Silvi Sa’adah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontribusi Industri Halal terhadap Ekonomi Makro: Studi Komparatif Sektor Halal dan Non-Halal terhadap PDB Azka Saqina Salsabila; Seli Saelurrohmah Syam; Silvi Sa’adah; Lina Marlina
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i1.5960

Abstract

Industri halal memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi baru, namun kontribusinya terhadap PDB nasional secara empiris masih memerlukan analisis mendalam, terutama jika dibandingkan dengan sektor non-halal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kontribusi sektor industri halal dan non-halal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data sekunder dari lembaga terkait. Analisis kontribusi dilakukan dengan pendekatan nilai tambah (value-added) untuk memisahkan output masing-masing sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri halal memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB nasional, dengan sektor makanan dan minuman halal, fesyen muslim, dan keuangan syariah sebagai pendorong utama. Meskipun secara agregat kontribusinya masih di bawah sektor non-halal, laju pertumbuhan sektor halal menunjukkan tren yang positif dan potensial. Berdasarkan temuan, dirumuskan strategi pengembangan yang berfokus pada penguatan ekosistem digital, peningkatan efisiensi sertifikasi, dan ekspansi pasar ekspor. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan kebijakan yang lebih terfokus untuk mengoptimalkan potensi industri halal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi makro yang berkelanjutan.
Crowdfunding Syariah dalam Ekosistem Islamic Social Finance: Implementasi Akad dan Manajemen Risiko pada Pendanaan UMKM Rivana; Falha Himatul Aliyah; Eva Dwi Suciati; Wafa Syakila Herdani; Dyah Ayu Setyaningsih; Silvi Sa’adah; Trisna Wijaya
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7164

Abstract

Perkembangan crowdfunding syariah dan instrumen ZISWAF digital di Indonesia menghadapi tantangan empiris berupa ketimpangan antara pesatnya inovasi teknologi dengan kesiapan regulasi serta rendahnya literasi keuangan syariah masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep, mekanisme, serta kerangka regulasi crowdfunding syariah sebagai solusi pendanaan inklusif bagi UMKM dan sektor sosial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dan analisis regulasi (POJK serta fatwa DSN-MUI), studi ini mengevaluasi penerapan akad mudharabah, musyarakah, ijarah, dan struktur hibrida dalam operasional platform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi fintech dengan nilai maqāṣid al-sharī‘ah mampu menciptakan ekosistem pendanaan yang transparan dan bebas dari riba, gharar, serta maysir. Namun, keefektifan model ini sangat bergantung pada pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan harmonisasi antara regulasi OJK dengan fatwa DSN-MUI. Simpulan studi menegaskan bahwa digitalisasi ZISWAF dan crowdfunding merupakan instrumen strategis pemberdayaan ekonomi umat, namun memerlukan penguatan literasi digital dan sinkronisasi regulasi agar dampak sosialnya terukur dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menekankan urgensi peran otoritas dalam menjaga integritas syariah di tengah dinamika ekonomi modern.
Institusi Baitul Mal dalam Keuangan Islam: Optimalisasi Peran Baitul Maal wa Tamwil Mengatasi Rentenir di Tasikmalaya Eva Dwi Suciati; Risma Hermawati; Annisa Nur’aini; Azmia Siti Munasifah; Silvi Sa’adah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7191

Abstract

Penelitian ini membahas peran institusi Baitul Mal dalam sistem keuangan Islam serta optimalisasi peran Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dalam mengatasi praktik rentenir di masyarakat, khususnya di Tasikmalaya. Permasalahan yang diangkat adalah masih banyaknya pelaku usaha mikro dan masyarakat berpenghasilan rendah yang terjerat pinjaman rentenir karena keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Baitul Mal, sumber pendapatan negara dalam Islam, fungsi dan perannya dalam keuangan negara, serta implementasinya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal memiliki peran penting dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, BMT dapat menjadi alternatif lembaga keuangan syariah yang membantu UMKM memperoleh pembiayaan yang lebih adil dan bebas riba sehingga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir. Dengan optimalisasi peran Baitul Mal dan BMT, diharapkan tercipta sistem ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.