Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Keterampilan Edit Video Media Sosial Menggunakan CapCut Untuk Pemuda Desa Dalam Kaum, Sambas Fiermeiza, Naufal Aulia; Yolanda, Alvina; Luthfi, Muhammad Farisan
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i1.111

Abstract

Kemampuan mengedit video sering dianggap sulit, padahal video memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat modern, terutama di media sosial. Hal itulah yang sedang menjadi permasalahan yang dihadapi oleh Desa Dalam Kaum dimana mereka masih belum memiliki sumber daya manusia yang mampu melakukan editing video secara profesional dan berdaya saing padahal Desa mereka memiliki aspek ekonomi dan pariwisata yang berpotensi dalam memajukan Desa terebut dan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan video yang dapat mempromosikan potensi Desa Dalam kaum. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan akan keterampilan pengelolaan video, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan bersama Karang Taruna Tarigas di Desa Dalam Kaum, Kabupaten Sambas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan anggota Karang Taruna dalam mengedit video menggunakan aplikasi CapCut, agar dapat menghasilkan konten yang kreatif, profesional, serta memahami potensi monetisasi dan pengembangan ide kreatif. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung selama kurang lebih tiga jam, yang mencakup pembukaan oleh Kepala Desa, pemaparan materi dasar editing, praktik penggunaan aplikasi CapCut, penilaian hasil video peserta, serta pemberian penghargaan. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa peserta memahami dasar-dasar pengeditan video dan mampu menghasilkan konten yang meningkatkan kualitas media sosial mereka. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tambahan mengenai strategi konten kreatif dan monetisasi. Pelatihan serupa direkomendasikan di masa mendatang untuk meningkatkan keterampilan secara berkelanjutan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
Kesiapan UMKM di Kabupaten Sambas dalam Menghadapi Implementasi Coretax Susiana, Utie; Mukaromah, Lailatul; Luthfi, Muhammad Farisan; Sentiya, Novi
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Indonesian Accounting Literacy Journal (July 2025)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v5i3.6530

Abstract

The government has actively pursued reforms in the tax sector,, including introducing Coretax. Coretax system or core system of tax service administration, for registration, administration, payment and reporting into one. Coretax was issued by the government in (PMK) Number 81 of 2024 concerning Tax Provisions in the context of the Implementation of the Core System of Tax Administration (Coretax). This study aims to determine the readiness of MSMEs in Sambas Regency in facing the implementation of coretax. This study uses qualitative research methods. Data was obtained through interviews, documentation and observation. The focus of the interview questions refers to Parasuraman developing the Technology Readiness Index (TRI), namely Optimism, Discomfort, Innovativeness, and Insecurity. The results of the study show that the readiness of MSMEs in Sambas Regency in facing coretax shows a positive response to digital transformation, but still faces complex dynamics.
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DONAT MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING SEBAGAI PENENTUAN HARGA JUAL  (STUDI KASUS DOYAN DONAT DI TEPI JALAN RAYA BEKUT) Widia; Muhammad Farisan Luthfi; Novi Sentiya
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025 : Jurnal Akuntansi Dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Sains Dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/gs2k5q08

Abstract

This study aims to determine the cost of production using the full costing method, compare it with MSME calculations, and set the selling price using the cost plus pricing method. This research was conducted at MSME Doyan Donat in Sambas, which has not implemented a comprehensive cost recording system. The results showed a difference of IDR 23,943,880 between MSMEs’ conventional calculation and the full costing method. Setting the selling price using the cost plus pricing method resulted in a price of IDR 2,308 per donut, while the MSME’s version was only IDR 1,192. This discrepancy of IDR 1,116 emphasizes the importance of applying cost accounting methods in strategic decision-making. This study concludes that the full costing and cost plus pricing methods significantly contribute to helping MSMEs set rational and profitable selling prices.
Analisis Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas Tahun 2016 Indah Permata Sari; Luthfi, Muhammad Farisan; Rukmi, Murti Puspita; Noviriani, Eliza; Handayani, Ponjaya Tri; Zulfariansyah , Muhammad
Sehati Abdimas Vol 7 No 1 (2024): Prosiding Sehati Abdimas 2024
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v7i1.937

Abstract

Pemerintah Indonesia berupaya mewujudkan tata kelola yang baik (good governace) dengan melakukan peningkatan dalam transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan dana desa sesuai dengan Undang–Undang Nomor 6 tahun 2014 Pasal 72 tentang Desa, kemudian diperkuat dengan aturan teknis berdasarkan Peraturan Bupati Sambas Nomor 13 Tahun 2015 tentang pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana desa di Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas tahun 2016 dan sejauh mana pengelolaan dana desa serta mengetahui faktor-faktor pendukung pelaksanaan akuntabilitas pengelolaan dana desa di wilayah Kecamatan Pemangkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dan deskriptif. Data yang diperoleh data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaan dana desa yaitu ada delapan (8) desa di Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas tahun 2016 telah dilakukan dengan baik sesuai dengan proses prencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, dan pengawasan. Namun, secara administrasi masih ada kekurangan terutama pada format pengajuan dan akuntabilitas. Kesimpulan dari penelitian ini tahapan perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, dan pengawasan kesesuaian dengan aturan yang berlaku. Faktor yang mendukung tahapan akuntabilitas pengelolaan dana desa antara lain, sumber daya manusia, prasarana/infrastruktur, koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. Pelatihan aparatur desa, dan pemahaman regulasi.
Penggunaan Tanda Untuk Berdakwah Pada Akun Instagram Punk Muslim Naufal Aulia Fiermeiza; Luthfi, Muhammad Farisan
Sehati Abdimas Vol 7 No 1 (2024): Prosiding Sehati Abdimas 2024
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v7i1.943

Abstract

Instagram is a part of social media that is used to share photos and videos, both individually and in groups. With the existence of Instagram, this is utilized by the Muslim Punk community for preaching. Punk is one of the subcultures that exist in the world. As subcultural movements always voice their group's journey to society. As seen in the Muslim Punk community that synergizes and operates through the Instagram account @punkmuslim, with a goal that is no longer purely punk but punk that acknowledges their religious identity. (Islam). Instagram has become a platform for preaching for this community. The use of signs within this community has turned Instagram into a field for preaching, a space for discussion, and a place for creation for this Muslim punk community. We can see that punks, who are based on the principles of anti-establishment and rejection of submission, are actually active on social media and submit and adhere to the teachings of Islam. The purpose of this research is to interpret the signs used and played on the Instagram accounts of Muslim Punks. These signs are used by this community to preach to their followers who are not yet familiar with Islam. The method used by the author in this research is the visual analysis method. The elaboration of every existing visual form, which the author then relates to signs. This research uses observational studies on Instagram accounts. The results of this research are descriptions and interpretations of the signs used and played by the Muslim punk community for preaching.