Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan efektivitas antara media pembelajaran digital dan media pembelajaran konvensional dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang terbit antara tahun 2019 hingga 2025 dan relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital, seperti video edukatif, aplikasi pembelajaran, platform e-learning, serta multimedia interaktif, memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan minat, perhatian, dan keterlibatan siswa. Hal ini disebabkan oleh karakter media digital yang lebih atraktif, mudah diakses, serta menyajikan visualisasi dan interaktivitas yang mampu menstimulasi rasa ingin tahu siswa. Sementara itu, media pembelajaran konvensional seperti buku teks, papan tulis, dan alat peraga tetap memiliki peran penting dalam memperkuat dasar pemahaman konsep, memfasilitasi pengalaman belajar konkret, serta menjaga komunikasi langsung antara guru dan peserta didik. Melalui perbandingan kedua jenis media tersebut, ditemukan bahwa tidak ada satu media yang efektif apabila digunakan secara terpisah. Penggabungan media digital dan konvensional justru menghasilkan proses pembelajaran yang lebih optimal karena mampu menyeimbangkan kebutuhan visual, interaktif, dan pengalaman nyata yang dibutuhkan oleh siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025