Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Perguruan Tinggi Vokasi Ika Triwati; Irhamni Nuhardin
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.204

Abstract

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan kebijakan pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kesehatan bagi pekerja. Berdasarkan undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, perlu adanya pengetahuan dan ketentuan tentang K3 untuk menghindari kemungkinan terjadinya risiko kecelakaan kerja. Penerapan K3 ini juga diperlukan agar dapat menggunakan alat, sarana, dan prasarana dengan aman dan efisien. ATI Dewantara Palopo merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi yang harapannya lulusan dapat menerapkan, mengembangkan, budaya profesional dalam bekerja. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman Mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo tentang pengenalan potensi bahaya dan pengendalian bahaya sebagai bekal dan pengetahuan dasar bagi mahasiswa (i) sebelum melaksanakan magang demi menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi berupa ceramah atau persentasi dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi dan evaluasi yaitu adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa tentang penerapan K3 di tempat kerja. Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bahaya, pengendalian bahaya dan adanya peningkatan pemahaman terhadap penerapan K3 di tempat kerja. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa (i) akan pentingnya melakukan penerapan K3.
Peningkatan Kompetensi Karyawan Magang dalam Operasional Pergudangan dan Distribusi di Kerry TJ Logistics Taiwan Fatir Farhan; Irhamni Nuhardin; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i1.349

Abstract

Perkembangan industri logistik yang semakin kompleks menuntut peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya karyawan magang yang terlibat langsung dalam operasional pergudangan dan distribusi. Keterbatasan keterampilan teknis, kemampuan penggunaan sistem digital, serta adaptasi terhadap budaya kerja industri menjadi permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam aktivitas operasional di Divisi Linkou Kerry TJ Logistics Taiwan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan operasional, serta penguatan budaya kerja dan keselamatan. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu operasional pergudangan dan penataan barang, pencatatan stok berbasis sistem digital, serta penguatan ketelitian kerja, koordinasi tim, dan keselamatan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi karyawan magang pada setiap aspek kegiatan. Pada aspek operasional pergudangan, peserta mengalami peningkatan ketelitian dan kecepatan dalam penanganan barang. Pada aspek pemanfaatan sistem digital, terjadi peningkatan kemampuan dalam penggunaan sistem logistik serta akurasi pencatatan stok. Pada aspek budaya kerja, peserta menunjukkan peningkatan dalam disiplin, kerja sama tim, serta kesadaran terhadap keselamatan operasional. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi operasional gudang serta kesiapan kerja peserta dalam menghadapi dunia industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung yang terintegrasi dengan kebutuhan industri merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang logistik.