Wardah, Nabila Ika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Respon Pertumbuhan Tanaman Edamame terhadap Aplikasi Biofertilizer Berbasis Asam Amino Ikan Lemuru dan PGPR Akar Edamame Maulana, Ade Jutawan Yusuf; Fakuroji, Muh Muchlis; Angga, Septa Dwi; Wardah, Nabila Ika; Ulfa, Widya; Jumiatun, Jumiatun
Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/tabela.v2i2.567

Abstract

Edamame merupakan komoditas yang dapat tumbuh didaerah beriklim tropis seperti Indonesia. Produksi edamame di Indonesia bisa dikatakan masih rendah dan permintaan pasar domestik ataupun pasar luar negeri belum bisa terpenuhi. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan produksi edamame. Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi edamame adalah dengan pemanfaatan PGPR akar edamame dan asam amino ikan lemuru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara perlakuan PGPR akar edamame dan asam amino ikan lemuru dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi edamame. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Politeknik Negeri Jember yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan faktor pertama adalah konsentrasi PGPR terdiri dari 2 taraf (0 ml/l sebagai kontrol dan 150 ml/l). Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi asam amino ikan lemuru yang terdiri dari 5 taraf (0 ml/l sebagai kontrol, 5 ml/l, 10 ml/l, 15 ml/l, dan 20 ml/l). Analisa data yang digunakan analisis ANOVA, apabila terdapat beda nyata diuji lanjut menggunakan uji DMRT taraf 5% dan 1%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa perlakuan PGPR akar edamame dan asam amino ikan lemuru secara faktor tunggal dan interaksi memberikan respon berbeda tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian asam amino ikan lemuru 15 ml/l dan tanpa pemberian PGPR akar edamame berbeda tidak nyata akan tetapi memiliki potensial untuk meningkatkan tinggi tanaman pada umur 14 HST, sedangkan pemberian asam amino ikan lemuru 20 ml/l dan 150 ml/l PGPR akar edamame berbeda tidak nyata akan tetapi memiliki kecenderungan untuk meningkatkan tinggi tanaman pada umur 28 HST. Pemberian asam amino ikan lemuru 10 ml/l dan tanpa PGPR akar edamame memiliki kecenderungan meningkatkan jumlah daun pada umur 14 HST dan 28 HST. Kajian mengenai pengunaan asam amino dan PGPR memiliki potensial untuk ditinjau di pengamatan generatifnya.
OPTIMASI PENGGUNAAN ASAM AMINO IKAN LEMURU DAN PGPR AKAR EDAMAME TERHADAP KUALITAS HASIL PADA TANAMAN EDAMAME Wardah, Nabila Ika; Wardana, Rudi; Mukhlisin, Ilham; Jumiatun, Jumiatun
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 13 No. 6 (2026): February: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v13i6.6884

Abstract

Edamame is an agricultural commodity with high economic value and potential for development. The pod filling stage plays an important role in determining the success of pod production with premium quality standards. This study was conducted from April to August 2024 on the grounds of the Jember State Polytechnic. The objective of this study was to examine the effect of amino acid application and Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) on edamame production and quality. This study used a Factorial Randomised Block Design (RAKF) with two treatment factors. The first factor was the concentration of amino acids derived from lemuru fish, consisting of five levels: 0 ml/L (control), 5 ml/L, 10 ml/L, 15 ml/L, and 20 ml/L. The second factor was the concentration of PGPR, consisting of two levels: 0 ml/L (as a control) and 150 ml/L. The results of the study data showed that the amino acid treatment produced significantly different results in terms of total pods, pods with two seeds, and the percentage of pods with seeds. Meanwhile, the PGPR treatment had a significantly different effect on the observed variables of total pods and filled pods. The amino acid treatment at a concentration of 15 ml/L was able to increase the number of filled pods and the percentage of filled pods. Meanwhile, the PGPR treatment at a concentration of 150 ml/L was able to increase the percentage of filled pods.