Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Iman Masyarakat Dan Minat Baca Siswa Di Desa Alenangka Masrurah; Salam; Sartina; Jamaluddin; Umar; A. Fathul Asdar; Mytra, Prima
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v1i1.957

Abstract

Dalam menjalani kehidupan, kita dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas kita sebagai manusa, baik itu kualitas yang bersifat duniawi hingga akhirat.ada banyak cara dalam mrningkatkan kualitas duniawi dan akhirat kita sebagai manusia. Salah satu jalan dalam meningkatkan kualitas akhirat kita atau meningkatkan iman kita dengan selalu menyirami hati kita dengan ayata-ayat Al-qur’an dan Hadist Rasulullah. Begitu pula dalam meningkatkan kualitas duniawi kita sehingga kita tidak dengan mudah terperangkap dalam kebodohan. Berdasarkan ayat yang pertama diturunkan oleh Allah dalam Al-qur’an yaitu membaca maka kita sebagai manusia juga harus meningkatkannya juga, ada banyak cara juga yang dipakai dalam meningkatkan minat kita dalam membaca.
BUDAYA KOMUNIKASI MASYARAKAT SUKU DAKKA DI KECAMATAN TAPANGO Masrurah; Rahmayani
Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Universitas Agama Islam Darud Da'wah Wal-Irsyad A.G.H Abdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/alhaqiqa.v5i1.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya komunikasi masyarakat Suku Dakka di Kecamatan Tapango. Budaya komunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat yang mencerminkan nilai, norma, serta sistem kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Suku Dakka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya komunikasi masyarakat Suku Dakka ditandai oleh penggunaan bahasa daerah sebagai simbol identitas budaya, pola komunikasi yang bersifat kekeluargaan, serta adanya penghormatan terhadap struktur adat dan usia dalam proses komunikasi. Selain itu, nilai-nilai seperti sopan santun, kebersamaan, dan musyawarah sangat memengaruhi cara masyarakat berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Budaya komunikasi ini berperan penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta kelestarian budaya lokal di tengah pengaruh modernisasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian ilmu komunikasi, khususnya komunikasi budaya, serta menjadi referensi dalam upaya pelestarian budaya lokal
TRANSFORMATIONAL PROPHETIC SUFISTIC EDUCATION: A STUDY OF THE APPLICATION OF IMAM AL-GHAZALI AT VOCATIONAL SCHOOL Atiqullah; Masrurah; Mannan, Abd; Habiburrahman; Ismi Noerul Izzah
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Islamic Education Management Study Program, Tarbiyah and Teacher Training Faculty, State Islamic University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/re-jiem.v8i2.23442

Abstract

The rapid advancement of technology should be balanced with a strong moral education. Nowadays, many children lack proper religious education within their families. Moreover, the progress of science and technology has negatively impacted the development of children and adolescents. Sufistic prophetic education serves as an alternative model for education practitioners to rebuild students' character in educational institutions. This study uses a descriptive qualitative method. The results show that the developed Sufistic prophetic model is characterized by an ethical Sufistic approach through the Naqshabandiyah Mudhariyah tariqa program, which has traditionally evolved since the time of Mursyid Kyai Wahid Khudaifah, the founder of the Darul Ulum Islamic boarding school. The activities and stages in the practice of the Naqshabandiyah Mudhariyah tariqa include tazkiyat al-nafs (self-purification), mujahadah (spiritual striving), riyadhah (spiritual discipline), dhikrullah (remembrance of God), maqamat (spiritual stations), and ahwal (spiritual states). The implementation involves recitations of asmaul husna (names of God), prayers, and istighosah (supplications), separation of classes, allegiance to the tariqa, and tawajjuh (focus). Several supporting and inhibiting factors in the implementation have been identified.