Tombeg, Zadrak
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan Faktor Pemilihan Makanan Jajanan Siswa Di Sekolah Dasar Inpres Maccini Sombala Kota Makassar Hatta, Herman; J. Hadi, Anto; Yetti R, Erni; Tombeg, Zadrak; Manggabarani, Saskiyanto
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 4 (Oktober, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.066 KB)

Abstract

ABSTRAK Anak sekolah termasuk kelompok rentan gizi. Kebiasaan mengonsumsi makanan jajanan pada anak sekolah, terutama pada jeda jam istirahat sekolah. Namun kebiasaan mengonsumsi makanan jajanan sehat masih belum banyak dimiliki oleh anak sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Inpres Maccini Sombala Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study yaitu untuk menganalisis faktor yang berkontribusi terhadap pemilihan makanan jajanan siswa di Sekolah Dasar Inpres Maccini Sombala Kota Makassar Tahun 2017. Sampel penelitian ini adalah siswa SD dengan pengambilan sampel secara purphosive sampling dengan jumlah 146 sampel. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan pada siswa dengan nilai p (0,000) < 0,05, uang saku berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan pada siswa dengan nilai p (0,003) < 0,05, jenis makanan berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan pada siswa dengan nilai p (0,009) < 0,05 dan frekuensi makan berhubungan dengan pemilihan makanan jajanan pada siswa dengan nilai p (0,025) < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan, uang saku, jenis makanan, frekuensi makan merupakan faktor yang berkontribusi terhadap pemilihan makanan jajanan siswa. Bagi pihak sekolah harus tetap memperhatikan keberadaan makanan jajanan anak sekolah dan perlu mendapat perhatian khusus.
Consumption Pattern and Nutrition Conseling Roles on Obesity of Integrated Primary School Students Hadi, Anto J.; Manggabarani, Saskiyanto; Yetti R, Erni; Tombeg, Zadrak; Ishak, Syamsopyan; Said, Irfan
Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.773 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v8i1.23618

Abstract

Tumbuh kembangnya anak usia sekolah yang optimal tergantung pemberian zat gizi dengan kualitas dan kuantitas yang baik dan benar. Salah satu upaya kesehatan tersebut adalah dengan perbaikan gizi anak usia sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola konsumsi dan konseling gizi terhadap kejadian obesitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa dengan pengambilan sampel secara exhaustic sampling dengan jumlah 146 sampel. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Rama Kota Makassar. Hasil penelitian diperoleh bahwa pola konsumsi berhubungan dengan kejadian obesitas dengan nilai p (0,00) < 0,05, konseling gizi berhubungan dengan kejadian obesitas dengan nilai p (0,01) < 0,05. Kesimpulan diperoleh bahwa ada hubungan pola konsumsi dan konseling gizi terhadap kejadian obesitas. Bagi siswa yang sudah terlanjur menderita obesitas agar menjaga pola makan dan aktivitas fisik secara teratur dan ketat serta berkonsultasi ke ahli gizi. Abstract The optimal growth of school-age children depends on providing nutrients with good and correct quality and quantity. One of the health efforts is to improve nutrition of elementary school age children. The purpose of this study was to analyze the relationship of consumption patterns and nutrition counseling to the incidence of obesity. The type of research used was observational with a cross sectional study approach. The population and sample of this study were students with exhaustic sampling with 146 samples. This research was conducted at the Rama Integrated Islamic Primary School in Makassar City. The results showed that consumption patterns associated with the incidence of obesity with a value of p (0.00) <0.05, nutritionlcounseling was associated with the incidence of obesity with a value of p (0.01) <0.05. The conclusion is that there is a relationship between consumption patterns and nutritional counseling on the incidence of obesity. For students who have already suffered from obesity in order to maintain regular and strict diet and physical activity and consult a nutritionist.
Hubungan Faktor Pemilihan Makanan Jajanan Siswa Di Sekolah Dasar Inpres Maccini Sombala Kota Makassar Hatta, Herman; J. Hadi, Anto; Yetti R, Erni; Tombeg, Zadrak; Manggabarani, Saskiyanto
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 4 (Oktober, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.066 KB) | DOI: 10.33368/woh.v1i4.112

Abstract

ABSTRACT Included schooled child agglomerate vulnerable nutrient. Consumption wont food on schooled child, particularly on schooled rest hour interval. But consumption wont food healthy still haven't a lot of proprietary by school child. This research is executed at Inpres Maccini Sombala Elementary School Makassar. Observational type that is utilized is observasional with approaching cross sectional study which is to analysis associated factor alimentary election on student at Inpres Maccini Sombala Elementary School Makassar 2017. This observational sample is Elementary School student with taking sample purphosive sampling with amount 146 samples. Acquired observational result that science concerning alimentary election on student with value p (0,000) < 0,05, pocket money concerning alimentary election on student with value p (0,003) < 0,05, alimentary type concerning alimentary election on student with value p (0,009) < 0,05 and eating frequency concerning alimentary election on student with value p (0,025) < 0,05. This observational conclusion is gnostic, pocket money, alimentary type, frequency eats to communicate wont food election on student. To side school shall make a abode to notice wont food existence school child and needs to get special interest.
Determinants of the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARIs) in Children Under Five at the Getengan Community Health Center, Tana Toraja Regency Tombeg, Zadrak; Yetti R, Erni; J Hadi, Anto; Hasibuan, Ahmad Safii; Rate, Suherman; Handayani, Fitri Rahma; Permayasa, Nayodi
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 4 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v4i1.5028

Abstract

Introduction: Acute Respiratory Infections (ARIs) remain one of the main health problems among toddlers in Indonesia, including in Tana Toraja Regency. The objective of the study was to identify the determinants of the incidence of Acute Respiratory Infections (ARIs) on Toddlers at Getengan Health Center Tana Toraja Regency. Methods: The study used a cross-sectional study research design. It was conducted in January 2024. The sample of the study consisted of mothers who had toddlers aged 1-5 years and visited the Getengan Health Center about 320 toddlers. The sampling technique was carried out by using purposive sampling. Data was collected through interviews using a previously validated questionnaire. Data analysis was carried out using univariate, bivariate, and multivariate analysis. Results: The results of the study showed that maternal knowledge of Acute Respiratory Infections (ARIs), use of mosquito repellent, smoking habits in the family environment, and residential density were significant determinant factors related to the incidence of Acute Respiratory Infections (ARIs) on toddlers at Getengan Community Health Center, Tana Toraja Regency. Conclusion: The implications of the study are the need to increase maternal knowledge of Acute Respiratory Infections (ARIs), reduce excessive use of mosquito repellent, and promote an environment free of cigarette smoke and air pollution to reduce the risk of Acute Respiratory Infections (ARI) on toddlers in the region
An Exploration of Determinants of Anemia in Pregnant Women at Buakayu Community Health Center Tana Toraja Regency Erni Yetti R; Tombeg, Zadrak; J. Hadi, Anto; Sudarman, Sumardi; Ishak, Syamsopyan; Rahma Handayani, Fitri
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 4 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v4i1.5041

Abstract

Introduction: Anemia on pregnant women is a global health problem that has serious impacts on the mother and fetus. The objective of the study was to explore the determinants of anemia on pregnant women at Buakayu Community Health Center, Tana Toraja Regency. Methods: The study used an observational study with a cross-sectional design. The sample was pregnant women who visited the Buakayu Community Health Center for antenatal examination using an accidental sampling technique for 11 days. The data was collected through structured interviews and laboratory examinations. Data analysis was carried out using descriptive statistical methods (univariate), bivariate, and regression analysis to determine the variables most related to independent variables and anemia in pregnant women. Results: The results of the study showed that diet (p=0.001), dietary restrictions (p=0.005), consumption of Fe tablets (p=0.000), and provision of additional food (p=0.000) were related to anemia incidence on pregnant women. Conclusion: It can be concluded that diet, dietary restrictions, consumption of Fe tablets, and provision of additional food are factors that contribute to anemia incidence on pregnant women at the Buakayu Community Health Center area. It is hoped that the implications of the study can be used as a basis for designing appropriate interventions in dealing with anemia on pregnant women at the Health Center level.
Kadar Human Leukocyte Antigen-G Serum Pada Abortus Spontan Dan Kehamilan Normal Allo, Sarjani Linggi; Yetti R, Erni; Tombeg, Zadrak; Rambulangi, Samrichard; Idris, Irfan; Hadi, Anto J.
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1717.563 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i2.567

Abstract

Adanya penolakan terhadap janin oleh sistim imun ibu karena adanya antigen paternal, diduga menjadi salah satu penyebab abortus oleh karena itu adanya humanleukocyte antigen-g (HLA-G) memegang peran  toleransi imun semialogenik fetus untuk pemeliharaan kehamilan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar HLAG-G serum pada kehamilan normal dan Abortus dengan metode ELISA.Desain penelitian ini adalah cros-sectional dengan jumlah sampel 50 yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu25 abortus dan 25 kehamilan normal. Pengambilan sampel dilakukan secara concequtivesampling.Data dianalisis menggunakan uji Mann-whitneydan Independent-samples T test. Hasil uji statistik diperoleh rerata kadar HLA-G serum ibu abortus lebih rendah (276,08 ±69 ng/L) dibandingkan dengan hamil normal (345,30 ± 73,54ng/L) dengan nilai  p 0,001 <p 0,005. Pada usia ibu 20-35 tahun rerata kadar HLAG  pada kehamilan normal  357,57 ± 71,40 dan kelompok abortus  274,57±85,95 dengan nilai = p 0,015 sedangkan pada usia ibu  <20 dan >35 tahun rerata kadar HLA-G kehamilan normal 306,41±72,26 dan kelompok abortus 276,79±62,68 dengan nilai p=0,034. Umur kehamilan > 14 minggu  pada kelompok hamil normal rerata kadar HLAG  =353,43±78,17 dan kelompok abortus HLA-G = 243,60 +61,77 dengan nilaip =0,003 sedangkan  umur kehamilan 8-14 minggu pada kelompok hamil normal rerata kada HLA-G= 328,01±63,82 dan pada kelompok abortus  288,71±69,22 dengan nilai p=0,185. Paritas 2-3 pada kelompok hamil normal rerata HLA-G=342,87±73,42 dan kelompok abortus rerata HLA-G= 278,35±81,25 dengan nilai p=0,051 sedangkan paritas 1&> 3 pada kelompok hamilan normal rerata kadar HLA-G =350,46±78,57 dan kelompok abortus rerata kadar HLA-G = 274,80 ±64,14 dengan nilai p 0,043. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa kadar serum HLA-G pada kelompok abortus lebih rendah dibandingkan kelompok hamilan normal. 
Karakteristik Responden Terhadap Status Obesitas Remaja: A Quasy Eksperiment Yetti R, Erni; Tombeg, Zadrak; J. Hadi, Anto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.837 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1396

Abstract

Status gizi remaja sangat dipengaruhi karakteristik keluarga dan merupakan salah satu masalah gizi kesehatan masyarakat. Remaja merupakan kelompok yang rentang terhadap gizi yang berdampak pada peningkatan prevalensi penyakit degeneratif akibat gizi lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik responden terhadap status obesitas remaja di Tana Toraja. Desain quasy eksperiment dilakukan pada 64 responden yang terdiri dari 32 kelompok intervensi dan 32 kelompok kontrol serta pengambilan secara simple random sampling dengan analisis chi-square dan mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden bermakna terhadap status obesitas remaja dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan diperoleh bahwa ada pengaruh karakteristik responden terhadap status obesitas remaja. Bagi responden agar memperhatikan remaja yang mengalami obesitas agar dapat menerapkan pola makan yang sehat.