Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESELAMATAN KERJA PADA BONGKAR MUAT KAPAL MINI PURSE SEINE 10 GT DI PELABUHAN PERIKANAN LEMPASING Nurbaiti, Lilis; Iskandar, Budhi Hascaryo; Solihin, Iin
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3036.043 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.33-43

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Lampung. Salah satu kapal yang paling banyak dioperasikan di Pelabuhan Lempasing yaitu mini purse seine. Terdapat berbagai aktivitas di Pelabuhan Lempasing, yaitu pendaratan (bongkar muat) dan pemasaran ikan. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Perikanan Lempasing merupakan aktivitas utama setelah kapal berlabuh di dermaga. Kecelakaan yang terjadi pada aktivitas bongkar muat dapat menyebabkan kerugian berupa terhambatnya kegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kegiatan dan potensi bahaya aktivitas bongkar muat kapal mini purse seine, menganalisis tingkat kecelakaan dan peluang risiko yang mungkin dapat terjadi, memberikan rekomendasi/alternatif solusi, serta menentukan tindak pengendalian kecelakaan kerja. Metode survei deskriptif HTA (Hierachy Task Analysis) digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 47 risiko kecelakaan pada aktivitas bongkar muat, kegiatan berisiko ringan 36 (77%), menengah terdapat 5 (11%) kegiatan, 2 (4%) kegiatan berisiko berat, dan 4 (9%) kegiatan berisiko fatal. Risiko kecelakaan kerja terbesar terjadi pada kegiatan bongkar, hal ini disebabkan karena individu yang terlibat cukup banyak (sekitar 20 orang) dan aktivitas yang dilakukan cukup berat.
Pelatihan Pembuatan Pakan Fungsional Ikan Laut Berbasis Limbah Perikanan Dan Bahan Nabati Lokal Bagi Kelompok Usaha Bersama Bina Teluk Bahari rakhmawati, rakhmawati; mujahid, muhammad; nurbaiti, lilis; alhafizoh, fatimah; fatoni, khoerul; kamilatul fauziah, wahyu; melidawati, melidawati; Tammi Putri, Ryana; Marlina, Eulis
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i2.4486

Abstract

Kelompok Bina Teluk Bahari merupakan kelompok usaha masyarakat pesisir yang berada Kota Tanjung Karang, Bandar Lampung. Anggota kelompok ini sebagian besar adalah keluarga nelayan dengan penghasilan yang bergantung pada hasil tangkapan harian dan aktivitas ekonomi pesisir berskala kecil, seperti pengolahan hasil laut dan budi daya ikan dalam skala terbatas. Salah satu binaan dari KUB Bina Teluk Bahari ini adalah wanita kelompok nelayan. Masyarakat nelayan di masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan sosial, seperti ketergantungan pada musim tangkap, rendahnya akses terhadap teknologi pasca panen, serta belum optimalnya pengelolaan limbah perikanan. Salah satu potensi yang belum banyak dimanfaatkan adalah limbah perikanan hasil tangkapan seperti kepala ikan, tulang, dan jeroan, yang umumnya dibuang begitu saja. Padahal, limbah tersebut memiliki kandungan nutrisi tinggi yang berpotensi diolah menjadi bahan baku pakan ikan fungsional. Metode pengabdian yang dilakukan adalah survey, penyuluhan dan pelatihan pembuatan pakan ikan laut fungsional yang tidak hanya ekonomis tetapi juga meningkatkan imunitas dan pertumbuhan ikan laut. Setelahnya, evaluasi dilakukan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita nelayan agar mampu mengolah bahan lokal menjadi pakan ikan bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan kemampuan dan ketrampilan mitra dalam pembuatan pakan fungsional dengan teknologi pengolahan limbah perikanan menggunakan oven dengan suhu optimal dan hidrolisis enzim selulose atau penambahan probiotik pada bahan nabati lokal. Produk pakan fungsional ikan laut berbasis limbah perikanan dan bahan nabati lokal telah dihasilkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan berperan dalam menguatkan ketahanan pangan nasional dan perekonomian pesisir.