Melinsi, Ami Kurnia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengubah Insecure Menjadi Bersyukur Melinsi, Ami Kurnia; Lestari, Lidia; Dzikra, Olyvia Chairunnisa; Hadikusuma, Revandi
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2446

Abstract

Insecure dapat diartikan sebagai rasa tidak aman atau rasa takut akan terjadinya sesuatu yang di mana hal ini dipicu dengan rasa ketidakpuasan bahkan tidak yakin akan sebuah kapasitas yang terdapat pada diri sendiri. Maka dari itu hal ini akan menjadi sebuah problematika pada diri seseorang, yang di mana akan mengganggu kehidupan seseorang. Beberapa tahun belakangan ini, banyak fenomena Insecure yang muncul pada beberapa individu, tidak terkecuali anak remaja maupun orang dewasa, sehingga seseorang lebih suka berpikir negatif terhadap dirinya sendiri dan menyebabkan dirinya kehilangan rasa percaya diri karena ada sesuatu yang membuat dirinya terancam dan Insecure. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan terhadap individu yang memiliki tingkat insecurity yang tinggi, agar seseorang dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat seseorang yang Insecure menjadi lebih bersyukur. Fokus utama dari penelitian ini terdiri dari faktor Insecure, dampak Insecure, dan cara mengatasi Insecure agar lebih bersyukur.
Kecerdasan Emosional Perempuan: Pemahaman, Pengelolaan, dan Ekspresi Emosi Sebagai Kunci Keseimbangan Diri dan Relasi Sosial Nurselly; Sejati, Sugeng; Siska, Betry Afrin; Melinsi, Ami Kurnia; Yulandari, Riska
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam membentuk keseimbangan diri dan keharmonisan relasi sosial, terutama bagi perempuan yang memiliki tingkat kepekaan emosional tinggi serta memegang banyak peran dalam kehidupan sosial dan keluarga. Fenomena ini menunjukkan bahwa kemampuan perempuan dalam memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi tidak hanya berkaitan dengan aspek psikologis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, budaya, dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran kecerdasan emosional perempuan dalam menjaga stabilitas psikologis dan membangun relasi sosial yang sehat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan interpretative. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki keseimbangan diri yang lebih stabil, mampu beradaptasi terhadap tekanan sosial, serta menunjukkan empati dan kepekaan sosial yang mendukung keharmonisan lingkungan. Selain itu, spiritualitas berperan penting sebagai dasar pengelolaan emosi yang bijak, menjadikan perempuan tidak hanya cerdas secara emosional, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Artikel ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional perempuan merupakan kunci dalam menciptakan keseimbangan batin, relasi sosial yang harmonis, serta kontribusi positif terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial masyarakat.