Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role of Sufism in Overcoming the Problems of Modern Society Taabudilah, Moch. Hilman; Maemun, Abdullah Rafi
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 1 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/ulumuddin/68

Abstract

The rapid growth and rotation of globalization in life has a significant impact on various aspects such as shifts in lifestyle patterns and lifestyles of today's society where moral and ethical principles are starting to be abandoned because they are considered incompatible with modern values. The purpose of this study is to analyze the role of Sufism in overcoming the problems of modern society. This study uses a qualitative research methodology through a literature review of primary and secondary sources relevant to this theme. The results of this study indicate that by applying Sufi principles to everyday life will have an impact on peace of mind by prioritizing the commands of Allah SWT over the lust for love of the world. Because Sufism in essence seeks to guide humanity towards a deeper closeness to Allah SWT. Sufism is very important for modern society because it can serve as a reminder for humans not to run away from their nature, thus making them more humane.
Kelas Efektif: Telaah Kelas Efektif Dalam Buku Dinamika Pendidikan Taabudilah, Moch. Hilman; Hidayat, Ilham Kusdinar Noer
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i2.316

Abstract

Kualitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan kelas, karena kelas yang tertata baik mampu menciptakan iklim belajar yang kondusif, memotivasi siswa, serta meminimalkan gangguan yang menghambat proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep manajemen kelas yang efektif, mengidentifikasi unsur-unsur yang mendukung terciptanya kelas yang kondusif, serta menganalisis strategi guru dalam mewujudkan pembelajaran yang optimal. Metode yang digunakan merupakan kajian pustaka dengan menelaah berbagai literatur, jurnal, dan teori terkait manajemen pembelajaran dan dinamika kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelas yang efektif ditandai oleh perencanaan yang matang, penataan fisik dan suasana kelas yang nyaman, aturan dan disiplin yang jelas, hubungan interpersonal yang positif, serta penerapan strategi pengelolaan perilaku yang konstruktif. Selain itu, kompetensi profesional, pedagogik, dan kepribadian guru berperan signifikan dalam menjaga stabilitas dan produktivitas kegiatan belajar. Simpulan penelitian menegaskan bahwa manajemen kelas yang efektif merupakan komponen kunci keberhasilan pembelajaran, tidak hanya berdampak pada ketertiban kelas, tetapi juga pada peningkatan hasil belajar dan perkembangan karakter siswa. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru serta dukungan kelembagaan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Pemahaman Nilai Al-Qur'an Surat Al-Isra Ayat 7 terhadap Kedisiplinan Belajar Peserta Didik Faqih, Achmad; Saefudin, Dindin; Taabudilah, Moch. Hilman
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2025): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman nilai Al-Qur'an Surat Al-Isra ayat 7 terhadap kedisiplinan belajar peserta didik kelas XII-TKJ 2 di SMK Negeri Situraja. Fenomena di lapangan menunjukkan masih adanya peserta didik yang kurang disiplin dalam belajar, seperti terlambat masuk kelas, mengabaikan tugas, serta kurang fokus dalam mengikuti pembelajaran akibat penggunaan gawai secara berlebihan. Kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kesadaran kedisiplinan yang seharusnya berjalan seiring dengan nilai-nilai Islam, salah satunya yang terkandung dalam QS. Al-Isra ayat 7 yang mengajarkan prinsip tanggung jawab pribadi bahwa setiap perbuatan baik akan kembali kepada pelakunya sebagai kebaikan dan setiap perbuatan buruk akan kembali sebagai keburukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 36 peserta didik yang sekaligus dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket dengan skala Likert yang mengukur lima indikator pemahaman nilai Al-Qur'an yaitu tanggung jawab pribadi, kebaikan berbalas kebaikan, keadilan Allah, introspeksi diri, dan kemandirian moral, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana, uji t, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS versi 25. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman QS. Al-Isra ayat 7 berada pada kategori baik dengan persentase 81 persen, demikian pula kedisiplinan belajar peserta didik yang juga mencapai kategori baik dengan persentase 81 persen. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana dengan persamaan Y = 31,154 + 0,236X diperoleh bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemahaman QS. Al-Isra ayat 7 dengan kedisiplinan belajar dengan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,430 menunjukkan keeratan hubungan tingkat sedang dan koefisien determinasi sebesar 18,5 persen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung 2,776 lebih besar dari t tabel 1,690 dengan nilai signifikansi 0,009 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam QS. Al-Isra ayat 7 maka semakin tinggi pula tingkat kedisiplinan belajar yang ditunjukkan, hal ini membuktikan bahwa internalisasi nilai-nilai Al-Qur'an khususnya tentang tanggung jawab pribadi dan hukum sebab akibat dapat menjadi fondasi spiritual yang kuat dalam membentuk karakter disiplin peserta didik.