Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI ERA INDUSTRI 4.0; PERAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER Musyawir, Musyawir; Fadilah Neyarasmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Peran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Pendidikan Karakter sebagai Peluang Membangun Karakter Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0. Jenis penelitinan ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dalam penelitian ini berupa hasil wawancara dan hasil observasi partisipan serta hasil analisis kurikulum dan silabus mata pelajaran yang terkait dengan bahasa dan karakter, modul atau materi pendidikan karakter, dan tata tertib sekolah yang mengatur etika berbahasa. Sumber data dalam penelitian ini, yakni pendidik/guru, guru bahasa Indonesia, guru pendidikan kewarganegaraan, dan guru bimbingan konseling, guru Agama, kepala sekolah, pengamat bahasa. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Prov, Maluku. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan analisis dokumen. Selanjutnya, data kualitatif yang terkumpul pada penelitian akan dianalisis secara sistematis menggunakan pendekatan analisis tematik atau analisis isi kualitatif. Hasil penelitian mengenai pemahaman dan pengejawantahan prinsip kesantunan berbahasa dalam pendidikan karakter sebagai peluang membangun karakter bangsa di era revolusi industri, yaitu (1) Pemahaman prinsip kesantunan berbahasa di kalangan pendidik dan peserta didik; adanya variasi (jenis) tingkat pemahaman mengenai prinsip kesantunan berbahasa, baik di kalangan pendidik maupun peserta didik. (2) Pengejawantahan prinsip kesantunan kerbahasa dalam pendidikan karakter; integrasi dalam kurikulum formal, pembiasaan dan keteladanan, respon terhadap fenomena berbahasa terkini. (3) Kendala dan tantangan penerapan.