Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Konsep Desain Struktur Kapal Udara sebagai Transportasi Massal di Jabodetabek Tobing, Michael; Aritonang, Sovian; Sjamsoeddin, Sjafrie; Amperiawan, Gita; Nugroho, Putro
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13736254

Abstract

Dalam menghadapi masalah kepadatan penduduk dan mobilitas perkotaan yang semakin meningkat di kota besar, solusi transportasi massal yang efisien menjadi sangat penting. Airship, sebagai wahana udara "lighter-than-air" muncul sebagai alternatif menarik. Keunggulan utamanya adalah penggunaan lifting gas sehinga mampu lepas landas secara vertikal tanpa butuh lahan yang luas dan efisiensi bahan bakar. Dalam penelitian ini, dibuatlah desain struktur hybrid airship tipe semi-rigid karena tingkat keamanannya tinggi, namun dengan bobot yang lebih ringan. Desain ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis, ekonomis, dan aman untuk mengatasi masalah transportasi massal di wilayah yang padat seperti Jakarta. Penelitian ini melibatkan literature review untuk mengumpulkan informasi desain airships, diikuti dengan pembuatan konsep desain berdasarkan Design Requirement and Objective (DRO). Hasil perhitungan numerik digunakan sebagai panduan dalam pembuatan model dan pembebanan, dengan analisis kekuatan struktur menggunakan simulasi Finite Element Analysis (FEA). Hasil analisis menunjukkan bahwa desain struktur airship ini memiliki deformasi maksimal sebesar 165.87 mm dan Factor of Safety (FOS) mencapai 2.21, melebihi nilai minimal yang diperlukan. Oleh karena itu, desain struktur airship ini memenuhi persyaratan esensial dalam hal kekuatan dan keamanan yang dibutuhkan untuk menjadi solusi inovatif terhadap masalah mobilitas perkotaan di Jabodetabek.
DESAIN MOBILITAS KAPAL UDARA UNHAN RI SEBAGAI MODA TRANSPORTASI MASSAL DI WILAYAH JABODETABEK Khoiruddin, Fachmi; Aritonang, Sovian; Sjamsoeddin, Sjafrie; Amperiawan, Gita
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3431-3442

Abstract

Kondisi Ibukota dengan pertambahan jumlah kendaraan di Jakarta yang terus meningkat tiap tahunnya tentu menjadi masalah bagi pemangku kebijakan, terlebih polusi udara yang dihadapi Ibukota Jakarta sebagai akibat pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat tanpa adanya penambahan area jalan. Solusi yang diusulkan adalah penggunaan kapal udara hybrid sebagai moda transportasi massal. Penelitian dilakukan melalui studi literatur dan analitik pengolahan data. Kapal Udara hybrid yang dirancang yakni Kapal Udara UNHAN RI yang memiliki tujuan untuk menghubungkan Jakarta dan Bogor dengan menggunakan 12 stasiun Kereta Commuter Line. Desain mobilitas Kapal Udara UNHAN RI ini mempertimbangkan faktor aerostatis, gaya hambat, pengelolaan, gaya dinamis, rute atau pemetaan, ground handling, tambatan, serta kemampuan kapal udara. Kapal udara Unhan RI dioperasikan dengan kecepatan maksimum 130 km/jam dan ketinggian maksimum 2000 kaki. Hasil penelitian ini akan menjadi acuan dan referensi untuk keamanan dan optimalisasi mobilitas Kapal Udara UNHAN RI di masa depan. Penekanan diberikan pada faktor-faktor keamanan dan upaya untuk meminimalkan kemacetan dan polusi udara di Ibukota. Dengan demikian, kapal udara hybrid ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi tantangan transportasi di Jakarta.
Swarm Intelligence-Based Path Planning for Unmanned Surface Vehicles in Maritime Patrol Missions Afrianta, Muhammad Fajar Indra; Dindin, Imanuel; Bagdja, Ade; Amperiawan, Gita; Furqon, Muhammad Zainal
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 5 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v5i3.16262

Abstract

Autonomous maritime operations increasingly demand sophisticated navigation solutions for unmanned surface platforms conducting surveillance missions. This systematic review examines bio-inspired optimization techniques applied to route planning within multi-vessel autonomous systems during 2020-2025. Analysis encompasses twelve computational methods centered on Particle Swarm and Ant Colony Optimization, evaluating execution speed, solution accuracy, and operational applicability. Findings indicate PSO variants offer optimal equilibrium between processing efficiency and outcome precision, whereas combined methodologies demonstrate enhanced resilience within unpredictable marine conditions. Four coordination frameworks leader-follower, virtual structure, behavior-driven, and consensus mechanisms were assessed for tactical scenarios. Integration of international collision prevention regulations through adaptive safety zones shows substantial advancement, though 73% investigations utilize simulation exclusively without physical maritime testing. Results establish theoretical groundwork and performance standards for operationally deployable autonomous fleet patrol capabilities while highlighting research priorities including standardized assessment protocols, robust communication architectures, and comprehensive validation bridging simulation-reality gaps.
Design Transportasi Alternatif Dengan Energi Ramah Lingkungan yang Sesuai Dengan Geografi Indonesia Anugrah Endy; Sovian Aritonang; Gita Amperiawan; Erzi Agson Gani; Ade Bagdja; Sjafrie sjamsoeddin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4978

Abstract

Abstrak Desain bus bertenaga listrik pada sistem transportasi sebuah kota dapat menjadi prospek mengganti bus berbahan bakar fosil konvensional dengan bus listrik yang didukung oleh energi matahari dan listrik yang disediakan oleh PLN. Untuk tujuan ini, kami mendesain dan menyelidiki lima wacana berbeda untuk memanfaatkan tenaga surya yang tersedia: (1) panel surya dipasang di atap halte bus, (2) panel surya dipasang di ruang terbuka yang tidak terpakai di ruang publik, dan (3) jalan surya, yaitu jalan yang dibangun dengan bahan fotovoltaik (PV). (4) Panel surya dipasang diatas danau, sungai ataupun laut. (5) Panel surya dipasang di atas bus. Analisis kelayakan awal menunjukkan bahwa lima skenario berkontribusi untuk memenuhi permintaan transportasi bus listrik, secara proporsional dengan ukurannya skenario (5) menyajikan biaya modal terendah dalam kaitannya dengan pembangkitan energi. Oleh karena itu, kami mengeksplorasi lebih lanjut skenario ini dengan melakukan simulasi operasi hariannya termasuk tindakannya dalam membeli dan menjual energi ke jaringan PLN, bila ada surplus energi. Secara keseluruhan, hasilnya menunjukkan bahwa, meskipun biaya modalnya tinggi, skema transportasi bertenaga surya menghadirkan alternatif yang layak untuk mengganti bus konvensional. Kata Kunci: Bus, Tenaga Surya, Analisis Kelayakan, Transportasi Alternatif Abstract The design of an electric-powered amphibious bus in a city's transportation system can be a prospect of replacing conventional fossil fuel buses with electric buses powered by solar energy and electricity provided by PLN. To this end, we designed and investigated five different discourses for utilizing available solar power: (1) solar panels installed on roofs of bus stops, (2) solar panels installed in unused open spaces in public spaces, and (3) roads solar, i.e., roads built with photovoltaic (PV) materials. (4) Solar panels are installed above lakes, rivers, or seas. (5) Solar panels installed on top of the bus. Preliminary feasibility analysis shows that the five scenarios contribute to meeting demand for electric bus transportation, in proportion to their size scenario (5) presents the lowest capital cost in relation to energy generation. Therefore, we explore this scenario further by simulating its daily operations including its actions in buying and selling energy to the PLN grid, when there is an energy surplus. Overall, the results show that, despite the high capital costs, solar-powered transport schemes present a viable alternative to conventional buses. Keywords: Bus, Solar Power, Feasibility Analysis, Transportation Alternatives
Strategi Pemeliharaan Berbasis CBM+ pada Mesin TPE331 untuk Meningkatkan Keandalan Operasional: Studi Kasus Pesawat CASA 212-200 di PT NTP Agita Ramadhani; Gita Amperiawan; Maykel Manawan; Erzi Agson Gani; M Zainal Furqon
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa Vol. 30 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/tr.2025.v30i3.17

Abstract

Aircraft engine maintenance strategies have evolved from schedule-based approaches toward condition-driven systems that emphasize actual component health conditions. The TPE331 turboprop engine used on the CASA 212-200 aircraft is critical in supporting both military and civil aviation operations. However, its maintenance process faces challenges related to high operational intensity, diverse operating environments, spare part availability, and turnaround time. This research was conducted at PT Nusantara Turbin dan Propulsi (NTP) to analyze the existing maintenance system and to propose the implementation of Condition-Based Maintenance Plus (CBM+) as an optimization strategy. The research employed a qualitative descriptive approach using maintenance records, engine performance parameters, and operational cost data. The results show that CBM+ implementation has the potential to reduce unexpected downtime, improve cost efficiency by approximately 8–12%, and enhance fleet readiness through early detection of component degradation. This research demonstrates that CBM+ provides not only technical benefits but also strategic value in supporting the transformation of the national MRO industry toward data-driven maintenance practices.
Strategic Marketing Communication for the N219 Amphibious Aircraft: Aligning Technology and National Policy Gita Amperiawan; Meyta Saraswaty Putri; Cynthia Sondang Romauli Sipahutar
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIMKES Edisi November 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i6.3923

Abstract

The N219 Amphibious Aircraft, developed by PT Dirgantara Indonesia, is positioned as a strategic solution to Indonesia’s persistent challenge of inter-island connectivity, particularly in remote and underdeveloped regions. As part of the national strategic project, the aircraft carries both technical significance and symbolic value in supporting economic development, defense readiness, and national industrial transformation. However, its limited market impact highlights the need for a more integrated and narrative-driven marketing communication strategy. This study analyzes the current communication approach of the manufacturer and proposes enhancements based on four key theoretical perspectives: customer value proposition design, market-driving strategy, purpose-driven branding, and strategic narrative theory. Using a qualitative method that includes stakeholder interviews and narrative analysis, the research reveals that existing communication remains overly technical and fragmented. To address this, a multidimensional communication model is proposed, connecting product-level messaging with broader national policy narratives. The conclusion emphasizes that the N219 must be framed not merely as a transportation product, but as a national policy tool that advances Indonesia’s development goals, technological sovereignty, and global positioning. These insights contribute to the strategic marketing of high-technology products in public sector and defense-oriented industries.
Implementasi Teknologi Swarm drone dalam Operasi Militer Perkotaan: Efektivitas, Tantangan, dan Implikasi Strategis Muhammad Fajar Indra Afrianta; Gita Amperiawan; Erzi Agson Gani; Lalu Aan Sasaka Akbar; Muhammad Zainal Furqon
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7193

Abstract

Teknologi Swarm drone merupakan inovasi penting dalam operasi militer perkotaan yang kompleks dan dinamis. Penelitian ini menganalisis efektivitas, tantangan, dan implikasi strategis implementasi Swarm drone dalam konteks militer Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pengumpulan data melalui pencarian sistematis di database akademik terpercaya dari 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Swarm drone meningkatkan efektivitas operasional melalui koordinasi otonom dan adaptasi formasi di lingkungan perkotaan yang padat. Namun, implementasi menghadapi tantangan teknis, regulasi, dan integrasi kecerdasan buatan. Penelitian menekankan kebutuhan akan roadmap nasional dan kerangka regulasi yang adaptif untuk mendukung pengembangan teknologi ini secara optimal. Implikasi strategis meliputi perubahan paradigma dari operasi berbasis platform tunggal ke sistem jejaring terintegrasi yang menuntut pengembangan strategi counter-Swarm dan kebijakan pertahanan adaptif. Kesimpulan menyoroti perlunya pendekatan holistik yang menggabungkan kemajuan teknologi, aspek etika, regulasi internasional, dan kesiapan sumber daya manusia untuk memastikan operasi militer yang efektif dan berkelanjutan dengan teknologi Swarm drone.