Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Pembuatan Papan Nama dan Plang Desa Sebagai Strategi Meningkatkan Identitas Wilayah di Desa Larangan Fatmayanti, Fera; Abdurrokhim, Abdurrokhim; Hardjowikarto, Dharliana Ayu; Nuraeni, Tia; Akbar, Muhammad Miftahul; Rachma, Nabila Fathiyah; Wahyuningsih, Amelya Andini; Popi, Popi; Rohimah, Sania; Firstikara, Ghania Callysta; Mutiara, Mutiara; Saputra, Akbar Wahyudi Adi; Nugroho, Dimas Andhi; Syafi'i, Abdullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.616

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Swadaya Gunung Jati dilaksanakan di Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan identitas desa. Permasalahan yang ditemukan adalah minimnya sarana penanda desa, sehingga menyulitkan pendatang sekaligus melemahkan citra desa. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa KKN-T berinisiatif membuat plang desa dan papan nama kepala desa serta ketua RW dengan metode partisipatif yang melibatkan masyarakat dan pemerintah desa. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi observasi lapangan, perancangan desain, pemilihan bahan, pembuatan, hingga pemasangan di lokasi strategis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan plang dan papan nama mampu mempermudah akses informasi, memperkuat identitas desa, serta meningkatkan rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap lingkungannya. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi berkelanjutan. Ke depan, inovasi tambahan seperti peta desa digital dan papan informasi berbasis teknologi diharapkan dapat mendukung digitalisasi desa serta memperluas manfaat bagi masyarakat.
Effects of Accounting Information, Financial Literacy and Risk Perception on Student Investment Decisions Firstikara, Ghania Callysta; Hidayat, Firman
Interdisciplinary Social Studies Vol. 5 No. 2 (2026): Interdisciplinary Social Studies
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v5i2.1033

Abstract

This research is motivated by a paradoxical phenomenon in which only 5.46% of students from the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, participate in investment activities, far below the national average of young investors at 54.62%, despite having adequate theoretical investment knowledge. This study aims to analyze the influence of accounting information, financial literacy, and risk perception on FEB students’ investment decision-making to explain the gap between theory and practice. The novelty of this research lies in its focus on FEB students with formal economic education and the integration of accounting information, financial literacy, and risk perception within the Theory of Planned Behavior framework in a regional university context. This study employed a causal-associative quantitative approach involving 100 active students selected through purposive sampling. Primary data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that accounting information has a significant positive and dominant effect on investment decisions (? = 0.512), while risk perception also has a significant positive influence (? = 0.258). In contrast, financial literacy does not have a significant effect (? = ?0.061). Collectively, these variables explain 38.7% of the variance in students’ investment decisions. The findings indicate that the ability to analyze accounting information and manage risk perception is more decisive in investment decision-making than theoretical financial literacy. Therefore, strengthening financial statement analysis skills and integrating financial analysis and risk management practicum are recommended to increase students’ investment participation.