Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis esai argumentatif berbahasa Indonesia melalui pemanfaatan topik viral di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Bumi Persada Lhokseumawe. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengemukakan gagasan secara logis, kritis, dan sistematis dalam bentuk tulisan argumentatif, serta kurangnya pemanfaatan isu-isu aktual yang dekat dengan kehidupan mahasiswa sebagai sumber belajar. Metode pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan menulis, dan evaluasi. Subjek pengabdian terdiri atas 20 orang mahasiswa FKIP yang mengikuti kegiatan secara aktif melalui diskusi, praktik menulis, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi tes menulis esai argumentatif, rubrik penilaian esai, lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan angket respons peserta. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan peningkatan kemampuan menulis dan respons mahasiswa terhadap kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori baik dan sangat baik dalam kemampuan menulis esai argumentatif, dengan peningkatan yang terlihat pada aspek struktur esai, kekuatan argumen, dan relevansi isi. Selain itu, tingkat keaktifan dan kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan tergolong tinggi. Pemanfaatan topik viral terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, daya kritis, serta keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran menulis. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan literasi akademik mahasiswa dan dapat dijadikan alternatif model pengabdian berbasis kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi.