Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Literatur : Efektivitas Metode Tanya Jawab dalam Pembelajaran Matematika Inna Umi Fadillah; Wan Saskia Putri; Julia Agnesia Harianja; Reka Bayu; Christine Amori Damanik; Intan Novita Sari Simanullang
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v4i3.7006

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the question-and-answer method in mathematics learning. The research method employed is a literature review using a descriptive qualitative approach. Findings from several relevant studies indicate that the question-and-answer method enhances students' learning outcomes, fosters active participation, and strengthens critical thinking and communication skills. Variations in its implementation, such as multi-directional questioning, chain questioning, and experiment-based questioning, enrich classroom interaction and help students grasp abstract mathematical concepts. Furthermore, the method promotes an interactive learning environment where students are encouraged to think critically, reflect on their understanding, and actively engage with their peers. The collaborative nature of the question-and-answer technique supports the development of social skills, making it an effective tool for both cognitive and social learning. Therefore, the question-and-answer method can be considered an effective instructional strategy to improve the quality of mathematics learning, particularly in enhancing problem-solving abilities, fostering a deeper understanding of mathematical concepts, and improving student-teacher interactions.
ANALISIS MISKONSEPSI MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL PADA BUKU PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII EDISI REVISI 2017 Fery Sinabutar; Julia Agnesia Harianja; Goodwill Lumbantobing; Inna Umi Fadillah; Wan Saskia Putri; Wingston Leonard Sihombing
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33236

Abstract

This study aims to analyze misconceptions found in the material of Two-Variable Linear Equation Systems (SPLDV) in the 2017 revised edition of Mathematics textbooks for grade VIII of SMP/MTs. The method used is content analysis with a qualitative approach to identify errors in material presentation that potentially cause misconceptions among students. The results reveal errors related to facts, concepts, principles, and operations in the textbook that may affect students’ understanding of SPLDV. These findings are expected to provide input for textbook developers and teachers to improve the quality of mathematics learning
ANALISIS FAKTOR PEMICU RADIKALISME PADA REMAJA SERTA DAMPAKNYA PADA DEMOKRASI Inna Umi Fadillah; Julia Agnesia Harianja; Wan Saskia Putri; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.56

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor pemicu radikalisme pada remaja serta dampaknya terhadap demokrasi di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur, penelitian ini menelaah sumber dari jurnal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa radikalisme remaja dipicu oleh beberapa faktor utama, yaitu ideologis, psikologis (krisis identitas), sosial-budaya (diskriminasi, eksklusivitas budaya), ekonomi (ketidakadilan dan kesenjangan), serta pengaruh media digital. Fenomena ini berdampak serius pada demokrasi, antara lain terkikisnya nilai toleransi, ancaman terhadap kebebasan beragama, meningkatnya polarisasi sosial, melemahnya partisipasi politik sehat, hingga berkurangnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Penelitian ini menegaskan bahwa radikalisme remaja bukanlah masalah individu semata, melainkan persoalan kolektif yang mengancam keberlanjutan demokrasi. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara sinergis melalui peran keluarga, pendidikan, pemerintah, media, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan generasi muda.
Analisis Tingkat Pemahaman Mahasiswa mengenai Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK Inna Umi Fadillah; Julia Agnesia Harianja; Wan Saskia Putri; M. A. Jaya Damanik
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.83

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara sekaligus landasan moral memiliki peran penting dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) agar tetap selaras dengan nilai etika, kemanusiaan, dan kesejahteraan bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi modern, pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila menjadi aspek yang penting untuk memastikan penggunaan IPTEK berjalan secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman mahasiswa mengenai Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 1–5 dengan 14 pernyataan yang dianalisis melalui klasifikasi skor menjadi tiga kategori tingkat pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori tinggi sebanyak 42 orang, kategori sedang sebanyak 8 orang, dan tidak ada responden pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman mahasiswa mengenai Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK berada pada kategori baik hingga sangat baik. Hal ini mencerminkan efektivitas pendidikan Pancasila di perguruan tinggi dalam menanamkan nilai moral dan etika dalam pemanfaatan IPTEK. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan pembelajaran kontekstual dan aplikatif agar seluruh mahasiswa mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih komprehensif dalam menghadapi tantangan teknologi di era digital.