Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pemanfaatan Daun Kelor Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Langgomali Kecamatan Wolo, Kolaka, Sulawesi Tenggara Syahrul, Syahrul; Nurhaedir, Muh.; Muh. Raizil Pasaldi; Despiani, Despiani; Pandin, Enjois Rongre Pandin; Winda, Winda; Purnamasari, Purnamasari; Syifa, Andi; Suitri, Putu; Tika, Tika; Ikra, Ikra
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1681

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai superfood yang kaya akan nutrisi, termasuk protein, vitamin, dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi daun kelor sebagai bahan dasar puding dalam upaya pencegahan stunting pada anak. Stunting, kondisi kekurangan gizi kronis, dapat berdampak negatif pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Dengan mengolah daun kelor menjadi puding, diharapkan dapat meningkatkan asupan nutrisi yang diperlukan. Metode yang digunakan meliputi pengolahan daun kelor menjadi ekstrak, yang kemudian dicampurkan dengan bahan puding lainnya. Hasil uji coba menunjukkan bahwa puding daun kelor memiliki rasa yang enak, tekstur yang menyenangkan, dan kandungan nutrisi yang tinggi. Konsumsi puding ini dapat menjadi alternatif makanan sehat yang mudah diakses dan disukai anak, sehingga berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting. Penelitian ini menyarankan pengembangan lebih lanjut dalam pengolahan dan penyebaran puding daun kelor sebagai bagian dari program gizi seimbang di masyarakat.
Community-Based Development, Program Perbaikan Gizi Balita di Desa Peoho Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka Suitri, Putu; Mallapiseng, Arafat; Said, Achmad Lamo
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pelaksanaan program peningkatan gizi balita di Posyandu Desa Peoho dengan menggunakan pendekatan Community Based Development (CBD). Kualitas pelayanan publik dalam program gizi merupakan faktor penting yang mempengaruhi kepuasan masyarakat dan keberhasilan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Berdasarkan penelitian yang bertujuan untuk memahami "Perspektif Teori Community Based Development (CBD) pada Program Perbaikan Gizi Balita di Posyandu Desa Peoho," program ini berhasil menerapkan tujuh indikator utama CBD. Pertama, partisipasi masyarakat tercermin dari keterlibatan aktif orang tua balita dan kader posyandu, menciptakan rasa kepemilikan. Kedua, pemberdayaan terlihat dari peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi melalui penyuluhan. Ketiga, keberlanjutan di dukung oleh komitmen masyarakat serta dukungan dari pemerintah desa dan Puskesmas meskipun ada tantangan pendanaan. Keempat, kemandirian masyarakat mulai terwujud dengan inisiatif pemanfaatan bahan pangan lokal. Kelima, keadilan sosial diwujudkan dengan pemerataan akses PMT bagi balita, namun terdapat tantangan distribusi bagi yang tidak hadir. Keenam, kepercayaan antara masyarakat dan kader posyandu mendorong partisipasi yang lebih aktif. Terakhir, jaringan sosial yang kuat antara berbagai pihak meningkatkan efektivitas program. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam menerapkan prinsip-prinsip CBD, meskipun masih perlu perhatian dalam hal keberlanjutan dan kemandirian.