Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Citra Termal dalam Pertanian Presisi untuk Deteksi Dini Masalah Kesehatan Bibit Kelapa Sawit Melidawati, Melidawati; Sofi’i, Imam; Fauziah, Wahyu K
JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Budidaya Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbdp.2023.19.2.106

Abstract

The palm oil industry plays a pivotal role in various sectors, including food and bioenergy. The success of oil palm cultivation relies heavily on the health of the plant's seedlings. Early detection of diseases and stress is crucial to prevent a decline in crop yields and financial losses. Infrared Thermography technology has been widely employed across various fields for non-destructive monitoring, including agriculture. This research focuses on optimizing the use of thermal imaging in precision agriculture to early detect health issues in oil palm seedlings. Thermal imaging enables the precise measurement of plant surface temperatures, facilitating the identification of plant health issues without the need for further visual intervention. This study has the potential to transform approaches to proactively monitoring and managing the health of oil palm plants. Infrared thermography technology is utilized to observe temperature distribution patterns in oil palm seedlings. The objective is to explore the correlation between thermal characteristics and potential health issues or symptoms in these seedlings. Samples used in the research involve Tenera variety oil palm seedlings aged between 5-9 months, a critical growth phase. The study employs the UNI-T UTi120 Mobile thermal camera capable of measuring temperatures ranging from -20°C to 400°C. Subsequently, thermal image processing is conducted to identify thermal characteristics that could serve as indicators of health issues in oil palm seedlings. Statistical analysis is then performed to test significant differences in thermal characteristics between healthy and unhealthy plant samples. The analysis results reveal significant temperature variations between healthy and unhealthy portions of the plant seedlings, with a significance value of 0,025. These findings can serve as a basis for identifying temperature changes as potential early indicators of health issues in oil palm seedlings. This provides a foundation for developing more effective precision agriculture approaches within the palm oil industry.
Optimasi Deteksi Dini Masalah Kesehatan Bibit Kelapa Sawit dengan JST MLP Berbasis Citra Termal Fauziah, Wahyu K; Sofi’i, Imam; Melidawati, Melidawati
JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Budidaya Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbdp.2023.19.2.111

Abstract

Palm oil has an important role in the palm oil industry, but health problems in the seeds threaten production results. This research advocates an innovative approach by combining thermal imaging technology and artificial intelligence, especially Multilayer Perceptron Artificial Neural Networks (MLP ANN), for early detection of health problems in oil palm seedlings. The use of thermal cameras makes it easier to measure the temperature of plants and the surrounding environment. Thermal image analysis helps in evaluating thermal characteristics, especially plant temperature, which may be associated with health problems. Temperature data is classified into normal plants and plants affected by health problems, using statistical analysis to strengthen the relationship. A predictive model using MLP ANN was formulated to correlate thermal characteristics with the health condition of oil palm seedlings. The research results show that this model has high validity, with R2 of 0.933 for calibration and 0.930 for validation. In essence, this method accurately predicts the health condition of oil palm seedlings based on thermal images. This approach has the potential to provide early detection of plant health problems quickly, accurately, and efficiently. Through the application of this method, it is hoped that it can reduce losses due to health problems in oil palm seedlings, thereby making a major contribution to increasing productivity and welfare in the palm oil industry.
Rancang Bangun Mesin Penyebar Fruit Leather Aplikatif sebagai Dukungan Teknis Hilirisasi Pisang di Lampung Fauziah, Wahyu Kamilatul; Melidawati, Melidawati; Gustian, Hendri; Marni, Husniati; Karfiandi, M. Yusfiar; Ferdiana, Dwi
Agroteknika Vol 8 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i4.622

Abstract

Pisang merupakan komoditas hortikultura unggulan di Lampung dengan produksi tinggi. Penanganan pascapanen masih terbatas, menyebabkan kehilangan hasil 20-30%. Diversifikasi menjadi fruit leather dapat meningkatkan nilai tambah. Produk ini belum diproduksi secara lokal, meskipun permintaan pasar global terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan menguji kinerja mesin penyebar fruit leather yang aplikatif untuk mendukung hilirisasi pisang secara berkelanjutan. Metode menggunakan pendekatan rekayasa. Tahapan meliputi perancangan CAD, pembuatan purwarupa, dan pengujian kinerja. Mesin terdiri dari rangka, sistem transmisi, dan mekanisme penyebar puree buah. Parameter uji mencakup kapasitas produksi, keseragaman ketebalan, dan laju penyebaran puree buah. Hasil menunjukkan kapasitas produksi 41 lembar/jam, hampir dua kali lipat dibanding dengan manual (21 lembar/jam). Keseragaman ketebalan meningkat (koefisien variasi 5.5% vs 17.1%) dan laju penyebaran puree buah rata-rata 258 cm2/menit. Mesin ini berpotensi meningkatkan efisiensi proses produksi fruit leather dan memberikan dukungan teknis awal bagi pengembangan produk olahan pisang pada skala UMKM sebagai bagian dari upaya hilirisasi pisang.
Pelatihan Pembuatan Pakan Fungsional Ikan Laut Berbasis Limbah Perikanan Dan Bahan Nabati Lokal Bagi Kelompok Usaha Bersama Bina Teluk Bahari rakhmawati, rakhmawati; mujahid, muhammad; nurbaiti, lilis; alhafizoh, fatimah; fatoni, khoerul; kamilatul fauziah, wahyu; melidawati, melidawati; Tammi Putri, Ryana; Marlina, Eulis
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i2.4486

Abstract

Kelompok Bina Teluk Bahari merupakan kelompok usaha masyarakat pesisir yang berada Kota Tanjung Karang, Bandar Lampung. Anggota kelompok ini sebagian besar adalah keluarga nelayan dengan penghasilan yang bergantung pada hasil tangkapan harian dan aktivitas ekonomi pesisir berskala kecil, seperti pengolahan hasil laut dan budi daya ikan dalam skala terbatas. Salah satu binaan dari KUB Bina Teluk Bahari ini adalah wanita kelompok nelayan. Masyarakat nelayan di masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan sosial, seperti ketergantungan pada musim tangkap, rendahnya akses terhadap teknologi pasca panen, serta belum optimalnya pengelolaan limbah perikanan. Salah satu potensi yang belum banyak dimanfaatkan adalah limbah perikanan hasil tangkapan seperti kepala ikan, tulang, dan jeroan, yang umumnya dibuang begitu saja. Padahal, limbah tersebut memiliki kandungan nutrisi tinggi yang berpotensi diolah menjadi bahan baku pakan ikan fungsional. Metode pengabdian yang dilakukan adalah survey, penyuluhan dan pelatihan pembuatan pakan ikan laut fungsional yang tidak hanya ekonomis tetapi juga meningkatkan imunitas dan pertumbuhan ikan laut. Setelahnya, evaluasi dilakukan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita nelayan agar mampu mengolah bahan lokal menjadi pakan ikan bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan kemampuan dan ketrampilan mitra dalam pembuatan pakan fungsional dengan teknologi pengolahan limbah perikanan menggunakan oven dengan suhu optimal dan hidrolisis enzim selulose atau penambahan probiotik pada bahan nabati lokal. Produk pakan fungsional ikan laut berbasis limbah perikanan dan bahan nabati lokal telah dihasilkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan berperan dalam menguatkan ketahanan pangan nasional dan perekonomian pesisir.
Analisis Peningkatan Produktivitas Usahatani Padi melalui Pendekatan Agribisnis dan Analisis Hidrologi–Klimatologi di Desa Sidosari Gustian, Hendri; Melidawati, Melidawati; Miranda, Evan Febri
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 05, NOMOR 02, DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v5i2.1044

Abstract

Produksi padi nasional menunjukkan kecenderungan stagnan pada kisaran 52–54 juta ton GKG dalam beberapa tahun terakhir, yang mencerminkan kerentanan sistem produksi terhadap variabilitas iklim dan ketersediaan air. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi faktor hidrologi klimatologi dan aspek agribisnis untuk meningkatkan produktivitas usahatani padi di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Data iklim dan hidrologi diperoleh dari sumber sekunder daring, kemudian diolah menggunakan pendekatan Neraca Air Umum (NAU) dengan perhitungan evapotranspirasi potensial metode Thornthwaite. Analisis menghasilkan pola curah hujan tahunan 2.273 mm dengan ETP 2.393 mm, surplus air 348,4 mm dan defisit 468,2 mm, serta identifikasi 6 Bulan Basah, 4 Bulan Lembab, dan 2 Bulan Kering berturut-turut yang menempatkan Desa Sidosari pada tipe agroklimat C2 menurut klasifikasi Oldeman. Kondisi ini menunjukkan bahwa wilayah penelitian sesuai untuk satu musim tanam padi utama pada periode surplus (tanam November–Desember, panen Maret) dan satu musim palawija pada periode kering, sementara upaya penanaman padi kedua menghadapi risiko tinggi akibat defisit air. Dari sisi agribisnis, temuan tersebut mengimplikasikan perlunya penyesuaian kalender tanam berbasis neraca air, investasi pada irigasi mikro dan konservasi air, diversifikasi usaha padi–palawija, serta penguatan manajemen risiko melalui asuransi dan kelembagaan petani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi analisis hidrologi–klimatologi dengan perencanaan agribisnis mampu menyediakan dasar ilmiah dan praktis bagi perancangan strategi produksi, pembiayaan, dan pemasaran yang lebih adaptif terhadap iklim, sehingga meningkatkan peluang keberlanjutan dan keuntungan usahatani padi di Desa Sidosari.