Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bentuk Dan Fungsi Tindak Tutur Ekspresif Netizen Terhadap Postingan Kekalahan Timnas Indonesia Di Instagram @Timnasindonesia Sri Ayu Devi, Ni Nyoman; Fayzatira, Nala; Andrian Putra, Thoriq; Asyhar, Mohammad; Ade Riyanto, Andra
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1547

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif netizen pada komentar unggahan hasil pertandingan Indonesia melawan Australia di akun Instagram resmi @timnasindonesia. Kekalahan telak 1–5 yang terjadi setelah pergantian pelatih secara mendadak menjadi pemicu munculnya komentar emosional dari warganet. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis tindak tutur ekspresif dan fungsi pragmatik yang muncul dalam komentar-komentar tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak bebas cakap, teknik lanjutan rekam, dan catat. Sampel data diambil secara purposive dari 100 komentar netizen yang mengandung ekspresi psikologis seperti pujian, sindiran, kemarahan, kritik, atau ucapan terima kasih. Analisis menggunakan teori tindak tutur ekspresif dari Searle dan fungsi ilokusi menurut Leech. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk utama tindak tutur ekspresif, yaitu mengejek (38 data), memuji (33), menyalahkan (30), menghina (29), dan berterima kasih (3). Bentuk mengejek menjadi yang paling dominan dengan ciri sarkastik atau ironis yang diarahkan pada PSSI dan pelatih. Fungsi pragmatik yang paling menonjol adalah conflictive, terutama pada ujaran yang menyampaikan kritik, kemarahan, dan hinaan. Sementara itu, fungsi convivial muncul dalam tuturan yang menyemangati dan menunjukkan empati. Temuan ini memperlihatkan bahwa komentar warganet tidak hanya menyampaikan emosi pribadi, tetapi juga membentuk wacana publik tentang nasionalisme, kepercayaan pada otoritas, dan peran media sosial sebagai kanal kritik kolektif.
Perjuangan Kesetaraan Gender dalam Novel Kartini Karya Abidah ElKhalieqy: Tinjauan Wacana Kritis Devi, Ni Nyoman Sri Ayu; Fayzatira, Nala; Andini, Zuriati; Fateha, Agil Syuha; Aliurridha, Aliurridha
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4276

Abstract

Penelitian ini menganalisis perjuangan kesetaraan gender dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Sara Mills. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkap bagaimana tokoh Kartini bereaksi sebagai subjek dan objek terhadap wacana dominan adat, budaya, dan pendidikan yang hegemonik, serta bagaimana bahasa berfungsi sebagai alat ideologis dalam perlawanan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan fokus pada analisis teks naratif dan dialog dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kartini melakukan transisi diskursif dari objek pasif menjadi subjek yang berdaulat lewat ekspresi linguistik berupa metafora dan ironi dalam ranah adat/budaya, serta pernyataan lugas dalam ranah pendidikan. Studi ini menyimpulkan bahwa sastra merupakan arena pertarungan wacana dan memberikan kontribusi signifikan bagi kajian sastra feminis dan analisis wacana di Indonesia.