Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kenapa Bisa Sejauh Itu? Menelusuri Faktor-Faktor Bunuh Diri Pada Remaja: Literature Review Aqshal Sallim, Muhammad; Cindy Tiara Adinda; Wahyu Aulizalsini Alurmei
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara (Juni 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v1i4.154

Abstract

Penelitian ini menelusuri faktor bunuh diri pada remaja dengan tujuan mengintegrasikan psikologis, keluarga, dan sosial. Metode kajian literatur enam jurnal terkait risiko bunuh diri pada usia remaja. Hasil menunjukkan depresi, kecemasan, stres saling memperkuat sehingga remaja kehilangan harapan dan menganggap bunuh diri pelarian; ketidakhadiran figur ayah, disharmoni keluarga, kerentanan kepribadian, isolasi sosial memperdalam kesepian dan menurunkan harga diri, meningkatkan kecanduan internet dan risiko; rendahnya harga diri berkorelasi dengan intensitas pikiran mengakhiri hidup, sedangkan resiliensi berfungsi sebagai pelindung yang harus diperkuat melalui dukungan sosial, kecerdasan emosional, dan koping adaptif. Simpulan menekankan pendekatan holistik untuk merancang intervensi pencegahan efektif dan empatik.
Kenapa Bisa Sejauh Itu? Menelusuri Faktor-Faktor Bunuh Diri Pada Remaja: Literature Review Aqshal Sallim, Muhammad; Cindy Tiara Adinda; Wahyu Aulizalsini Alurmei
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v1i4.154

Abstract

Penelitian ini menelusuri faktor bunuh diri pada remaja dengan tujuan mengintegrasikan psikologis, keluarga, dan sosial. Metode kajian literatur enam jurnal terkait risiko bunuh diri pada usia remaja. Hasil menunjukkan depresi, kecemasan, stres saling memperkuat sehingga remaja kehilangan harapan dan menganggap bunuh diri pelarian; ketidakhadiran figur ayah, disharmoni keluarga, kerentanan kepribadian, isolasi sosial memperdalam kesepian dan menurunkan harga diri, meningkatkan kecanduan internet dan risiko; rendahnya harga diri berkorelasi dengan intensitas pikiran mengakhiri hidup, sedangkan resiliensi berfungsi sebagai pelindung yang harus diperkuat melalui dukungan sosial, kecerdasan emosional, dan koping adaptif. Simpulan menekankan pendekatan holistik untuk merancang intervensi pencegahan efektif dan empatik.
Psikologi Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Cindy Tiara Adinda; Hanna Aqeela Humayra; Mochamad Aqshal Sallim; Nur Fahmi, Syafira Suniyah; Arfian Arfian
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i2.252

Abstract

Kajian ini membahas peran psikologi dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM) dengan menekankan bagaimana prinsip Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) meningkatkan kualitas pengelolaan karyawan. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, pembahasan difokuskan pada fungsi-fungsi utama MSDM seperti rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, motivasi kerja, penilaian kinerja, serta kesejahteraan karyawan. Hasil telaah menunjukkan bahwa pendekatan psikologis mampu meningkatkan objektivitas seleksi, efektivitas transfer pelatihan, motivasi intrinsik, dan keadilan dalam sistem evaluasi kinerja. Integrasi aspek psikologis juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi karyawan melalui pemenuhan kebutuhan psikologis, persepsi dukungan organisasi, serta lingkungan kerja yang sehat. Temuan-temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip psikologi dalam MSDM menjadi elemen strategis untuk membangun organisasi yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan manusia.
Program Psikoedukasi Art Therapy dan Webinar Kesehatan Mental KKN Ubhara Jaya Bekasi Cindy Tiara Adinda; Mutiara Salsabila Haryani; Syafira Suniyah Nur Fahmi; Yuliana Putri; Zahra Kuncoro Putri; Nurwahyuni Nasir
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.310

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, namun literasi kesehatan mental masih tergolong rendah, khususnya pada kelompok rentan seperti anak yatim piatu di panti asuhan serta masyarakat umum yang mengalami permasalahan relasi interpersonal. Pengasuhan institusional yang cenderung berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik sering kali belum diimbangi dengan perhatian terhadap kebutuhan emosional, sehingga berdampak pada kesulitan pengenalan dan pengelolaan emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental, pemahaman emosi, dan kemampuan regulasi emosi melalui program psikoedukasi dan art therapy. Kegiatan dilaksanakan secara luring di panti asuhan dan secara daring melalui webinar psikoedukasi bagi masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi psikoedukasi, diskusi interaktif, serta art therapy sebagai media ekspresi emosional nonverbal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar kesehatan mental dan emosi, yang tercermin dari hasil post-test anak panti asuhan serta partisipasi aktif peserta webinar. Program ini memberikan manfaat promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental berbasis komunitas serta memperkuat peran biro psikologi sebagai sarana edukasi kesehatan mental yang mudah diakses.