Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi masalah nutrisi berbagai jenis tanaman di Desa Palajau Kabupaten Jeneponto Inaya, Nur; Armita, Devi; Hafsan, Hafsan
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.229 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i3.26114

Abstract

Nutrisi tanaman adalah unsur kimia penting yang dibutuhkan oleh tanaman dan secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam metabolisme serta aktivitas fisiologis dalam tubuh tanaman. Berdasarkan tingkat kebutuhan tanaman, nutrisi dibedakan menjadi 3 yaitu nutrisi dasar, nutrisi makro yaitu Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg) dan Belerang (S) serta nutrisi mikro yaitu Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi gejala defisiensi dan toksisitas nutrisi yang dialami oleh tanaman di Desa Palajau Kabupaten Jeneponto. Identifikasi gejala dilakukan secara visual (pengamatan langsung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis tanaman yang mengalami masalah nutrisi yaitu tanaman kacang hijau menunjukkan gejala defisiensi unsur Fe dan toksisitas unsur Zn, jagung menunjukkan gejala defisiensi unsur K, kelapa menunjukkan gejala defisiensi unsur Mg dan K, jeruk menunjukkan gejala defisiensi unsur N, S, dan Ca, mangga menunjukkan gejala defisiensi unsur K dan gangguan unsur B, serta tanaman srikaya yang menunjukkan gejala defisiensi unsur K. Pengamatan visual merupakan langkah awal untuk mengetahui masalah nutrisi pada tanaman, sehingga perlu dilakukan analisis laboratorium berupa analisis tanah (soil testing) dan analisis jaringan tanaman untuk mendukung data yang diperoleh di lapangan.Kata Kunci: idefisiensi, identifikasi visual, nutrisi tanaman, toksisitas
Identifikasi morfologi penyakit tanaman cabai (Capsicum sp.) yang disebabkan oleh patogen dan serangan hama lingkup kampus UIN Alauddin Makassar Inaya, Nur; Meriem, Selis; Masriany, Masriany
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.899 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.27092

Abstract

Cabai merupakan salah satu tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena mempunyai nilai pemasaran yang tinggi dari segi konsumsi dan ekonomi. Di Indonesia, cabai menjadi salah satu komoditi sayuran yang banyak dibutuhkan masyarakat, dan setiap hari kebutuhan masyarakat akan cabai terus mengalami peningkatan. Akan tetapi, produksi cabai di Indonesia masih belum dapat memenuhi kebutuhan cabai nasional. Salah satu penyebab menurunnya produksi cabai di Indonesia adalah adanya gangguan penyakit dan serangan hama yang menyerang tanaman saat penyemaian sampai panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakter morfologi penyakit pada tanaman cabai (Capsicum sp.) lingkup kampus UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2021 – 06 Januari 2022 dengan menggunakan metode deskriptif (descriptive research) yaitu mengamati secara langsung bentuk morfologi penyakit pada tanaman cabai yang disebabkan oleh patogen dan serangan hama. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan studi hasil penelitian. Adapun jenis penyakit yang diduga menyerang tanaman cabai yaitu bercak daun Cercospora, busuk buah antraknosa dan serangan hama Thrips.
FAKTOR – FAKTOR PENGHAMBAT IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEKERJA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI PT. TASMA PUJA KAMPAR Inaya, Nur; Luthfi, Amir; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i2.1053

Abstract

Implementasi K3 sangat penting untuk melindungi pekerja dari risiko dan bahaya yang mungkin muncul dari peralatan kerja atau lingkungan kerja. Tingkat persepsi, pengawasan dan pelatihan tentang K3 memiliki peranan dalam implementasi K3. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetauhi faktor-faktor penghambat implementasi K3 pada pekerja perkebunan kelapa sawit di PT. Tasma Puja Kampar. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 192 responden dan 130 dijadikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatakan bahwa adanya hubungan faktor persepsi bahaya dengan nilai p value 0,000, pengawasan K3 dengan nilai p value 0,001, dan pelatihan K3 dengan nilai p value 0,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi bahaya, pengawasan K3, pelatihan K3 dengan implementasi K3 pada pekerja perkebunan kelapa sawit di PT. Tasma Puja Kampar Tahun 2024. Diharapkan kepada PT. Tasma Puja untuk meningkatkan pengawasan dan pelatihan tentang K3 bagi pekerja Perkebunan kelapa sawit, sehingga pekerja memperoleh pengetahuan lebih supaya dapat berperilaku aman dan patuh dalam penggunaan APD sehingga mencegah terjadinya kecelakaan kerja.