Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertanian Regeneratif di Lahan Kering Madura: Implementasi, Dampak, dan Potensi Replikasi Masruroh, Ulil; Kriswahyudi, Yoga; Setiadi , Achmad
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i10.443

Abstract

Pertanian regeneratif semakin mendapat perhatian sebagai pendekatan alternatif untuk mengatasi degradasi lahan, perubahan iklim dan rendahnya produktivitas pertanian di wilayah marginal. Madura, khususnya Desa Bandangdaja, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, menghadapi tantangan serius berupa keterbatasan curah hujan, minimnya sumber daya air, serta ketergantungan masyarakat pada pasokan sayur dan buah dari luar daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip-prinsip pertanian regeneratif melalui program Eco-Edufarming yang dikembangkan oleh PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) dan menganalisis dampak sosial, ekonomi dan ekologisnya, serta potensi replikasi model di wilayah lahan kering lain. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, FGD dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima prinsip regenerative, diantaranya penutup tanah, pengolahan tanah minimum, diversifikasi tanaman, integrasi ternak dan penguatan biologi tanah yang dapat diadaptasi secara kontekstual dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Dampak yang dihasilkan meliputi peningkatan kapasitas petani, terbentuknya kelompok belajar, penurunan biaya produksi hingga 68%, tambahan pendapatan dari diversifikasi tanaman, serta perbaikan struktur dan kesuburan tanah. Program ini juga memperkuat ketahanan pangan lokal dengan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Jawa. Potensi replikasi terbuka luas, ditunjukkan dengan keterlibatan Kelompok Tani Bumi Sentosa Sejahtera sebagai fasilitator lokal dan dukungan pemerintah desa. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pertanian regeneratif di lahan kering dan memberikan rekomendasi untuk memperluas model serupa dengan dukungan fasilitator, kebijakan lokal, dan monitoring jangka panjang.
Diversifikasi Produk Olahan Berbahan Dasar Garam dalam Program Pemberdayaan Masyarakat PHE WMO Masruroh, Ulil; Kriswahyudi, Yoga
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 2 No 03 (2024): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v2i03.254

Abstract

Diversifikasi Produk Olahan Garam merupakan inovasi yang dikembangkan oleh PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) sebagai upaya meningkatkan nilai tambah kelompok dalam pengembangan program Salt Centre Terintegrasi yang ada di Desa Banyusangka. Kegiatan ini meliputi pelatihan dan pendampingan intensif bagi kelompok Wanita dalam berbagai aspek, yakni produksi, pengolahan hingga pemasaran produk garam. Hasilnya, kelompok wanita berhasil mengembangkan sembilan produk olahan garam, baik pangan maupun non-pangan. Implementasi program yang berlangsung selama empat bulan menunjukkan adanya keberhasilan penerapan keterampilan anggota kelompok yang berdampak pada peningkatkan pendapatan kelompok wanita. Keberhasilan ini didukung oleh kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, LPPM UTM dan berbagai stakeholder lainnya. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal tetapi juga memperkuat peran aktif perempuan dalam perekonomian dan memberikan dampak sosial yang positif di Desa Banyusangka.