Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Penanaman Modal Asing dalam Perekonomian: Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Raymon Pernando Pasaribu; Selpiana; Feny Amelia Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3279

Abstract

Foreign Direct Investment (FDI) plays a crucial role in driving Indonesia's economic growth, as regulated by Law Number 25 of 2007 concerning Investment. This study examines how FDI contributes to economic development, including increasing employment opportunities, transferring advanced technology, boosting foreign exchange earnings, and improving infrastructure facilities. Based on a review of various scholarly sources, it is evident that FDI has a significant positive impact on economic growth, although challenges remain, such as complex regulations and disparities in infrastructure development. The findings indicate that FDI is a key factor in promoting sustainable development and enhancing public welfare, and it is recommended to strengthen legal protection for foreign investors.
PENGARUH INFLASI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI JAWA TENGAH Ainun Saskia Nasution; Essi Laura Amanda; Raymon Pernando Pasaribu; M Yudi Fajri; Muammar Rinaldi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2138

Abstract

Sektor ketenagakerjaan merupakan salah satu indikator vital yang berperan penting dalam mengukur stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat suatu daerah. Dengan dinamika ekonomi yang terus berkembang dan tantangan global yang semakin kompleks, masalah pengangguran menjadi perhatian utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Tingkat pengangguran yang rendah menjadi indikator krusial dalam menilai kinerja perekonomian daerah, dimana keberhasilan ini tidak hanya diukur dari jumlah absolut pengangguran tetapi juga dari kemampuan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel inflasi terhadap jumlah pengangguran di Provinsi Jawa Tengah periode 2009-2024. Inflasi dipandang sebagai faktor ekonomi makro yang berpotensi mempengaruhi stabilitas pasar tenaga kerja melalui dampaknya terhadap daya beli masyarakat, investasi, dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan, sementara tingkat pengangguran mencerminkan kondisi riil pasar tenaga kerja yang harus dikelola secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman mengenai dinamika hubungan inflasi dan pengangguran dalam konteks ekonomi regional serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah Jawa Tengah dalam mengoptimalkan strategi pengendalian inflasi dan program ketenagakerjaan untuk menciptakan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan.
Dampak Digitalisasi Terhadap Kualitas Pelayanan Publik dan Barang Publik: Penelitian Jemelly Prisya Simajuntak; Raymon Pernando Pasaribu; Yesi Veronika Simarmata; Ledi Marina Purba; Diana Winata Lumban Gaol
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4161

Abstract

This study aims to examine how digitalization impacts the quality of public services and the delivery of public goods in Indonesia, while identifying the factors that facilitate and hinder them. The approach used is descriptive qualitative, using a case study within a government agency such as the Medan Population Service. Data collection involved analyzing the policy document Presidential Regulation No. 95 of 2018, impact matrix tables, and process flow diagrams, using the Miles and Huberman analytical framework, which includes data reduction, presentation, and formulation of conclusions. The results show that digitalization significantly improves efficiency: service time is reduced from several days to 30 minutes, operational costs decrease by 40 percent due to transparent e-procurement, data accuracy reaches 98 percent, and public satisfaction increases by 82 percent due to the convenience provided by the SPBE and INA Digital applications. Transparency is increased with a 60 percent reduction in problematic procurement cases through real-time audits; However, issues such as inadequate internet infrastructure (20-30 percent effectiveness in rural areas), low digital literacy among the elderly, and concerns about data security continue to hamper the accessibility of public goods such as telemedicine and targeted social assistance.