Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Ngalaksa Rancakalong: Sebuah Kajian Kualitatif Etnopedagogis Saefullah, Agus Susilo; Sukmara, Dian
Borneo Journal of Islamic Education Vol 5 No 1 (2025): Borneo Journal of Islamic Education 5 (1), Mei 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjie.v5i1.10660

Abstract

Abstract This study aims to explore the values ​​of Islamic education manifested in the Ngalaksa tradition in Rancakalong, Sumedang - West Java. The study uses a qualitative ethnopedagogical approach, and reflects its relevance to the values ​​of Islamic education to provide education to contemporary society that is increasingly eroded by a materialistic and individualistic culture. The data in this study were obtained through document review, participatory observation, and interviews with figures who are considered key informants, then analyzed using the Miles and Huberman method. This tradition is an expression of the community's gratitude for the harvest, in which there are many processions laden with Islamic teachings, such as gratitude, tawakal, mutual cooperation, manners, social concern, preservation of ancestral heritage, and ecological awareness. These various concepts are not only present in rituals, but are also passed down from generation to generation through symbols and cultural practices that live in the daily lives of the community and reflect their Islamic identity. The results of the study show that the Ngalaksa tradition functions as an effective means of character education and Islamic spirituality contextually. This finding confirms the importance of preserving local culture as a source of learning rooted in community life Keywords: Ngalaksa Tradition, Islamic Educational Values, Ethnopedagogy Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan Islam yang termanifestasi dalam tradisi Ngalaksa di Rancakalong, Sumedang – Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnopedagogis, serta merefleksikan relevansinya dengan nilai-nilai pendidikan Islam untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat kontemporer yang semakin tergerus oleh budaya yang materialis dan individualis. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui penelaahan dokumen, observasi partisipatif, dan wawancara dengan tokoh-tokoh yang dianggap sebagai informan kunci, kemudian dianalisis dengan metode Miles dan Huberman. Tradisi ini merupakan ekspresi rasa syukur masyarakat atas hasil panen, yang di dalamnya terdapat banyak prosesi sarat dengan ajaran-ajaran Islam, seperti syukur, tawakal, gotong royong, adab, kepedulian sosial, pelestarian warisan leluhur, dan kesadaran ekologis. Berbagai konsep tersebut tidak hanya hadir dalam ritual, tetapi juga diwariskan secara turun-temurun melalui simbol dan praktik budaya yang hidup dalam keseharian masyarakat dan mencerminkan identitas keislaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ngalaksa berfungsi sebagai sarana efektif pendidikan karakter dan spiritualitas Islam secara kontekstual. Temuan ini menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai sumber pembelajaran yang berakar pada kehidupan masyarakat Kata Kunci: Tradisi Ngalaksa, Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Etnopedagogi
PENGARUH SIKAP QANAAH TERHADAP PERILAKU BERSYUKUR SISWA KELAS XI-TITL PADA MATA PELAJARAN PAIBP DI SMKN 1 SUMEDANG Maharani, Nuraini; Sukmara, Dian; Taabudilah, Moch. Hilman
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 4 No. 2 (2025): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/pmppjg83

Abstract

Sikap qanaah merupakan sikap merasa cukup atas apa yang dimiliki, sedangkan perilaku bersyukur merupakan pengakuan dan penerimaan terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT yang tercermin dalam ucapan, pikiran, dan tindakan. Namun, perkembangan teknologi dan gaya hidup modern membuat sebagian siswa cenderung membandingkan diri dengan orang lain, sehingga menurunkan sikap qanaah dan rasa syukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap qanaah terhadap perilaku bersyukur siswa kelas XI-TITL di SMKN 1 Sumedang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan instrument angket, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa dari populasi 103 siswa. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap qanaah siswa berada pada kategori sangat baik dengan persentase 87,84%, dan perilaku bersyukur berada pada kategori sangat baik juga dengan persentase 85,76%. Uji pengaruh menunjukan bahwa sikap qanaah berkontribusi sebesar 12,5% terhadap perilaku bersyukur, sedangkan sisanya 87,5% dipengaruhi faktor lain. Penelitian ini menegaskan pentingnya menanamkan sikap qanaah untuk meningkatkan rasa syukur siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Sikap Kontrol Diri Terhadap Perilaku Sosial Siswa Kelas 10 TKJ Pada Mata Pelajaran PAIB Di SMKN 1 Sumedang Insani, Syifa; Sukmara, Dian; Ta’abudilah, Moch. Hilman
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 4 No. 2 (2025): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/g1pb0b34

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi adanya perilaku sosial siswa ditandai dengan kurangnya empati dan kepedulian antar sesama karena sikap individualisme yang tinggi di kalangan peserta didik, kurangnya kesadaran dalam penggunaan tutur kata yang baik dan sopan saat berbicara, lalu pilih-pilih teman yang dapat mendorong terbentuknya kelompok tertutup yang sulit berbaur dengan peserta didik lain, bullying verbal dibungkus dengan candaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap kontrol diri terhadap perilaku sosial kelas 10 TKJ di SMKN 1 Sumedang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pendekatan korelasi, dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 10 TKJ di SMKN 1 Sumedang pada tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 69 orang. Jumlah populasi sama dengan jumlah sampel, maka disebut penelitian populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap kontrol diri kelas 10 TKJ di SMKN 1 Sumedang termasuk kategori sangat baik dengan persentase sebesar 87%. Perilaku sosial siswa kelas 10 TKJ di SMKN 1 Sumedang termasuk kategori sangat baik dengan persentase 84%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan pada sikap kontrol diri terhadap perilaku sosial siswa kelas 10 TKJ di SMKN 1 Sumedang, hal ini dapat dilihat dari hasil, koefisien regresi bertanda positif yaitu 0,623 dengan nilai signifikansi 0,000 lalu terkait dengan pengaruh sikap kontrol diri terhadap perilaku sosial menghasilkan konstribusi rendah sebesar 38,8% sedangkan sisanya 61,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam rangka meningkatkan perilaku sosial siswa.
Pengaruh Sikap Tabayun Terhadap Ahklak Husnudzon Pada Mata Pelajaran PAIBP Fauzi, Rizky; Sukmara, Dian; Taabudilah, Moch Hilman
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 4 No. 2 (2025): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/t2crfe55

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya sikap husnudzon di kalangan siswa yang muncul akibat kurangnya penerapan sikap tabayun dalam menilai serta memahami informasi yang diterima. Tabayun merupakan sikap berhati-hati dalam mencari kebenaran suatu berita sebelum mengambil kesimpulan, sehingga memiliki peran penting dalam membentuk akhlak husnudzon yang mencerminkan kepribadian islami peserta didik. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian integral dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP), yang bertujuan menanamkan sikap kritis, jujur, bijak, dan berprasangka baik kepada sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh sikap tabayun terhadap akhlak husnudzon siswa kelas XI TPL di SMKN 1 Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis survei, menggunakan instrumen angket yang disebarkan kepada 72 siswa melalui teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan uji-t, regresi linier sederhana, dan koefisien korelasi untuk mengukur tingkat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap tabayun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap akhlak husnudzon dengan nilai t-hitung sebesar 2,134 lebih besar dari t-tabel 1,994 dan nilai signifikansi 0,036 (p < 0,05). Koefisien regresi sebesar 0,838 dengan korelasi 0,780 menunjukkan hubungan yang kuat, sedangkan kontribusi pengaruhnya mencapai 60,8%. Dengan demikian, semakin tinggi sikap tabayun siswa maka semakin baik pula akhlak husnudzon mereka. Dalam konteks pembelajaran PAIBP, guru diharapkan mampu menanamkan nilai tabayun agar terbentuk karakter berakhlak mulia di lingkungan sekolah.
The Influence Of Parental Example On The Formation Of Moral Association Of Grade Xi Students At Man 2 Sumedang Ramadhan, Arghi Rivaldy; Sukmara, Dian; Taabudilah, Moch. Hilman
International Journal of Social Sciences Vol. 2 No. 1 (2026): IJSS: International Journal of Social Sciences
Publisher : STEBIS Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/ijss.v2i1.476

Abstract

Character development is a primary goal in education. Amidst the rapid flow of information and the development of social media, students are faced with the challenge of being able to filter information wisely. One important virtue that needs to be instilled is social etiquette, which is a concept in Islam that governs how a Muslim should interact and socialize with others, whether in the family environment, friendships, or the wider community. This character is very important in maintaining the harmony of social relationships and preventing the emergence of conflict. Therefore, to achieve this, a parental example is needed, which is the good example shown by parents in their words, actions, attitudes, and way of thinking, which is then followed by their children. This research aims to determine the Influence of Parental Role Modeling on the Formation of Social Morality in 11th-grade Students at MAN 2 Sumedang. This research uses a quantitative approach, with the research subjects being the students of class XI at MAN 2 Sumedang in the 2024/2025 academic year, with a population of 100 people. The researcher took a sample of 20%, resulting in a sample size of 20 people. The research results show that the role modeling of parents of class The relationship between parental role modeling and the formation of students' social morals shows a moderately strong positive correlation (r=0.499), with a contribution of 20.2% (r2=20.2%). The influence of parental role modeling on the formation of social morals of class XI students at MAN 2 Sumedang is proven to be significant. This research is expected to contribute to the development of literature and insights in its field.