Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KETERBATASAN TEKNOLOGI PERTAHANAN TERHADAP IMPROVISASI TAKTIK DAN STRATEGI LAPANGAN PADA MASA PERANG GERILYA INDONESIA 1945–1949 Sumaryadi, Sumaryadi; Furqon, Muhammad Zainal; Afrianta, Muhammad Fajar Indra; Alfonso Siregar, Stiven; Putri, Chindy Eka; Mahdin, Ahmad Dzakir Nurafif
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3413-3418

Abstract

Periode perang gerilya Indonesia tahun 1945-1949 menandai transformasi fundamental dalam paradigma teknologi pertahanan nasional yang dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya persenjataan konvensional. Penelitian ini menganalisis pengaruh inovasi teknologi pertahanan terhadap evolusi taktik dan strategi perang gerilya melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan teknologi persenjataan mendorong pengembangan solusi inovatif berupa sistem logistik terdesentralisasi, improvisasi kendaraan sipil menjadi platform militer, pengembangan senjata rakitan menggunakan teknologi sederhana, dan penerapan taktik lapangan yang adaptif terhadap kondisi geografis lokal. Integrasi keempat komponen tersebut dengan dukungan masyarakat sipil menciptakan sistem pertahanan rakyat semesta yang efektif dalam menghadapi kekuatan militer superior. Inovasi teknologi pertahanan Indonesia periode ini membuktikan bahwa efektivitas sistem pertahanan tidak bergantung pada kecanggihan teknologi, melainkan pada kemampuan adaptasi, kreativitas, dan integrasi strategis seluruh komponen pertahanan. Pembelajaran dari periode 1945-1949 memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan konsep pertahanan nasional kontemporer, khususnya dalam memahami pentingnya resiliensi dan adaptabilitas menghadapi berbagai ancaman keamanan modern
Fundamental of FAA AD 2025-04-03 Implementation on The Boeing 737-800 NG Turbine Exhaust System Widuri, Ani; Aritonang, Sovian; Amperiawan, Gita; Putranto, Andy; Akbar, Lalu; Furqon, Muhammad Zainal
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7292

Abstract

The turbine exhaust system is a critical component in maintaining the structural integrity and airworthiness of turbofan-powered transport aircraft on CFM56-7B engines, the Federal Aviation Administration (FAA) issued Airworthiness Directive (AD) 2025-04-03, requiring the modification of the engine primary exhaust nozzle to prevent potential separation and structural damage to the fuselage. This study evaluates the implementation of the directive in the Sriwijaya Air fleet under the scope of Boeing Special Attention Requirements Bulletin 737-78-1106 RB Revision 1. The research method combines airworthiness compliance analysis, engineering inspection, and procedural verification using the Accomplishment Instructions defined in EO M-78-003. The modification involved the installation of TOP KIT 002A0123-1 for Off-Wing Rework Kit and 002A0123-2 for On-Wing Installation Kit, the replacement of affected part numbers 314A2610-1, -62, -68, and incorporation of Airworthiness Limitations (AWLs) Nos. 2, 3, and 4 into the operator’s maintenance program. The results confirm that the affected aircraft—registrations PK-CRI, PK-CRA, PK-CRE, and PK-CRH—belong to Group 1 configuration and require mandatory action within 90 days after the AD effective date April 8, 2025, and must be inspection completed before July 31, 2028.
Implementasi Teknologi Swarm drone dalam Operasi Militer Perkotaan: Efektivitas, Tantangan, dan Implikasi Strategis Afrianta, Muhammad Fajar Indra; Amperiawan, Gita; Gani, Erzi Agson; Akbar, Lalu Aan Sasaka; Furqon, Muhammad Zainal
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7193

Abstract

Teknologi Swarm drone merupakan inovasi penting dalam operasi militer perkotaan yang kompleks dan dinamis. Penelitian ini menganalisis efektivitas, tantangan, dan implikasi strategis implementasi Swarm drone dalam konteks militer Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pengumpulan data melalui pencarian sistematis di database akademik terpercaya dari 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Swarm drone meningkatkan efektivitas operasional melalui koordinasi otonom dan adaptasi formasi di lingkungan perkotaan yang padat. Namun, implementasi menghadapi tantangan teknis, regulasi, dan integrasi kecerdasan buatan. Penelitian menekankan kebutuhan akan roadmap nasional dan kerangka regulasi yang adaptif untuk mendukung pengembangan teknologi ini secara optimal. Implikasi strategis meliputi perubahan paradigma dari operasi berbasis platform tunggal ke sistem jejaring terintegrasi yang menuntut pengembangan strategi counter-Swarm dan kebijakan pertahanan adaptif. Kesimpulan menyoroti perlunya pendekatan holistik yang menggabungkan kemajuan teknologi, aspek etika, regulasi internasional, dan kesiapan sumber daya manusia untuk memastikan operasi militer yang efektif dan berkelanjutan dengan teknologi Swarm drone.
Swarm Intelligence-Based Path Planning for Unmanned Surface Vehicles in Maritime Patrol Missions Afrianta, Muhammad Fajar Indra; Dindin, Imanuel; Bagdja, Ade; Amperiawan, Gita; Furqon, Muhammad Zainal
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 5 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v5i3.16262

Abstract

Autonomous maritime operations increasingly demand sophisticated navigation solutions for unmanned surface platforms conducting surveillance missions. This systematic review examines bio-inspired optimization techniques applied to route planning within multi-vessel autonomous systems during 2020-2025. Analysis encompasses twelve computational methods centered on Particle Swarm and Ant Colony Optimization, evaluating execution speed, solution accuracy, and operational applicability. Findings indicate PSO variants offer optimal equilibrium between processing efficiency and outcome precision, whereas combined methodologies demonstrate enhanced resilience within unpredictable marine conditions. Four coordination frameworks leader-follower, virtual structure, behavior-driven, and consensus mechanisms were assessed for tactical scenarios. Integration of international collision prevention regulations through adaptive safety zones shows substantial advancement, though 73% investigations utilize simulation exclusively without physical maritime testing. Results establish theoretical groundwork and performance standards for operationally deployable autonomous fleet patrol capabilities while highlighting research priorities including standardized assessment protocols, robust communication architectures, and comprehensive validation bridging simulation-reality gaps.