Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Lama Sakarifikasi dan Konsentrasi Substrat Pada Pembuatan Gula Cair Dari Pisang Tanduk Lestari, Ayu Wiji; Muflihati, Iffah; Mariska, Nurul Putri; Anggraeni, Cerly Nurlita; Affandi, Arief Rakhman; Fitriyana, Vicha; Nurdyansyah, Fafa
Jambura Journal of Chemistry Vol 7, No 2 (2025): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v7i2.27600

Abstract

Gula cair banyak dipilih oleh industri makanan dan minuman karena kelebihannya yang tidak mudah mengkristal, lebih praktis, dan mudah dilarutkan, serta dapat mempercantik tampilan produk seperti pada industri roti. Pisang, khususnya pisang tanduk, dengan kandungan karbohidrat dan pati yang tinggi memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi gula cair melalui proses hidrolisis enzimatik dengan menggunakan enzim α-amilase dan glukoamilase. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh kondisi proses konsentrasi substrat dan lama proses sakarifikasi terhadap pembuatan gula cair dari pisang tanduk dengan menggunakan metode enzimatis dengan penambahan enzim glukoamilase pada proses sakarifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) model faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah waktu sakarifikasi (6 jam dan 8 jam) dan faktor kedua adalah konsentrasi substrat (15%, 20% dan 25%). Penggunaan waktu sakarifikasi dan jumlah konsentrasi substrat berpengaruh secara signifikan terhadap viskositas, kadar abu, dan intensitas warna. Perlakuan terbaik adalah waktu sakarifikasi selama 8 jam dan konsentrasi substrat pati 25% (b/v) yang menghasilkan nilai viskositas sebesar 41,50 mPa.s, nilai kadar abu 0,35%, dan nilai L*, a*, dan b* berturut-turut sebesar 47,27±0,12cd, 0,30±0,03a, dan 2,25±0,03b.
Karakteristik Fisikokimia Chips Kacang Merah Dengan Pengikat Tepung Flaxseed Dan Bumbu Yang Berbeda Mariska, Nurul Putri; Hanannita, Annisa Salma; Yusnia, Hanifa; Muflihati, Iffah; Suhendriani, Sari
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i2.23489

Abstract

Bumbu rempah dapat ditambahkan pada pembuatan chips. Diversifikasi dilakukan dengan menggunakan tepung kacang merah yang digunakan pada bahan dasar pembuatan chips dan menggunakan tepung flaxseed sebagai pengikatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan karakteristik chips yang dihasilkan dengan menambahkan berbagai bumbu rempah yang berbeda. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 varian bumbu yang berbeda yaitu bumbu rendang, bumbu gulai, bumbu kari dan juga bumbu opor. Hasil analisis warna menunjukkan bahwa chips dengan warna paling cerah adalah chips dengan penambahan bumbu rendang. Hasil analisis tekstur menujukkan bahwa chips dengan tekstur paling renyah adalah chips dengan penambahan bumbu gulai. Hasil analisis kadar air yang paling mendekati SNI yang telah ditentukan adalah chips dengan penambahan bumbu opor. Hasil analisis kadar abu yang paling mendekati SNI yang telah ditentukan adalah chips dengan penambahan bumbu gulai. Hasil uji deskriptif chips dengan penambahan bumbu menghasilkan tidak adanya perbedaan nyata pada semua parameter yang telah diujikan. Hasil uji hedonik chips dengan penambahan bumbu adalah panelis lebih menyukai chips dengan penambahan bumbu kari.