Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Efisiensi Organisasi Kesehatan Dalam Menyediakan Layanan Kesehatan Remaja Wasiyem, Wasiyem; Farhan, Abid; Rifqy, Iqbal Fathur; Mazril, Zahra Kayla; Zulfa, Nabila Athiya; Ningtias, Safira Ayu
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.5322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi organisasi kesehatan dalam memberikan layanan kepada remaja. Untuk mencapainya, kami melakukan survei menggunakan kuesioner yang dirancang untuk menilai kebutuhan, tantangan, dan tingkat kepuasan remaja terkait layanan kesehatan yang ada. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa faktor utama yang memengaruhi efisiensi layanan meliputi aksesibilitas, respons tepat waktu, dan pendekatan yang ramah bagi remaja. Berdasarkan wawasan ini, kami merekomendasikan penerapan program berbasis teknologi dan inisiatif pelatihan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan. Sebagai kesimpulan, peningkatan efisiensi layanan kesehatan bagi remaja dapat dicapai melalui pendekatan responsif yang memenuhi kebutuhan unik mereka.
Peran Kepemimpinan dan Administrator Kesehatan Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan Wasiyem, Wasiyem; Mazril, Zahra Kayla; Farhan, Abid; Rahmadianti, Riska; Febriani, Mely; Azmi, Andry Mulia
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7809

Abstract

Kinerja tenaga kesehatan merupakan faktor kunci dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja tersebut adalah kepemimpinan administrator kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta gaya kepemimpinan administrator kesehatan dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan berdasarkan hasil kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan artikel jurnal dan buku ilmiah yang relevan dengan topik kepemimpinan dan kinerja tenaga kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan partisipatif memiliki peran dominan dalam meningkatkan motivasi kerja, kepuasan kerja, kedisiplinan, serta kinerja tenaga kesehatan. Selain itu, kemampuan manajerial administrator kesehatan dalam pengelolaan sumber daya, pembagian beban kerja, serta pengembangan kompetensi tenaga kesehatan turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Studi ini menegaskan bahwa penerapan gaya kepemimpinan yang tepat, disertai dengan kemampuan manajerial yang memadai, merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Pengaruh Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Banjir Susilawati, Susilawati; Mazril, Zahra Kayla; Sari, Audy Vimala; Rahmadianti, Riska; Pohan, M Fikri Alamsyah
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i1.7774

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologis paling sering di Indonesia dengan dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, namun literasi kebencanaan masih rendah di daerah rawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesiapsiagaan banjir terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat di Desa Balai Kasih, Kabupaten Langkat. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one-shot case study (posttest only) dengan sampel 60 responden dari populasi 150 warga, dipilih via rumus Slovin. Edukasi diberikan melalui penyuluhan dan media visual (leaflet, video), diikuti pengukuran via kuesioner pengetahuan (skala interval) dan kesiapsiagaan (skala Likert), dianalisis deskriptif dengan Health Belief Model dan Protection Motivation Theory. Hasil menunjukkan pengetahuan tinggi (96,7% paham penyebab banjir, 88,3% risiko penyakit menular), persepsi risiko kuat (66,7% rawan banjir), serta kesiapsiagaan baik meski terhambat biaya dan waktu; mayoritas (76,7%) pernah alami banjir sebelumnya. Edukasi efektif meningkatkan kapasitas mitigasi non-struktural. Disarankan program edukasi berkelanjutan berbasis komunitas.