Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

NILAI KEARIFAN LOKAL MAKASSAR DALAM PUISI AMMAKKU KARYA ANDIS PRATAMA SULASWATI KAHMUS: THE VALUES OF LOCAL WISDOM OF MAKASSAR IN THE POEM AMMAKKU BY ANDIS PRATAMA SULASWATI KAHMUS Mardatillah, Rahmi; Fadilah Neyarasmi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 5 (2025): JUNI-JULI TAHUN 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v4i5.3961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kearifan lokal Makassar dalam puisi Ammakku karya Andis Pratama Sulaswati Kahmus. Puisi ini dipilih karena mampu memadukan pengalaman pribadi pengarang dengan nilai budaya Makassar, khususnya prinsip siri’ na pacce, yang menekankan penghormatan, bimbingan moral, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks sastra. Data utama berupa teks puisi Ammakku, sedangkan data pendukung diperoleh dari literatur dan penelitian terdahulu tentang sastra daerah dan kearifan lokal. Analisis dilakukan melalui pendekatan hermeneutik dan thick description dengan menafsirkan simbol, diksi, dan metafora dalam konteks budaya Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Ammakku memuat lima nilai utama kearifan lokal, yaitu: (1) bahasa sebagai identitas budaya; (2) nilai siri’ na pacce sebagai dasar moral; (3) nilai pendidikan dan keteladanan; (4) nilai religius dan etika hidup; serta (5) nilai kasih sayang dan keteguhan. Puisi ini menegaskan bahwa ibu dalam budaya Makassar bukan sekadar figur keluarga, melainkan simbol kebijaksanaan, perlindungan, dan sumber moralitas. Melalui ekspresi puitik yang kaya simbol dan berakar pada bahasa daerah, Ammakku menjadi media pelestarian nilai-nilai luhur dan identitas budaya lokal. Dengan demikian, karya ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga relevan sebagai media pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Makassar.
Integrating Project-Based Learning and Artificial Intelligence (PjBL-AI) Model to Enhance Students' Descriptive Writing Skills Idawati, Idawati; Fadilah Neyarasmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7195

Abstract

This study investigates the effect of integrating the Project-Based Learning model with Artificial Intelligence (PjBL-AI) on university students' descriptive writing skills. Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design, the research involved third-semester students of the Indonesian Language and Literature Education Department at Universitas Negeri Makassar. Two classes were selected: the experimental group, which received instruction through the PjBL-AI model, and the control group, which was taught using conventional methods. Data were collected through a descriptive writing test and a student perception questionnaire on AI use, and analyzed using normality, homogeneity, Paired Sample t-test, and Independent Sample t-test analyses. The results showed that the experimental group achieved a significant 25.5% improvement in writing scores, compared to an 8.5% insignificant increase in the control group. The PjBL-AI model effectively enhanced students' content development, text organization, vocabulary, grammar, and writing mechanics. AI integration facilitated cognitive and metacognitive processes through real-time feedback, supporting the stages of planning, drafting, revising, and publishing. This study reinforces constructivist and sociocognitive theories in writing instruction, demonstrating that PjBL-AI can serve as an innovative and adaptive pedagogy that promotes digital literacy and higher-order thinking. Overall, this research introduces a novel approach to AI-assisted project-based learning and provides empirical evidence for its effectiveness, offering valuable insights for future studies and curriculum innovation in language education.
INTERNALISASI NILAI SASTRA MELALUI PELATIHAN MENULIS DAN PEMBACAAN PUISI BAGI SISWA MTsS AL-BASIR KABUPATEN JENEPONTO Hasbi, Nur; Rahmi Mardatillah; Safitri, Nur Anita Syamsi; Fadilah Neyarasmi; Ade Yustina
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis dan membacakan puisi pada siswa MTsS Al-Basir Kabupaten Jeneponto melalui pendekatan partisipatif (participatory approach). Pendekatan ini menekankan keterlibatan aktif peserta dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, sehingga siswa tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi juga menjadi subjek utama dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan digunakan metode learning by doing melalui pemaparan materi sastra, pelatihan menulis puisi dengan tema yang dekat dengan kehidupan siswa, serta pembacaan puisi dengan bimbingan teknik vokal, intonasi, dan ekspresi. Sebagai bentuk motivasi, diberikan hadiah sederhana bagi peserta yang menunjukkan kreativitas dan penghayatan terbaik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat dan kepercayaan diri siswa dalam berkarya sastra, serta tumbuhnya kesadaran apresiatif terhadap nilai-nilai sastra. Kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi tindak lanjut berupa pembentukan komunitas literasi sekolah untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan demikian, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mengembangkan potensi kreatif siswa dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap dunia sastra.
PELATIHAN LITERASI MEDIA DAN BAHASA SANTUN DIGITAL BAGI SISWA SMP NEGERI 13 MAKASSAR DI ERA 5.0 Fadilah Neyarasmi; Safitri, Nur Anita Syamsi; Muhammad Musawir; Ade Yustina; Adilah Sabir
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media dan kemampuan berbahasa santun digital bagi siswa SMP Negeri 13 Makassar di era 5.0. Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan participatory training yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran, dilengkapi dengan praktik langsung dan pendampingan daring. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh tiga puluh siswa yang mewakili beberapa kelas. Materi pelatihan berfokus pada pengenalan literasi media, identifikasi hoaks, pemahaman rekam jejak digital, serta penerapan bahasa santun dalam komunikasi daring. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam memilah informasi, bersikap lebih kritis terhadap konten digital, serta menerapkan etika berkomunikasi di media sosial. Selain itu, siswa mampu menghasilkan konten digital edukatif sebagai bentuk penerapan materi pelatihan. Pendampingan daring selama dua minggu turut memperkuat konsistensi perilaku positif dalam aktivitas digital mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk siswa yang lebih bijak, etis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital di era 5.0.
MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI ERA INDUSTRI 4.0; PERAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER Musyawir, Musyawir; Fadilah Neyarasmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Peran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Pendidikan Karakter sebagai Peluang Membangun Karakter Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0. Jenis penelitinan ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dalam penelitian ini berupa hasil wawancara dan hasil observasi partisipan serta hasil analisis kurikulum dan silabus mata pelajaran yang terkait dengan bahasa dan karakter, modul atau materi pendidikan karakter, dan tata tertib sekolah yang mengatur etika berbahasa. Sumber data dalam penelitian ini, yakni pendidik/guru, guru bahasa Indonesia, guru pendidikan kewarganegaraan, dan guru bimbingan konseling, guru Agama, kepala sekolah, pengamat bahasa. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Prov, Maluku. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan analisis dokumen. Selanjutnya, data kualitatif yang terkumpul pada penelitian akan dianalisis secara sistematis menggunakan pendekatan analisis tematik atau analisis isi kualitatif. Hasil penelitian mengenai pemahaman dan pengejawantahan prinsip kesantunan berbahasa dalam pendidikan karakter sebagai peluang membangun karakter bangsa di era revolusi industri, yaitu (1) Pemahaman prinsip kesantunan berbahasa di kalangan pendidik dan peserta didik; adanya variasi (jenis) tingkat pemahaman mengenai prinsip kesantunan berbahasa, baik di kalangan pendidik maupun peserta didik. (2) Pengejawantahan prinsip kesantunan kerbahasa dalam pendidikan karakter; integrasi dalam kurikulum formal, pembiasaan dan keteladanan, respon terhadap fenomena berbahasa terkini. (3) Kendala dan tantangan penerapan.
IMPLEMENTASI MEDIA VISUAL UNTUK LITERASI DASAR ANAK DI PAUD PELANGI KABUPATEN JENEPONTO Mardatillah, Rahmi; Hasbi, Nur; Fadilah Neyarasmi; Devi Apyunita; Sri Mulyani R
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi dasar anak usia dini di PAUD Pelangi Kabupaten Jeneponto, khususnya dalam mengenal huruf dan memahami objek visual. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang digunakan sehingga proses belajar kurang menarik dan kurang interaktif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar anak melalui implementasi media visual dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan pendekatan learning by playing melalui penggunaan poster edukatif, gambar objek, permainan visual, dan aktivitas membaca sederhana berbasis gambar. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pembelajaran berbasis media visual, dan evaluasi perkembangan kemampuan anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi media visual mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi, keberanian berbicara, dan kemampuan anak dalam mengenal huruf serta menghubungkan simbol dengan objek visual. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan bagi anak usia dini. Dengan demikian, penggunaan media visual dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguatan literasi dasar anak usia dini di PAUD Pelangi Kabupaten Jeneponto.
ANALISIS KESULITAN MENYIMAK KRITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH KETERAMPILAN MENYIMAK: STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF: ANALYSIS OF STUDENTS' CRITICAL LISTENING DIFFICULTIES IN THE LISTENING SKILLS COURSE: A QUALITATIVE DESCRIPTIVE STUDY Fadilah Neyarasmi; Dedi Rrisaldi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan menyimak kritis mahasiswa pada mata kuliah Keterampilan Menyimak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 65 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar semester III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami berbagai kesulitan dalam kegiatan menyimak kritis, meliputi kesulitan memahami isi simakan, menganalisis isi simakan, membedakan fakta dan opini, mengevaluasi isi simakan, serta menarik kesimpulan dari materi yang disimak. Kesulitan yang paling dominan dialami mahasiswa adalah memahami isi simakan akibat kecepatan ujaran penutur, penggunaan kosakata yang tidak familiar, dan kualitas audio yang kurang jelas. Selain itu, faktor psikologis, lingkungan pembelajaran, dan kurangnya strategi menyimak juga memengaruhi kemampuan menyimak kritis mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Keterampilan Menyimak perlu dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
INTERNALISASI KODE ETIK GURU PADA MAHASISWA CALON PENDIDIK PBSI: INTERNALIZATION OF TEACHER CODE OF ETHICS AMONG PROSPECTIVE PBSI STUDENT EDUCATORS Fadilah Neyarasmi; Dedi Risaldi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5145

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses internalisasi kode etik guru pada mahasiswa PBSI sebagai calon pendidik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi terhadap mahasiswa semester 6 dan 8 yang telah menempuh mata kuliah Profesi Kependidikan dan mengikuti PPL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa tentang kode etik guru tergolong baik secara kognitif, tetapi belum sepenuhnya terwujud dalam perilaku akademik maupun praktik lapangan. Internalisasi nilai berlangsung melalui tiga tahap, tetapi tahap transinternalisasi belum tercapai secara merata. Faktor pendukung meliputi pengalaman PPL, keteladanan dosen dan guru pamong, serta diskusi reflektif. Adapun faktor penghambat mencakup budaya akademik yang kurang konsisten dan pembelajaran yang terlalu teoretis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengalaman autentik dan pembelajaran kontekstual dalam menguatkan etika profesional calon guru.
ANALISIS PEMANFAATAN LABORATORIUM BAHASA DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNM Fadilah Neyarasmi; Muh. Ihlasul Amal
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.84643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan laboratorium bahasa dalam pembelajaran menyimak pada mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar (UNM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran menyimak di laboratorium bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium bahasa dimanfaatkan melalui penggunaan media audio dan audiovisual yang mendukung proses pembelajaran secara sistematis, meliputi tahap sebelum, saat, dan setelah menyimak. Mahasiswa menunjukkan respons positif karena pembelajaran menjadi lebih menarik, fokus, dan mudah dipahami. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas, gangguan teknis, dan perbedaan kemampuan menyimak mahasiswa. Oleh karena itu, pemanfaatan laboratorium bahasa perlu didukung oleh pengelolaan yang baik dan strategi pembelajaran yang tepat agar dapat meningkatkan keterampilan menyimak mahasiswa secara optimal. Kata kunci: laboratorium bahasa, menyimak, mahasiswa, pembelajaran, kualitatif