Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENTINGNYA OLAHRAGA DINI UNTUK MENCEGAH SINDROMA METABOLIK DI PP. HIDAYATULLAH AL MUHAJIRIN MADURA Savitri, Ardyarini Dyah; Irawan, Danny; Hatmanti, Nety Mawarda; Muhammad, Akbar Reza; Nuari, Nuzlan; Oktaviana, Betta Mega; Zahran, Sadira; Zhavira, Rahmadinah Diva
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37393

Abstract

Prevalensi sindroma metabolik terus meningkat, termasuk di kalangan remaja dan usia muda, dengan kurangnya aktivitas fisik sebagai salah satu faktor utama penyebabnya. Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang berpengaruh terhadap gaya hidup santri, memiliki peran strategis dalam mencegah sindroma metabolik melalui pengenalan aktivitas fisik sejak dini. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan santri sebelum dan sesudah pelatihan. Sebanyak 40 santri dan santriwati dilibatkan dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 8 Mei 2024. Ceramah berlangsung selama 40 menit menggunakan media presentasi dan poster sebagai alat bantu visual. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan santri mengenai sindroma metabolik setelah mengikuti ceramah, dengan perbedaan nilai kuesioner pre-test dan post-test yang signifikan (p<0,05). Pembahasan menunjukkan bahwa metode ceramah yang disertai media visual efektif dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai risiko sindroma metabolik dan pentingnya aktivitas fisik. Pemberian edukasi mengenai sindroma metabolik memberikan peningkatan pengetahuan terhadap pencegahan sindroma metabolik di pondok pesantren
Integration of Medical Roles and Islamic Spirituality in the Health of Students at Islamic Boarding Schools A.S, Nur Azizah; Masithah, Dewi; Zhavira, Rahmadinah Diva; Idris, Rizqi Mahmud; Bariyah, Khadijah Khairul
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261412

Abstract

The mental health of students in Islamic boarding schools is often neglected due to stigma, low literacy, and misunderstandings linking it to supernatural factors such as possession. This condition makes students reluctant to seek medical help and prefer a purely spiritual approach. This community service program aims to improve mental health literacy by integrating medical approaches and Islamic spirituality, which students and caregivers find more easily acceptable. The activity was carried out at Hidayatullah Al-Muhajirin Bangkalan Islamic Boarding Schools involved 30 students in counseling sessions, 48 students, and 15 caregivers in free health check-ups. The activity methods included an initial survey, interactive counseling, discussions, pre- and post-test questionnaires, and basic health services. Results showed an average increase in students' knowledge scores of 13 points after the counseling, indicating the program's effectiveness in improving mental health awareness. This increased insight also encouraged students to discuss psychological issues without stigma. The material was delivered by integrating Islamic values such as dhikr (remembrance of God), prayer, and meditation (contemplation). The free health check-ups also emphasized the importance of physical and mental balance from an Islamic perspective. This activity has implications for ongoing educational forums, caregiver training in early detection of mental disorders, and the development of medical-spiritual-based counseling services. This program has proven effective as an intervention model that can be replicated in other Islamic boarding schools, while also strengthening community involvement in creating a more caring and supportive environment for students' mental health.