Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penanaman Nilai Nasionalisme dan Bela Negara di SMP Negeri 8 Denpasar: Pengabdian Santika, I Gusti Ngurah; Ni Putu Ika Putri Sujianti; Adrianus Ahas; Limas Dwi Lestari; Yohanes Nagel; Melkianus Hona Mone
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3150

Abstract

The advancement of technology and globalization has significantly impacted the mindset of the younger generation, including the potential erosion of national values. In addressing this challenge, education plays a crucial role in instilling nationalism and the spirit of defending the nation from an early age. This community service activity aims to strengthen the national character of students through an interactive and contextual training program. The training was conducted at SMP Negeri 8 Denpasar using methods such as interactive lectures, group discussions, simulations, and reflection sessions. The outcomes were assessed through direct observation of student participation throughout the activity. The observations indicated high enthusiasm among students, who were able to understand nationalism in a broader sense and relate it to daily behaviors such as discipline, tolerance, and social responsibility. Student reflections also demonstrated personal commitments to applying the values of national defense within school and home environments. This training received positive responses from the school and was considered relevant to efforts in strengthening character education. In conclusion, a participatory and practical training approach is effective in instilling national values in junior high school students. This activity is expected to serve as a replicable model in other schools as part of efforts to reinforce the nation’s identity..
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Pancasila Berfokus Pada Integrasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Proses Pembelajaran Di SMK PGRI 1 Denpasar Adrianus Ahas; Ni Putu Ika Putri Sujianti; I Gusti Ngurah Santika; I Made Sila; Patrio Surianto Mali; Yohanes Nagel
Widya Accarya Vol. 17 No. 1 (2026): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pendidikan di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, jadi Pembelajaran Pancasila jangan hanya cenderung berfokus pada hafalan teori dan pasal, tetapi penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Ini membuat siswa sulit menghubungkan konsep Pancasila dengan perilaku nyata Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan karakter melalui integrasi nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran di SMK PGRI 1 Denpasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan survei dengan 16 siswa kelas XI dan seorang guru PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi positif dan menyadari pentingnya pendidikan karakter dan Pancasila. Sebanyak 69% siswa menyatakan sangat setuju bahwa pendidikan karakter penting untuk membentuk moral dan etika, dan 62,5% sangat setuju bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi dasar utama pembentukan karakter mereka. Data juga menunjukkan dukungan kuat (74% sangat setuju) dari siswa terhadap integrasi nilai-nilai Pancasila ke dalam semua mata pelajaran, bukan hanya PPKn. Hal ini diperkuat dengan temuan bahwa 63% siswa sangat setuju bahwa pembelajaran yang hanya berfokus pada teori tanpa penanaman karakter dianggap kurang efektif. Berdasarkan wawancara dengan guru PPKn, strategi implementasi yang efektif meliputi peran sentral guru sebagai teladan, serta integrasi nilai-nilai Pancasila melalui metode pembelajaran tematik, kontekstual, diskusi, dan pembiasaan karakter di sekolah. Pembahasan lebih lanjut menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila di SMK PGRI 1 Denpasar memiliki dukungan kuat dari siswa dan dapat berjalan efektif dengan pendekatan holistik yang melibatkan peran guru sebagai role model serta penerapan strategi pembelajaran yang beragam dan praktis