Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MONITORING THE ABUNDANCE OF Vibrio sp. BACTERIA IN THE WATER OF VANAME SHRIMP (Littopanaeus vannamei) BREEDING POND AT JEPARA BRACKISH WATER AQUACULTURE CENTER Trianingtyas, Laela; Ufianah, Ufianah; Ratnaningsih, Navita Desy; Kasprijo, Kasprijo; Riady, Reza Muhammad; Rizkiyanti, Ita; Zainuddin, Muhammad
Journal Of Artha Biological Engineering Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Artha GenetikaLab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/gq6rj890

Abstract

The presence of vibrio bacteria in the breeding pond is one of the important factors that affect the activities of vaname shrimp breeding. Vibrio sp. bacteria in waters can cause losses if the number is above the threshold that should be. The high abundance of Vibrio sp. bacteria in the cultivation environment is an indicator that shows the potential for disease that can reduce the growth rate and survival of shrimp. The purpose of the study was to determine the abundance and dominance of vibrio bacteria in vaname shrimp breeding ponds using the TPC (Total Plate Count) calculation technique. The methods used include bacterial sampling, preparation of tools and materials, making bacterial culture media (NA and TCBS), dilution, bacterial inoculation, and calculating the number of bacterial colonies. The results of the calculation of bacterial abundance showed that there were 9 breeding ponds with different abundances. The highest abundance was found in pond BV1 with a total bacterial value of 9.6 x 105 CFU/ml. Meanwhile, the highest vibrio dominance was found in pond BV4 with a percentage of 43.69%.
The Effects of Substitution on Fish Meal with Maggot Meal in Artificial Feedfor Eels (Anguilla bicolor) Growth and Survival Rate ahmad, ananda; Sukardi, Purnama; Nugrayani, Dewi; Trianingtyas, Laela
Journal Of Artha Biological Engineering Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Artha GenetikaLab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/fwrbjv08

Abstract

Eel (Anguilla sp.) is a leading freshwater fish commodity. In the intensivesystem, high stocking density results in high production costs. Maggot meal isan alternative raw material that has complete nutritional value such as fishmeal but is cheaper. The purpose of this study was to determine theeffectiveness of substituted fish meal with maggot meal on the growth andsurvival rate (Anguilla bicolor) Elver phase. The method carried out in thisstudy used an experimental method with a completely randomized design(CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications with a combination of fishmeal and maggot meal, P0: 100% TI and 0% TM, P1: 80% TI and 20% TM,P2: TI 60% and TM 40% and P3: TI 40% and TM 60%. The results of rearingfor 60 days showed a significant effect on absolute weight growth, specificgrowth rate, and yield, while the yield had no significant effect on absolutelength growth, feed conversion, and survival. The results of the water qualityparameters of the media are temperatures ranging from 24 °C -29,8 °C, pHranging from 5,14-7,7, DO ranging from 2,4 mg/l – 5,1 mg/l and ammoniaranging from 0 ppm – 0,01 ppm.
ALIH TEKNOLOGI PENDEDERAN IKAN GURAMI DENGAN KOLAM TERPAL PADA POKDAKAN KARYA MINA SENTOSA, DESA SINGASARI, KECAMATAN KARANGLEWAS, KABUPATEN BANYUMAS fitriadi, ren; Hary Tjahja Soedibya, Petrus; Kasprijo; Palupi, Mustika; Trianingtyas, Laela; Desy Ratnaningsih, Navita; sutanto; Oktavia Kusuma, Rima
Artha Imperium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): 2023
Publisher : PT. Artha Genetikalab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/cca57w92

Abstract

Karya Mina Sentosa merupakan salah satu Kelompok Pembudidaya Ikan yang berlokasi di Desa Singasari, Kecamatan karang lewas, Kabupaten Banyumas yang berfokus pada kegiatan pendederan dan pembesaran ikan gurami. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang sistem pendederan ikan gurami dengan menggunakan kolam terpal. Metode yang diterapkan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang merupakan metode pendekatan partisiptif masyarakat. Serangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi survey pendahuluan dan identifikasi permasalahan, pelatihan pembuatan kolam pendederan ikan gurami, pelatihan pendederan ikan gurami, dan monitoring evaluasi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan pihak mitra mengenai pembuatan kolam terpal bundar untuk pendederan ikan gurami dan metode pendederan ikan gurami yang baik dan benar untuk menghasilkan produktifitas yang optimal.
Pendampingan Pembenihan dan Pendederan Ikan Gurame (Osprhonemus gouramy) Sistem Kolam Terpal di POKDAKAN Samawa Fish, Desa Babakan Kecamatan Karanglewas, Banyumas Sutanto, Sutanto; Palupi, Mustika; Ufianah, Ufianah; Trianingtyas, Laela; Oktavia Kusuma, Rima
Artha Imperium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): 2024
Publisher : PT. Artha Genetikalab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/k31py946

Abstract

Potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas, Banyumas yaitu sumber air yang melimpah sehingga memunculkan inisiatif masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya perikanan. POKDAKAN Samawa Fish menjadi pegiat usaha perikanan dengan fokus kegiatan pada pembenihan dan pendederan ikan gurame. Kendala yang dihadapi POKDAKAN Samawa Fish yaitu terbatasnya lahan budidaya serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan anggota mengenai pembenihan ikan gurame. Tujuan pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan kepada POKDAKAN Samawa Fish mengenai pembenihan dan pendederan ikan gurame yang baik. Metode yang digunakan yaitu Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan mitra secara aktif. Hasil pengabdian yang telah dilaksanakan yakni POKDAKAN Samawa Fish telah mengetahui skill dan pengetahuan mengenai pembenihan, pendederan ikan gurame, manajemen budidaya hingga pasca panen, dan pemanfaatan kolam terpal menjadi alternatif pemecahan masalah untuk mengatasi kendala di POKDAKAN Samawa Fish.