijah, Siti; Anola, yahmi; Rahmasari, Cindy Novia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8050

Abstract

Pengelolaan tenaga kefarmasian yang tepat menjadi faktor kunci dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kompleksitas pelayanan farmasi, baik pada unit rawat inap maupun rawat jalan, menuntut adanya keseimbangan antara jumlah tenaga dengan beban kerja yang ada. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tenaga kefarmasian berdasarkan beban kerja aktual pada instalasi farmasi rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa jumlah pasien, jenis pelayanan, serta aktivitas kefarmasian. Analisis dilakukan menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dan dibandingkan dengan metode rasio sesuai standar pelayanan kefarmasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kefarmasian pada unit rawat inap telah terpenuhi secara optimal, baik untuk apoteker maupun tenaga teknis kefarmasian, sehingga beban kerja dapat terdistribusi secara merata. Sebaliknya, pada unit rawat jalan ditemukan adanya kekurangan tenaga, terutama apoteker, yang menyebabkan tingginya beban kerja dan berpotensi menurunkan kualitas pelayanan. Pembahasan menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik pelayanan antara rawat inap dan rawat jalan mempengaruhi kebutuhan tenaga. Rawat jalan memiliki beban kerja yang lebih tinggi dan fluktuatif, sehingga membutuhkan jumlah tenaga yang lebih besar. Kesimpulannya, perencanaan SDM berbasis beban kerja sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga, khususnya pada unit rawat jalan yang memerlukan penambahan tenaga guna meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.