Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Kelompok Bimbingan Haji dalam Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam Multikultural di Masyarakat Firdaus, Slamet; Bachroni, Bachroni; Disuma, Anggara
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan proses bimbingan manasik haji yang dilaksanakan oleh Kelompok Bimbingan Haji Wadi Fatimah, yang berdomisili di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara yang mendalam. Narasumber meliputi calon jamaah haji sebagai peserta didik, pembimbing manasik sebagai guru, dan pengurus yayasan sebagai pengelola lembaga.  Temuan dari peneliti menunjukan bahwa proses bimbingan manasik merupakan proses pendidikan yang wajaib diikututi oleh semua calon jamaah haji yang hendak berangkat ibadah Haji ke tanah suci. Bimbingan manasik haji adalah gambaran dari proses pendidikan Islam multikutural yang  diselenggarakan oleh masyarakat secara mandiri. Ciri dari pendidikan Islam multikultural berbasis kemasyarakan dapat dijelaskan dengan menganut prinsip-prinsip sebagai berikut: mengajarkan sifat egaliter antar sesama; Menajemen pengelolaan lembaga yang terintegrasi dengan fasilitas pendukung pembelajaran; Kurikulum holistik yang memadukan iman, akal, budi, dan teknologi; tidak antipati terhadap perbedaan di masyarakat.
Digital Islamic Economy Based on Maslahah Mursalah: Implications for Law, Regulation, and the Sustainability of the Halal Industry Ghozali, Mohamad; Wartoyo, Wartoyo; Noor, Iqbal; Disuma, Anggara; Joni
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 10 No. 1 (2026): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v10i1.6777

Abstract

This study develops a Maslahah Mursalah-based conceptual framework to strengthen Sharia-compliant digital governance and halal industry sustainability. Using a qualitative normative-juridical and comparative approach, the research examines how Islamic legal principles operate within the digital regulatory systems of Indonesia, Malaysia, and the United Arab Emirates (UAE). The findings reveal that Maslahah Mursalah functions not merely as a supplementary legal argument but as a regulatory philosophy that bridges classical jurisprudence and modern digital governance. Indonesia represents a hybrid dual-authority model, Malaysia demonstrates centralized institutional integration, and the UAE applies a policy-driven innovation approach. Synthesizing these findings, the study formulates a three-dimensional model—normative (legal legitimacy), institutional (governance coordination), and practical (sustainability implementation)—that promotes coherence between Sharia ethics, regulation, and technological advancement. The research contributes to Islamic legal scholarship by repositioning Maslahah Mursalah as a proactive tool for adaptive digital regulation and provides policy recommendations for harmonizing transnational Sharia digital governance frameworks. The study concludes that embedding Maslahah-based ethics within digital transformation is vital for achieving inclusive, transparent, and sustainable halal economic systems.