Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

RELIGIUSITAS MASYARAKAT ADAT KAMPUNG DUKUH KABUPATEN GARUT JAWA BARAT M. Rahmat Effendi; Edi Setiadi; Nandang HMZ
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.91 KB) | DOI: 10.18326/inject.v3i1.125-146

Abstract

This paper aims to examine: (1) religious expressions, (2) religious patterns, and (3) religious values’ conservation in addressing to the challenges of modernization of an indigenous communities at Kampung (Village) Dukuh through the symbols of their lives. Due to religion as a cultural system has become a symbolic system that offers a way to perceive the world. Religion as a “mode of is for reality” provides a “framework” to see the reality, religion also provides a “system of meaning” for their followers which is socially constructed. The indigenous community of Kampung Dukuh tends to make “religion” as their “ultimate concern”. They believe that religion has become their fundamental philosophy for their lives. Most of their activities are according to the religious values. AbstrakTulisan ini bertujuan ingin mengkaji tentang: (1) Ekspresi keberagamaan, (2) Pola keberagamaan, dan (3) Konservasi nilai-nilai agama dalam menghadapi tantangan modernisasi pada masyarakat adat Kampung Dukuh melalui simbol-simbol dalam kehidupan mereka. Karena agama sebagai sistem budaya merupakan sistem simbolik yang menawarkan cara untuk mempersepsi dunia. Agama sebagai ”mode is for reality” memberikan ”framework” untuk melihat realilas, agama menyediakan ”system of meaning” bagi penganutnya yang diproduksi secara sosial. Masyarakat adat Kampung Dukuh cenderung menjadikan “agama” sebagai “the ultimate concern”. Mereka menjadikan agama sebagai filosofi mendasar dalam kehidupan mereka. Hampir seluruh aktifitas dalam kehidupan mereka didasarkan pada nilai-nilai agama.
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH BADAN PENASEHAT PEMBINAAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP4) DALAM MENCEGAH PERCERAIAN DI ERA PANDEMI Nia Kurniati; Nandang HMZ; Yani Ramdani
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 16, No 1 (2022): STRATEGY AND DIGITALITATION
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jhjd.v16i1.2171

Abstract

This study aims to determine the factors that cause divorce at the Bandung City Religious Affairs Office and to determine the strategies implemented by BP-4 in reducing divorce problems at the Bandung City Religious Affairs Office in the era of the pandemic. The methodology of this research is descriptive qualitative research through the development of facts in the field which is carried out with several approaches. These approaches are management, sociological and communication approaches. Collecting data through observation and in-depth interviews with informants who have been previously determined in a documentation. The results of this study indicate that the factors that cause divorce at the Office of Religious Affairs in Bandung are: economic factors, the presence of a third person, gambling and drinking, and communication factors, and the lack of public understanding of the meaning of marriage. The strategies implemented by BP-4 in reducing divorce are: pre-marital strategies, post-marriage strategies, socialization strategies and guidance strategies. But the most important thing is to use the da'wah communication method by giving birth to two methods, namely ta'lim and purification. The implications of the research obtained are information on BP-4 services, including: first, for BP-4 institutions / related agencies: making all BP-4 activities part of the sakinah mawaddah and rahmah family movement. Second, for the community: consider carefully before making a decision to divorce and make the best use of the BP-4 institution before going to the Religious Courts because the BP-4 institution has the aim of enhancing the quality of marriage and preventing divorce, creating a happy, prosperous and eternal family according to the teachings Islam.[Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian di Kantor Urusan Agama kota Bandung dan untuk mengetahui strategi yang diterapkan BP-4 dalam mengurangi masalah perceraian di Kantor Urusan Agama Kota Bandung di Era pandemi. Metodologi penelitian ini adalah jenispenelitian kualitatif deskriptif melalui pengembangan fakta-fakta di lapanganyang dilakukan dengan beberapa pendekatan. Pendekatan tersebut merupakanpendekatan manajemen, sosiologois dan komunikasi. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada informan yang telah ditentukansebelumnya dalam suatu dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkanterjadinya perceraian di Kantor Urusan Agama Kota Bandung yaitu: faktor ekonomi, faktor adanya orang ketiga, faktor judidan mabuk-mabukan, dan faktor komunikasi, dan faktor kurangnya pemahamanmasyarakat tentang makna sebuah pernikahan. Adapun strategi yang diterapkanBP-4 dalam mengurangi perceraian yaitu: strategi pra nikah, strategi pasca nikah,strategi sosialisasi dan strategi bimbingan. Namun yang apling utama adalah dengan menggunakan metode komunikasi dakwah dengan melahirkan dua metode yaitu ta’lim dan pensucian.  Implikasi penelitian diperoleh keterangan pelayanan BP-4 antara lain:pertama, bagi lembaga BP-4 / instansi yang terkait: menjadikan seluruh kegiatanBP-4 sebagai dari gerakan keluarga sakinah mawaddah dan rahmah. Kedua, bagimasyarakat: mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusanuntuk bercerai dan memanfaatkan lembaga BP-4 sebaik-baiknya sebelum ke Pengadilan Agama karena lembaga BP-4 memiliki tujuan untuk mempertinggi mutu pernikahan dan mencegah perceraian, mewujudkan keluarga bahagia,sejahtera dan kekal menurut ajaran Islam.].Kata Kunci: Strategi, Komunikasi Dakwah, BP4
Pengaruh Intensitas Menonton Program Youtube Channel Wirda Mansur terhadap Motivasi Membaca Al-Qur’an Subscriber Nur Adilla Maulina; Nandang HMZ
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 1, No 1, Juli 2021, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.195 KB) | DOI: 10.29313/jrkpi.v1i1.216

Abstract

Abstract. The existence of mass media is very influential in everyday life. One of them is youtube. Youtube is a social media platform which provides various kinds of video content that is easy to access. Currently, there are many content creators who use YouTube as a medium for preaching, one of which is Wirda Mansur. There are so many youtube shows that motivate users or subscribers. This study focused on the effect of the intensity of watching YouTube on the motivation to read the Qur'an. Based on the description above, the problems in this research are formulated as follows: (1) How does the Youtube Chanel Wirda Mansur Program motivate in reading the Qur'an? (2) How is the intensity of watching Wirda Mansur's youtube channel program? (3) How does the intensity of watching Wirda Mansur's youtube channel program affect the motivation to read the Qur'an for subscribers? Researchers used quantitative methods. The population chosen in this study was Wirda Mansur's subscribers, which amounted to 1,042 million. With a 10% sampling technique the number of samples obtained was 110 respondents. The data collection technique used in this research is a questionnaire/ questionnaire. The analysis technique used in this research is descriptive. The results of this study are: the effect of watching intensity is influenced by motivation, activity duration, activity frequency, presentation, attitude and interest direction. The effect of the intensity of watching YouTube on the motivation to read the Qur'an is 14.20%. Abstrak. Keberadaan media massa sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah youtube. Youtube merupakan sebuah platform media sosial yang mana menyediakan berbagai macam content video yang mudah untuk diakses. Saat ini banyak sekali content creator yang memanfaatkan youtube sebagai media berdakwah salah satunya Wirda Mansur. Banyak sekali tayangan-tayangan youtube yang memotivasi para pengguna atau subscriber. Pada penelitian ini difokuskan terhadap pengaruh intensitas menonton youtube terhadap motivasi membaca Al-Qur’an. berdasarkan uraian diatas maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana Program Youtube Chanel Wirda Mansur memotivasi dalam membaca Al-Qur’an? (2) Bagaimana intensitas menonton program youtube chanel Wirda Mansur? (3) Bagaimana pengaruh intensitas menonyon program youtube chanel Wirda Mansur terhadap motivasi membaca Al-Qur’an subscriber? Peneliti menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah subscriber Wirda Mansur yang berjumlah 1.042 juta. Dengan teknik pengambilan sampel 10% jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 110 orang responden. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket/kuisioner. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: pengaruh intensitas menonton dipengaruhi oleh motivasi, durasi kegiatan, frekuensi kegiatan, presentasi, arah sikap dan minat. Pengaruh intensitas menonton youtube terhadap motivasi membaca Al-Qur’an adalah 14,20%.
Tanggapan Masyarakat Kota Bandung terhadap Program Penyiaran Dakwah Cahaya Qalbu di Radio X FM Bandung Sulton Arif Mauludi; M. Rachmat Effendi; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.387 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v1i1.79

Abstract

Abstract. This research is about da'wah broadcast programs that have been done by many previous researchers. However, there is no research that examines the public's response to a da'wah broadcasting program with the object of the Bandung city community. On that basis, this research focuses on "how the people of Bandung respond to the broadcasting program of Light Qalbu da'wah on Radio X FM Bandung. The purpose of this study is to obtain data about the broadcast program of Light Qalbu da'wah organized by Radio X FM Bandung which includes; The strategy for preparing the program for the Qalbu Light broadcast, the response of the people of Bandung to the broadcasting program of the Light of Qalbu, as well as the inhibiting and supporting factors for the people of Bandung in the broadcast program of Light Qalbu on X Radio 90.5 FM Bandung. This study uses descriptive qualitative research methods through field research with a phenomenological approach to the people of the city of Bandung with the subject of the broadcast program of Light Qalbu da'wah on Radio X FM Bandung. The results of this study indicate that first, the material of preaching on the Light of the Qalbu broadcast program always comes from the Al-Qur'an and Hadith. Second, in the preparation of the Light of Qalbu program, there are three strategies consisting of; strategies in preparing for the making of the Light of the Mind broadcast program, marketing strategies (marketing) to introduce the program, and strategies for dealing with competitors. Third, the overall response of the people of Bandung to the broadcast program of the Light of the Qalbu da'wah has provided many positive things, especially in increasing religious knowledge and delivering da'wah messages that are simple, clear and easy to understand. Fourth, the inhibiting and supporting factors for the people of Bandung city in the broadcast program of Light Qalbu are very diverse, they complain a lot about the duration of the broadcast time is not long. In addition, it is supported by good quality radio broadcasts and the content of the da'wah that is presented according to the conditions of the mad'u (listener). Keywords: Da’wah, Radio, Light of the Qalbu, People. Abstrak. Penelitian ini tentang program siaran dakwah yang telah banyak dilakukan oleh para peneliti sebelumnya. Namun, belum ada penelitian yang mengkaji tentang tanggapan masyarakat terhadap sebuah program penyiaran dakwah dengan objek masyarakat kota Bandung. Atas dasar itu, penelitian ini berfokus pada “bagaimana tanggapan masyarakat kota Bandung terhadap program penyiaran dakwah Cahaya Qalbu di Radio X FM Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh data tentang program siaran dakwah Cahaya Qalbu yang diselenggarakan oleh Radio X FM Bandung yang meliputi; strategi penyusunan pembuatan program siaran Cahaya Qalbu, tanggapan masyarakat kota Bandung terhadap program penyiaran dakwah Cahaya Qalbu, serta faktor penghambat dan pendukung masyarakat kota Bandung dalam program siaran dakwah Cahaya Qalbu di Radio X FM Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi terhadap masyarakat kota Bandung dengan subyek program siaran dakwah Cahaya Qalbu di Radio X FM Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang pertama, materi dakwah pada program siaran Cahaya Qalbu selalu bersumber pada Al-Qur’an dan Hadits. Kedua, dalam penyusunan program Cahaya Qalbu memiliki tiga strategi yang terdiri atas; strategi dalam mempersiapkan pembuatan program siaran Cahaya Qalbu, strategi marketing (pemasaran) untuk mempekenalkan program tersebut, dan strategi dalam menghadapi kompetitor. Ketiga, secara keseluruhan tanggapan masyarakat kota Bandung terhadap program siaran dakwah Cahaya Qalbu banyak memberikan hal positif terutama dalam peningkatan ilmu pengetahuan agama serta penyampaian pesan-pesan dakwah yang sederhana, jelas dan mudah dimengerti. Keempat, faktor penghambat dan pendukung masyarakat kota Bandung dalam program siaran dakwah Cahaya Qalbu sangat beragam, mereka banyak mengeluhkan perihal durasi waktu siarannya yang kurang lama. Selain itu, didukung oleh kualitas siaran radio yang bagus dan konten dakwah yang disajikan menyesuaikan dengan kondisi mad’u (pendengar). Kata Kunci: Dakwah, Radio, Cahaya Qalbu, Masyarakat.
Urgensi Dakwah Digital Melalui Instagram dalam Pembentukan Akhlak Penggemar Hallyu Bunga Aropah; M. Rachmat Effendi; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.365 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i1.2157

Abstract

Abstract. Da’wah media is one of the elements that must exist in carrying out da’wah activities, Social media is one of the media that can be used for da’wah, especially for da’wah in today’s era where the development of technology and information is growing very rapidly, so it is now known as digital da’wah. This study uses a qualitative method. Data obtained through observation, interviews and documentation with data analysis techniques, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The purpose of this study was to determine the urgency of da’wah carried out through social media Instagram on the moral development of Hallyu Fans. The results of the study found that first, da’wah using digital products in this case Instagram sosial media is an urgent matter because according to the data, users Instagram are quite high and Instagram’s features support it. Second, the behavior or morals of Hallyu fans on social media is quite worrying, it can be seen that the effect of liking Hallyu turns out to bring changes in a negative direction, even to the point of blaming Allah SWT. Third, da’wah using Instagram in fostering the morals of Hallyu fans is very important because several very troubling point we found the spread of Hallyu, namely: LGBT campaigns, promiscuity campaigns, proclamation of illicit goods, the standardization of happiness in the world, and deviations of faith. Abstrak. Media dakwah adalah salah satu unsur yang harus ada dalam melaksanakan aktivitas dakwah, Media Sosial merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk berdakwah, khususnya untuk dakwah pada zaman sekarang dimana perkembangan teknologi dan informasi berkembang sangat pesat, maka kini dikenal dengan istilah dakwah digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui urgensi dakwah yang dilakukan melalui media sosial instagram terhadap pembinaan akhlak para penggemar Hallyu. Hasil penelitian menemukan bahwa Pertama, dakwah menggunakan produk digital dalam hal ini media sosial instagram merupakan suatu hal yang urgent (penting) hal ini karena menurut data bahwa pengguna sosial media sosial instagram cukup tinggi dan fitur-fitur yang dimiliki oleh Instagram mendukung. Kedua, perilaku atau akhlak para penggemar Hallyu di media sosial cukup mengkhawatirkan, hal ini bisa dilihat bahwa efek dari menggemari Hallyu ternyata membawa perubahan ke arah yang negatif, bahkan bisa sampai menduakan Allah SWT. Ketiga, dakwah menggunakan media sosial instagram dalam pembinaan akhlak penggemar Hallyu sangat penting karena ditemukan beberapa poin yang sangat meresahkan dari penyebaran Hallyu yaitu: kampanye LGBT, kampanye pergaulan bebas, pemakluman barang haram, adanya standarisasi bahagia pada dunia, dan penyimpangan akidah.
Strategi Peningkatan Minat Mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung terhadap Profesi Da’i : Studi pada Mahasiswa Fakultas Dakwah Angkatan 2018 - 2019 Tanti Andayani Andayani; Wildan Yahya; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.137 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3687

Abstract

Abstract. The Profession of da’i is a noble job and has great responsibilities in the world and in the hereafter. A da’i is tasked with conveying islamic teachings and values to the community accompanied by the arguments of the qur’an and hadith. Therefore, the Da’wah Faculty of the Islamic University of Bandung provides programs and courses on da’wah as a provision for students to enter the profession. However, the portion of couses and programs held by the faculty is not the directly proportional to the interest of the Da’wah Faculty students in the da’i profession. In this study, the research method used is a qualitative method with data collection techniques through observation, interviews and documentation. It takes a SWOT strategy to find out what are the strenghts, weakness, opportunities, and threats to increase student interest in the profession of da’i. Abstrak. Profesi da’i adalah suatu pekerjaan yang mulia dan memiliki tanggung jawab yang besar di dunia maupun di akhirat. Seorang da’i bertugas menyampaikan ajaran serta nilai - nilai islam kepada masyarakat disertai dengan dalil qur’an dan hadits. Maka dari itu Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung memberikan program - program dan porsi mata kuliah mengenai dakwah sebagai bekal bagi mahasiswanya untuk terjun pada profesi tersebut. Namun porsi mata kuliah dan program - program yang diadakan fakultas tidak berbanding lurus dengan minat mahasiswa Fakultas Dakwah terhadap profesi da’i. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun temuan - temuan dari hasil penelitian ini adalah bahwa memang minat mahasiswa terhadap profesi da’i masih rendah khususnya da’i mimbar ke mimbar, maka dari itu dibutuhkan strategi SWOT untuk mengetahui apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman untuk meningkatkan minat mahasiswa terhadap profesi da’i.
Urgensi Pembinaan Karakter Mahasiswa Fakultas Dakwah dalam Membentuk Da’i Profesional Nada Fitri Fazrilian; Wildan Yahya; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.856 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3749

Abstract

Abstract. Character building is a concept that is implanted into a person and can shape a person's personality to be more polite and civilized, and, so that he will have a better character in his life. It is also important to apply to students of the da'wah faculty to print professional da'i. The author conducted a study that aims to determine the urgency, effort and character building factors in forming professional da'i students of the UNISBA da'wah faculty. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are interviews and literature study. The results of this study are that the urgency of character building is carried out to form a professional preacher who is an expert in his field. Efforts made by the da'wah faculty are formal learning in class and extracurricular learning. And the obstacle in the formation of professional preacher is that the da'wah faculty pays less attention to the da'wah rhetoric of its students. Abstrak. Pembinaan karakter merupakan sebuah konsep yang ditanamkan kedalam diri seseorang dan dapat membentuk pribadi seseorang menjadi lebih santun dan beradab, serta, sehingga akan mempunyai watak yang lebih baik dalam kehidupannya. Hal ini pun penting diterapkan kepada mahasiswa fakultas dakwah untuk mencetak da’i professional. Penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk Mengetahui urgensi, upaya dan faktor pembinaan karakter dalam membentuk da’i profesional mahasiwa fakutas dakwah UNISBA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini yaitu bahwasannya urgensi pembinaan karakter dilakukan untuk membentuk seorang da’i professional yang ahli di bidangnya. Upaya yang dilakukan oleh fakultas dakwah yaitu dengan pembelajaran formal di kelas dan pembelajaran ekstrakulikuler. Dan hambatan dalam pembentukan da’i professional yaitu fakultas dakwah kurang memperhatikan lebih kepada retorika dakwah mahasiswanya.
Strategi Dakwah dalam Pembinaan Ketauhidan Narapidana di Lapas Kelas 1 Sukamiskin Ifa Ulyatusyarifa; Komarudin Shaleh; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.96 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.4446

Abstract

Abstract. Islamic da'wah is one of the duties of carrying out Islamic da'wah as the responsibility of all Muslims. Islamic da'wah is an obligation among various religious obligations. This study discusses the Da'wah Strategy in Fostering Unity of Convicts in Class 1 Sukamiskin Correctional Institution. With the formulation of the problem: (1) What is the Da'wah Strategy in Fostering Unity of Convicts in Class 1 Sukamiskin Correctional Institution? (2) What are the supporting factors in fostering the Unity of Prisoners in Class 1 Sukamiskin Prison? (3) What are the Obstacles in Fostering the Unity of Prisoners in Class 1 Sukamiskin Prison The research method used by the author is a qualitative research method. data collection techniques were carried out by means of observation to determine the condition of the object directly, this interview was used with the aim of obtaining data clearly and concretely in accordance with the object, the documentation carried out consisted of several pictures of the Correctional Institution and photographs related to the research. The results of the study: A Da'wah Strategy that is used in coaching prisoners in Correctional Institutions, namely, oral da'wah, written da'wah, and action da'wah. Efforts in fostering the Unity of Prisoners. Abstrak. Dakwah Islam merupakan salah satu tugas kewajiban melaksanakan dakwah Islam sebagai tanggung jawab seluruh umat Islam. Dakwah Islam adalah kewajiban di antara berbagai kewajiban yang religius. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, Adapun tujuan dan manfaat penelitian ini adalah mengetahui bagaimana strategi dakwah yang di terapkan Lapas kelas 1 sukamiskin kepada Narapidana serta faktor pendukung dan penghambat. Sumber data dalam penelitian ini adalah Pegawai Rutan, Narapidana dan Pembimbing Narapidana, metode dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian ini membahas tentang Strategi Dakwah Dalam Pembinaan Ketauhidan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Sukamiskin. Dengan rumusan masalah: (1) Bagaimana Strategi Dakwah Dalam Pembinaan Ketauhidan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Sukamiskin ? (2) Apakah faktor pendukung dalam Pembinaan Ketauhidan Narapidana Di Lapas Kelas 1 Sukamiskin ? (3) Apa Hambatan dalam Pembinaan Ketauhidan Narapidan di Lapas kelas 1 Sukamiskin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dalam pembinaan ketauhidan narapidana efektif mencakup dalam bidang aqidah, syari’ah dan akhlak.
Strategi Dakwah DKM Jami Al-Huda Kepada Masyarakat Urban dan Dampaknya terhadap Pemahaman Agama di Desa Hegar Wangi Randi Wahyu Rahmadan; Komarudin Shaleh; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6680

Abstract

Abstract. The Purpose of this study was to find out the DKM Preaching strategy of the jami Alhuda mosque towards urban communities whi are rather difficult to understand the contents of the Friday sermon message using Sundanese language which influences their religious understanding, thus making urban people view that a mosque is in the midst of a rural community environment. Hegarwangi is merely a place of worship. This research uses a descriptive study method with a qualitative approach. Methods of data collection is done by means of observation, interviews, documentation. The stages of data analysis in the study, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The result of this study show that the Jami Alhuda mosque in its sermons is not effective for urban people, and urban people’s religious understanding does not develop through the Friday sermon delivered by the jami Alhuda mosque preacher in hegarwangi Village. Abstract. The Purpose of this study was to find out the DKM Preaching strategy of the jami Alhuda mosque towards urban communities whi are rather difficult to understand the contents of the Friday sermon message using Sundanese language which influences their religious understanding, thus making urban people view that a mosque is in the midst of a rural community environment. Hegarwangi is merely a place of worship. This research uses a descriptive study method with a qualitative approach. Methods of data collection is done by means of observation, interviews, documentation. The stages of data analysis in the study, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The result of this study show that the Jami Alhuda mosque in its sermons is not effective for urban people, and urban people’s religious understanding does not develop through the Friday sermon delivered by the jami Alhuda mosque preacher in hegarwangi Village.
Penerapan Komunikasi Islam dalam Membangun Sistem Kekerabatan Berdasarkan Adat Minagkabau Ummi Rahmi; M. Rachmat Effendi; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6852

Abstract

Abstract. The Minangkabau people are known for their adherence to their customs and religion. This is reflected in the popular expression "adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah". Custom is part of culture, where culture is communication and communication is culture. Communication is an inseparable part of human life. Adat is a cultural heritage that is applied in people's lives. Minangkabau itself implements a matrilineal kinship system, which is conceptually different from the application of the kinship system in Islam. So it is not uncommon for pros and cons to emerge in the community. The aims of this study are as follows: (1) To find out the concept of matrilineal kinship based on Minangkabau custom. (2) To find out the role of Islamic communication in building a kinship system based on Minangkabau custom. This research uses qualitative methods with an ethnographic approach. The informants in this study were based on purposeful sampling, which was fully determined by the researcher based on the strategies and objectives that had been set. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are: there is compatibility between the concept of matrilineal kinship with the concept of kinship based on Islamic teachings and the compatibility of Islamic communication principles with the communication principles applied in forming a kinship system based on Minangkabau custom. Abstrak. Masyarakat Minangkabau terkenal dengan kepatuhan menjalankan adat dan agamanya. Hal ini tercermin dalam ungkapan populer “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. Adat adalah bagian dari budaya, dimana budaya adalah komunikasi dan komunikasi adalah budaya. Komunikasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Adat adalah budaya warisan yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Minangkabau sendiri menerapkan sistem kekerabatan matrilineal, yang secara konseptual berbeda dengan penerapan sistem kekerabatan dalam Islam. Sehingga tak jarang muncul pro dan kontra ditengah masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui konsep kekerabatan matrilineal berdasarkan adat Minangkabau. (2) Untuk mengetahui peran komunikasi islam dalam membangun sistem kekerabatan berdasarkan adat Minangkabau. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Informan dalam penelitian ini berdasarkan purposeful sampling, yaitu ditentukan sepenuhnya oleh peneliti berdasarkan strategi dan tujuan yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ialah: adanya kesesuaian antara konsep kekerabatan matrilineal dengan konsep kekerabatan berdasarkan ajaran Islam dan adanya kesesuaian prinsip komunikasi Islam dengan prinsip komunikasi yang diterapkan dalam membentuk sistem kekerabatan berdasarkan adat Minangkabau.