Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kontribusi Ekonomi Hijau terhadap Keberlanjutan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia: Penelitian Bonaraja Purba; Pany Iglesia M Simamora; Yesi Veronika Simarmata; Feny Amelia Sinaga; Diana Winata Lumban Gaol
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3044

Abstract

This study discusses the contribution of the green economy to the sustainability of natural resource management in Indonesia through qualitative approach based on literature studies. The green economy is seen as a development strategy that integrates economic growth, environmental protection, and social justice.The implemantation of these policies contributes to reducing greenhouse gas emissions by up 29% according to the 2030 Nationally Determined Contribution (NDC) target, increasing energy and water efficiency, and creating up to 10 million green jobs as projected by the ILO. However, the main challenges include regulatory inconsistencies between the central and regional goverments, limited green funding, and the law realizaation of renewable energy in the national energy mix. This study recommends harmonization of cross-sectoral policies, strengthening green financing schemes, and increasing public awareness of the green transition. The results of this study confirm that the green economy is a strategic invesment in realizing the vision of a golden Indonesia 2045 that is competitive, resilient, and ecologically sustainable.
Peranan Penanaman Modal Asing dalam Perekonomian: Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Raymon Pernando Pasaribu; Selpiana; Feny Amelia Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3279

Abstract

Foreign Direct Investment (FDI) plays a crucial role in driving Indonesia's economic growth, as regulated by Law Number 25 of 2007 concerning Investment. This study examines how FDI contributes to economic development, including increasing employment opportunities, transferring advanced technology, boosting foreign exchange earnings, and improving infrastructure facilities. Based on a review of various scholarly sources, it is evident that FDI has a significant positive impact on economic growth, although challenges remain, such as complex regulations and disparities in infrastructure development. The findings indicate that FDI is a key factor in promoting sustainable development and enhancing public welfare, and it is recommended to strengthen legal protection for foreign investors.
PENGARUH ANGKATAN KERJA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Zackya Hayati Lubis; Laurent Damai Yanti Silaban; Aqilah Apritia Parawanza; Feny Amelia Sinaga
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2051

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana pertumbuhan ekonomi dan partisipasi angkatan kerja berdampak pada tingkat pengangguran di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2010–2024.  Metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan regresi linier berganda.  Perangkat lunak EViews 10 digunakan untuk menganalisis data sekunder yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS).  Hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan partisipasi angkatan kerja tidak berdampak signifikan terhadap tingkat pengangguran baik secara parsial maupun bersamaan.  Hasilnya menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara belum cukup inklusif dan cenderung bergantung pada kapital, sehingga tidak mampu menciptakan lapangan kerja baru secara efektif. Selain itu, pasar kerja berada di bawah tekanan yang lebih besar karena peningkatan jumlah angkatan kerja tidak diiringi dengan perluasan kesempatan kerja yang seimbang.  Selain itu, kondisi pengangguran struktural di daerah ini diperburuk oleh ketidaksesuaian antara kemampuan angkatan kerja dan kebutuhan pasar.  Oleh karena itu, temuan penelitian ini menekankan betapa pentingnya intervensi kebijakan yang tidak hanya membantu pertumbuhan ekonomi tetapi juga meningkatkan kualitas tenaga kerja, mengembangkan sektor padat karya, dan menyesuaikan kurikulum pendidikan untuk memenuhi kebutuhan industri.  Untuk menghasilkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat regional, strategi ekonomi dan ketenagakerjaan harus diintegrasikan.
Pengaruh Eksternalitas Sampah Plastik Terhadap Kerusakan Ekosistem Pesisir di Sumatera Utara: Penelitian Ananda Sakinah; Feny Amelia Sinaga; Khairunisa br. Marpaung; Flowrensari Ginting; Adika Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4159

Abstract

Plastic pollution along the coastal areas of North Sumatra has become a serious issue that threatens the sustainability of the environment, economy, and social life of coastal communities. This study aims to understand the negative impacts caused by plastic waste on coastal ecosystems and investigate the underlying factors and resulting consequences. The research employs a qualitative approach through literature review, policy analysis, and data from relevant previous studies. The findings indicate that plastic waste has a direct impact on the degradation of mangrove ecosystems, coral reefs, and various marine species such as fish, sea turtles, and seabirds. The consequences further extend to the economic sector, reflected in declining fish catches and reduced tourist visits in coastal areas. Moreover, the inability of communities and industrial stakeholders to bear the environmental damage costs highlights a significant market failure. Although several government initiatives have been introduced, such as coastal cleanup campaigns and restrictions on single-use plastics in certain areas, their implementation remains fragmented, inconsistent, and lacks integration of external costs. This study emphasizes the need for regulatory and economic-based policies, including extended producer responsibility, stricter limitations on single-use plastics, improved waste management infrastructure, and collaboration among stakeholders to mitigate long-term environmental impacts and enhance the well-being of coastal communities.