Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Tradisi Boho Oi Mbaru) Sebagai Sumber Belajar IPS Istiqamah, Nurul; Zulfiana Abubakar; Fadilah Try Mursyid; Devia Sugmawati
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v5i2.1122

Abstract

Dalam Proses Boho Oi Mbaru merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan masyarakat bima sebelum melakukan akad nikah terutama bagi calon perempuan dan laki-laki tidak perlu. Dalam prosesi mandi calon pengantin melakukan ditempat tertutup dan hanya menggunakan sarung. Yang memulai boho oi mbaru adalah ibu pengantin dan biasanya sebelum menyiram biasanya ibu pengantin membaca sholawat nabi sebanyak 3x, lau menyiram air dari kepala sampai ujung kaki 3x, setelah itu calon pengantin mandi sendiri sampai air habis. Tradisi ini dinyatakan layak untuk dijadikan sumber belajar IPS karna didalamnya terdapat nilai nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Dengan kata lain, dengan adanya tradisi Boho Oi Mbaru dapat mengatasi masalah tentang pergeseran budaya atau hilangnya budaya terutama kebudayaan bima pada peserta didik. Maka dari penelitian ini bertujuan : 1) Mendeskripsikan sejarah, makna dan bentuk kearifan lokal tradisi bobo oi mbaru. 2) Mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal tradisi boho oi mbaru sebagai sumber belajar IPS. Metode yang digunakan yaitu berupa metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus atau studi lapangan.”
Rekonstruksi Penyelesaian Sengketa Tanah Keluarga dalam Perspektif Hukum Agraria dan Hukum Islam Titi Sulastry S; Helda Yusdiana L; Zulfiana Abubakar; Nurjannah Nurjannah; Hendra B; Nurradiyah Sarip
JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner) Vol 9 No 1 (2025): JPPI Volume 9 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Darud Da'wah Wal-Irsyad A.G.H. Abdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jppi.v9i1.265

Abstract

Inherited land disputes are a common legal issue within families due to the high economic, social, and emotional value of land. Conflicts typically arise when land inherited from parents has not been clearly divided, ownership documents are incomplete, one heir unilaterally controls the land, or there are differences in understanding between state law, customary law, and Islamic law. This article aims to analyze the resolution of inherited land disputes through the perspectives of agrarian law and Islamic law. This research uses a normative juridical method with a statutory, conceptual, and simple case study approach. The primary legal materials used include the Basic Agrarian Law, the Government Regulation on Land Registration, the Compilation of Islamic Law, the Religious Courts Law, and court mediation regulations. The study results indicate that the resolution of inherited land disputes should prioritize deliberation and mediation because these two mechanisms are more effective in maintaining family relationships. However, if reconciliation cannot be achieved, court proceedings are still necessary to provide legal certainty regarding the status of heirs, land objects, and the distribution of rights. From an Islamic legal perspective, the resolution of inheritance disputes must be based on justice, honesty, transparency, and the prohibition of unjustly seizing the rights of other heirs