Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KARAKTERISTIK DAN FUNGSI BAHASA DALAM JUAL BELI ONLINE PADA MEDIA WHATSAPP Maulidawati
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.067 KB) | DOI: 10.33752/disastri.v3i3.2093

Abstract

E-commerce has several different processes compare to offline stores. For example, the use of language as the most notable differences. This study examines the characteristics and functions of language in e-commerce on WhatsApp media. This study uses descriptive qualitative method. It is considered descriptive because it aims to describe linguistic phenomena which occur in certain community groups. Data collection in this study was carried out for one month starting from October 1 until October 31, 2021. The procedure of data collection is started with the listening method, then continued to the note-taking. The results of the study indicate that the use of language in e-commerce on WhatsApp has special characteristics and certain functions. The language features found in this study are code mixing, abbreviations, familiar greetings, and special terms. The language functions found in this study are personal functions, regulatory functions, interactional functions, heuristic functions, imaginative functions, instrumental functions, and representation functions.
Menggali Makna Perintah Membaca dalam Surat Al-Alaq: Tanggung Jawab Pustakawan dalam Mendorong Literasi Masyarakat di Era Modern Siti Aminah; Maulidawati; Rizki Rinaldi
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menyelidiki implikasi dari perintah membaca yang disajikan dalam Surat Al-Alaq sementara juga meneliti peran pustakawan dalam mempromosikan literasi dalam masyarakat kontemporer. Surah Al-Alaq, yang diakui sebagai wahyu awal yang diberikan kepada Nabi Muhammad, menggarisbawahi sifat kritis membaca sebagai landasan perolehan pengetahuan dan pertumbuhan pribadi. Dalam kerangka ini, pustakawan menempati posisi penting dalam meningkatkan literasi masyarakat dengan memfasilitasi akses ke informasi, mengembangkan inisiatif literasi, dan berkolaborasi dengan beragam pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, khususnya menggunakan kerangka penelitian perpustakaan. Tujuan utama dari penyelidikan ini adalah untuk mengidentifikasi literatur terkait, termasuk teks-teks agama (seperti Quran), interpretasi, dan studi fenomenologis, untuk memahami persepsi pustakawan tentang tugas mereka di tengah kemajuan pesat dalam teknologi informasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pustakawan berfungsi tidak hanya sebagai penjaga informasi tetapi juga sebagai katalis untuk transformasi, mampu menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya literasi. Signifikansi yang diartikulasikan dalam surah Al-Alaq dijelaskan lebih lanjut melalui interpretasi ilmiah, menempatkannya sebagai keharusan untuk membaca, menulis, dan pendidikan yang penting bagi keberadaan manusia.
An Analysis of Errors in the Use of Formal Language in Narrative Writing of Students at SMP Negeri 1 Samudera Ulfia; Azhari; Muntazar; Rahayu, Ririn; Pratiwi, Rani Ardesi; Maulidawati
Indonesian Journal of Education and Social Humanities Vol. 2 No. 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/ijesh.v2i4.831

Abstract

This study is entitled “The Use of Formal Language Variety in Narrative Writing of Students at SMP Negeri 1 Samudera” and was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. The study aims to identify errors in the use of formal language variety in narrative texts written by eighth-grade students during the even semester of the 2024/2025 academic year. The research was carried out at SMP Negeri 1 Samudera in April 2025. A qualitative descriptive method was employed in this study. The data source consisted of narrative texts written by eighth-grade students of SMP Negeri 1 Samudera in the 2024/2025 academic year. The most common errors found in students’ narrative writing were the use of informal words resulting from spelling deviations, particularly in the use of the preposition di-. These errors were predominantly committed by students of class 8.3. Students in class 8.4 also made similar errors, mainly due to the use of non-standard spellings. These mistakes occurred because students paid insufficient attention to, and in some cases underestimated, formal writing conventions. Informality caused by vowel and consonant omission or substitution occurred less frequently; however, errors involving consonant substitution were highly prevalent, especially in the word “poto” instead of “foto.” This phenomenon is attributed to students’ habitual pronunciation of “foto” as “poto,” which subsequently influenced their written production. The factors contributing to informal language use in students’ narrative writing include: (1) vowel substitution, (2) vowel omission, (3) consonant substitution, (4) consonant omission, and (5) spelling-related distinctions.
Peningkatan Kemampuan Menulis Esai Argumentatif Berbahasa Indonesia melalui Topik Viral di Kalangan Mahasiswa FKIP Universitas Bumi Persada Lhokseumawe Rahayu, Ririn; Azhari; Muntazar; Maulidawati
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v2i2.818

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis esai argumentatif berbahasa Indonesia melalui pemanfaatan topik viral di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Bumi Persada Lhokseumawe. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengemukakan gagasan secara logis, kritis, dan sistematis dalam bentuk tulisan argumentatif, serta kurangnya pemanfaatan isu-isu aktual yang dekat dengan kehidupan mahasiswa sebagai sumber belajar. Metode pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan menulis, dan evaluasi. Subjek pengabdian terdiri atas 20 orang mahasiswa FKIP yang mengikuti kegiatan secara aktif melalui diskusi, praktik menulis, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi tes menulis esai argumentatif, rubrik penilaian esai, lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan angket respons peserta. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan peningkatan kemampuan menulis dan respons mahasiswa terhadap kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori baik dan sangat baik dalam kemampuan menulis esai argumentatif, dengan peningkatan yang terlihat pada aspek struktur esai, kekuatan argumen, dan relevansi isi. Selain itu, tingkat keaktifan dan kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan tergolong tinggi. Pemanfaatan topik viral terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, daya kritis, serta keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran menulis. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan literasi akademik mahasiswa dan dapat dijadikan alternatif model pengabdian berbasis kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi.